Program Sekolah Rakyat Prabowo: 100 Sudah Jalan, 65 Siap September

Minggu, 24 Agustus 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mensos Gus Ipul berbincang dengan para guru Sekolah Rakyat usai memastikan target 165 titik beroperasi penuh September 2025. (Dok-Istimewa)

Mensos Gus Ipul berbincang dengan para guru Sekolah Rakyat usai memastikan target 165 titik beroperasi penuh September 2025. (Dok-Istimewa)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menargetkan sebanyak 165 Sekolah Rakyat beroperasi penuh pada September 2025. Hingga Agustus ini, 100 Sekolah Rakyat sudah berjalan, sementara 65 titik lainnya akan menyusul bulan depan.

Insya Allah pada tahun 2025 ini akan berdiri 165 titik Sekolah Rakyat rintisan yang tersebar di seluruh Indonesia. 100 titik di antaranya sudah beroperasi, dan 65 berikutnya akan bersiap September nanti,” ujar Gus Ipul, Minggu (24/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gus Ipul menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan program Presiden Prabowo Subianto sebagai strategi memutus rantai kemiskinan lewat akses pendidikan merata. Program ini hadir untuk menjangkau keluarga prasejahtera yang kesulitan mengakses sekolah formal.

Baca Juga :  KH Aceng Mujib Serukan Penguatan Spirit Kebangsaan di Tengah Dinamika Nasional

Sekolah Rakyat bukan sekadar sekolah. Ini strategi besar Bapak Presiden untuk memperluas akses pendidikan dan menyiapkan generasi emas Indonesia 2045,” tegasnya.

Peran Guru sebagai Empathic Leader

Selanjutnya, Gus Ipul menekankan bahwa guru dan kepala sekolah memegang peran penting dalam keberhasilan program. Para pendidik dipersiapkan menjadi empathic leader, yaitu pemimpin penuh empati yang berperan sebagai orang tua kedua bagi siswa.

Untuk mendukung hal itu, para guru telah mengikuti pembekalan luring dan daring dari narasumber kompeten. Dengan demikian, mereka tidak hanya dibekali ilmu, tetapi juga karakter agar mampu mendidik siswa menjadi cerdas, berkarakter, dan terampil.

Mereka akan siap melanjutkan pendidikan tinggi, bekerja, atau berwirausaha. Dengan karakternya, mereka akan menjadi agen perubahan bagi keluarga dan lingkungannya,” tambah Gus Ipul.

Baca Juga :  Ramadan 2026 Jatuh Februari, Ini Penjelasan Awal Puasa Versi Pemerintah dan Muhammadiyah

Data: Proyeksi Sekolah Rakyat 2025

  • Total target: 165 Sekolah Rakyat
  • Sudah beroperasi (Agustus 2025): 100 titik
  • Segera beroperasi (September 2025): 65 titik
  • Sasaran utama: Anak-anak dari keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia

Program ini tidak hanya memberi akses pendidikan, tetapi juga bertujuan mencetak generasi Indonesia 2045 yang berdaya saing tinggi. Pemerintah menargetkan lulusan Sekolah Rakyat mampu bersaing di dunia pendidikan, dunia kerja, maupun dunia usaha.

Dengan adanya Sekolah Rakyat, kita berharap anak-anak Indonesia tumbuh sebagai generasi emas yang pintar, berkarakter, dan mampu membawa perubahan positif,” tutup Gus Ipul. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla
Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi
Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas
Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed
Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab
Modus Narkoba Makin Licin! BNN Dorong Vape Dilarang Total di Indonesia
Rektor Unsoed Diciduk KPK, 14 Orang Diboyong Dugaan Korupsi Mahasiswa Baru
Alarm Laut Indonesia! 601 Operasi SAR, 239 Orang Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:38 WIB

Empat Perusahaan Diselidiki, Pemerintah Ancam Cabut Izin Pelaku Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:25 WIB

Duka Gempa NTT, 87 Orang Meninggal dan 150 Ribu Warga Mengungsi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:12 WIB

Karhutla Kalimantan Membara, Prabowo Perintahkan Penindakan Tegas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 09:18 WIB

Kampus Bukan Pasar: KPK Bongkar Dugaan Transaksi Rp650 Juta di Unsoed

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Terios Diduga Rusak Usai Servis, Pemilik Minta Bengkel Resmi Daihatsu Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung . (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:57 WIB

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB