Produk Boga Bahari Indonesia Dilirik Arab Saudi, Pasar Haji dan Umrah Jadi Target

Sabtu, 27 Juni 2026 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan Kemendag, JAPFA, dan buyer Arab Saudi melakukan business matching untuk menjajaki ekspor produk olahan ikan Indonesia ke pasar Arab Saudi. (Posnews/Ist)

Perwakilan Kemendag, JAPFA, dan buyer Arab Saudi melakukan business matching untuk menjajaki ekspor produk olahan ikan Indonesia ke pasar Arab Saudi. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) membuka peluang ekspor produk olahan boga bahari Indonesia ke pasar Arab Saudi melalui penjajakan bisnis (business matching) antara JAPFA dan Tamaiz Asia Trading di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, buyer asal Arab Saudi memilih bakso ikan, nugget ikan, nugget udang, dan fillet ikan nila untuk dipasarkan di jaringan ritel sekaligus memenuhi kebutuhan katering jutaan jemaah haji dan umrah.

Kepala ITPC Jeddah, Bagas Haryotejo, mengatakan penjajakan bisnis itu membuka peluang besar untuk meningkatkan ekspor pangan olahan Indonesia ke Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“JAPFA dan Tamaiz Asia Trading berpeluang mencatat transaksi sebesar USD800 ribu hingga USD1 juta atau sekitar Rp13–16 miliar. Pasar katering haji dan umrah di Arab Saudi sendiri mencapai sekitar Rp50 triliun,” ujar Bagas.

Baca Juga :  Iseng Kirim Teror Bom ke SDN Srengseng, Pria di Jagakarsa Diciduk, Ini Kronologinya

Selanjutnya, Tamaiz Asia Trading akan menguji sampel produk di pasar Arab Saudi. Sementara itu, JAPFA akan menyiapkan daftar harga sebelum kedua belah pihak melanjutkan negosiasi yang difasilitasi ITPC Jeddah.

Pasar Halal Arab Saudi Terus Berkembang

Perwakilan Tamaiz Asia Trading, Saeed Alamoudi, mengatakan Indonesia memiliki peluang besar karena mengirimkan salah satu jumlah jemaah haji dan umrah terbanyak ke Arab Saudi.

Menurutnya, produk makanan halal Indonesia mampu memenuhi kebutuhan jemaah asal Indonesia sekaligus menarik minat konsumen lokal dan pasar Timur Tengah.

Di sisi lain, Bagas menegaskan JAPFA telah memenuhi standar keamanan pangan internasional, memiliki kapasitas produksi besar, serta mengantongi registrasi Saudi Food and Drug Authority (SFDA) sehingga siap memasok produk dalam skala besar.

Baca Juga :  Motor Hilang, Warga Tanggamus Kaget Pelakunya Anak Kandung Sendiri

Ekspor Pangan Indonesia Terus Menguat

Kemendag melihat meningkatnya permintaan makanan beku dan produk olahan perikanan di Arab Saudi sebagai peluang baru bagi eksportir Indonesia untuk memperluas pasar.

Sepanjang Januari–April 2026, perdagangan Indonesia dengan Arab Saudi mencapai USD1,58 miliar, sementara ekspor Indonesia mencapai USD675,8 juta.

Kemendag juga memproyeksikan ekspor produk makanan Indonesia ke Arab Saudi tumbuh 5–7 persen, dari sekitar USD71 juta pada 2025 menjadi sekitar USD90 juta pada akhir 2026.

Proyeksi tersebut memperkuat daya saing produk olahan boga bahari Indonesia di pasar halal global. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produk Kosmetik Indonesia Laris di Filipina, Potensi Transaksi Tembus Rp26,35 Miliar
Harga Patokan Ekspor Emas Turun Jadi USD131.839 per Kilogram
Kopi hingga Kakao Indonesia Jadi Primadona di Korea Import Expo 2026
Putusan WTO DS622 Jadi Modal Indonesia Perjuangkan Akses Ekspor ke Uni Eropa
Kemendag Perkuat Ekspor Industri Padat Karya Lewat Perjanjian Dagang
Peluang Emas! Kemendag Ajak Pelaku Fesyen Tembus Pasar Arab Saudi
Wamendag Roro Ajak Indonesia Perkuat Ekspor dan Kemitraan Global
Kemendag Percepat Kerja Sama Indonesia-Maroko, Perdagangan Tumbuh 42 Persen

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:28 WIB

Produk Kosmetik Indonesia Laris di Filipina, Potensi Transaksi Tembus Rp26,35 Miliar

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:06 WIB

Harga Patokan Ekspor Emas Turun Jadi USD131.839 per Kilogram

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:32 WIB

Kopi hingga Kakao Indonesia Jadi Primadona di Korea Import Expo 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:51 WIB

Putusan WTO DS622 Jadi Modal Indonesia Perjuangkan Akses Ekspor ke Uni Eropa

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:48 WIB

Kemendag Perkuat Ekspor Industri Padat Karya Lewat Perjanjian Dagang

Berita Terbaru