Raja Salman Salurkan Bantuan Pangan Rp6,4 Miliar untuk Indonesia Jelang Ramadan 2026

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KSrelief dan BAZNAS Distribusikan Bantuan Raja Salman ke Tiga Provinsi untuk Warga Prasejahtera Indonesia. (Posnews/Ist)

KSrelief dan BAZNAS Distribusikan Bantuan Raja Salman ke Tiga Provinsi untuk Warga Prasejahtera Indonesia. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Salman bin Abdulaziz Al Saud kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menyalurkan langsung bantuan pangan senilai Rp6,4 miliar kepada masyarakat Indonesia menjelang Ramadan 2026.

Raja Arab Saudi tersebut mengirimkan bantuan melalui King Salman Humanitarian Aid and Relief Centre (KSrelief) sebagai bagian dari program kemanusiaan rutin tahunan.

Setiap tahun, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi secara konsisten menggelar program ini. Tahun ini, mereka menyiapkan ribuan paket sembako untuk warga prasejahtera di berbagai daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, masyarakat yang membutuhkan kembali menyambut bantuan tersebut dengan antusias.

BAZNAS Salurkan Bantuan Secara Tepat Sasaran

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Noor Achmad, memastikan pihaknya segera menyalurkan bantuan kepada keluarga dengan kondisi ekonomi lemah, rumah tidak layak huni, kelompok fisabilillah, serta korban bencana.

Baca Juga :  Peringatan Dini BMKG: Jabodetabek Waspada Hujan Ekstrem 4–5 Desember 2025

Ia juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Arab Saudi yang terus memperhatikan masyarakat Indonesia.

Menurutnya, bantuan tersebut menghadirkan kebahagiaan besar bagi para penerima, terutama karena mereka akan menyambut bulan suci Ramadan dalam kondisi yang lebih tenang dan terbantu.

KSrelief Distribusikan Ribuan Paket ke Tiga Provinsi

Secara rinci, KSrelief mendistribusikan bantuan Rp6,4 miliar itu ke tiga provinsi, yakni:

  • Banten: 1.125 paket
  • Jawa Barat: 1.375 paket
  • Jawa Tengah: 1.500 paket

Selanjutnya, tim gabungan melakukan distribusi secara bertahap agar bantuan benar-benar tepat sasaran dan merata.

Perwakilan KSrelief, Abdul Karim Al Yusuf, menegaskan lembaganya telah menyalurkan bantuan kemanusiaan ke lebih dari 70 negara.

Baca Juga :  Apartemen di Medan Jadi Sarang Narkoba, Polisi Sita Sabu dan Ekstasi dalam Jumlah Besar

Ia pun menyebut Indonesia sebagai salah satu negara prioritas penerima manfaat tahun ini.

Dubes Tegaskan Hubungan Erat Indonesia–Arab Saudi

Sementara itu, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al-Amudi, turut menghadiri penyaluran bantuan tersebut.

Ia menegaskan bahwa program ini mencerminkan hubungan erat antara Pemerintah Arab Saudi dan Indonesia.

Menurutnya, Kerajaan Arab Saudi telah memulai tradisi bantuan kemanusiaan sejak era Abdulaziz Ibn Saud dan terus melanjutkannya hingga kepemimpinan Raja Salman saat ini.

Melalui program ini, Pemerintah Arab Saudi berharap masyarakat Indonesia dapat menyambut Ramadan 2026 dengan lebih tenang, penuh rasa syukur, serta semakin memperkuat semangat berbagi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB