MASSACHUSETTS, POSNEWS.CO.ID – Seorang hakim Amerika Serikat memblokir upaya pemerintah untuk mengubah kebijakan vaksin nasional pada hari Senin. Putusan ini menghentikan langkah Kepala Kesehatan Robert F. Kennedy Jr. yang mencoba merombak total sistem imunisasi di negeri Paman Sam.
Hakim federal Brian Murphy di Massachusetts menghentikan komponen utama dari kebijakan baru tersebut secara tiba-tiba. Oleh karena itu, Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan (HHS) tidak dapat melanjutkan pemangkasan jadwal vaksinasi pediatrik yang telah berlaku selama bertahun-tahun.
Pengabaian Prosedur Ilmiah dan Hukum
Di bawah kepemimpinan RFK Jr., HHS mengumumkan perubahan drastis pada jadwal vaksin anak. Mereka memotong jumlah suntikan yang direkomendasikan secara universal, termasuk untuk penyakit flu dan hepatitis A. Namun, Hakim Murphy menilai bahwa pemerintah telah mengabaikan metode pengambilan keputusan yang diatur dalam undang-undang.
“Pemerintah telah mengabaikan metode-metode tersebut dan merusak integritas tindakannya sendiri,” tulis Hakim Murphy dalam putusannya. Ia menyebut perubahan kebijakan tersebut bersifat “sewenang-wenang dan berubah-ubah”. Akibatnya, pengadilan menyatakan bahwa perubahan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat.
Kontroversi Panel Penasihat ACIP
RFK Jr. sebelumnya telah memecat anggota kelompok penasihat imunisasi (ACIP) yang berpengaruh. Selanjutnya, ia mengisi panel tersebut dengan tokoh-tokoh yang memiliki sentimen anti-vaksin yang serupa dengannya. Hakim Murphy mencatat bahwa dari 15 anggota ACIP saat ini, hanya enam orang yang memiliki pengalaman berarti di bidang vaksin.
Kelompok medis terkemuka seperti American Academy of Pediatrics (AAP) dan American College of Physicians menggugat perubahan ini ke pengadilan. Mereka menilai panel bentukan RFK Jr. telah membahayakan kesehatan masyarakat. Salah satu keputusan panel yang paling kontroversial adalah penghapusan rekomendasi vaksin hepatitis B bagi semua bayi baru lahir di AS.
Respon Pemerintah dan Komunitas Medis
Juru bicara HHS, Andrew Nixon, menyatakan bahwa departemen tersebut berharap keputusan hakim ini akan segera dibatalkan melalui banding. Secara simultan, HHS menunda pertemuan komite ACIP yang dijadwalkan berlangsung pekan ini. Meskipun demikian, komunitas medis menyambut hangat putusan pengadilan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
AAP menyebut perintah hakim ini sebagai langkah “bersejarah dan menggembirakan”. Menurut mereka, kebijakan RFK Jr. telah menyebarkan kekacauan dan kebingungan bagi orang tua serta dokter anak di seluruh negeri. Putusan ini memastikan bahwa proses pengembangan rekomendasi imunisasi tetap berbasis sains dan tidak dapat dipermainkan oleh kepentingan politik.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia





















