Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Masih di Posisi 118, Malaysia Naik ke 123 Dunia

Jumat, 5 September 2025 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain Timnas Indonesia bersama Presiden Prabowo Subianto di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Dok: Setpres

Pemain Timnas Indonesia bersama Presiden Prabowo Subianto di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). Dok: Setpres

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Timnas Indonesia masih tertahan di peringkat 118 ranking FIFA dengan 1.154,55 poin karena belum memainkan pertandingan resmi.

Berbeda dengan Indonesia, Timnas Malaysia justru meraih kemenangan 2-1 atas Singapura dalam laga uji coba di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Kamis (4/9/2025) malam.

Hasil tersebut menambah 3,86 poin sehingga Harimau Malaya naik dari 1.138,48 menjadi 1.142,34 poin. Dengan tambahan itu, Malaysia melesat dua tingkat ke peringkat 123 dunia, melewati Sierra Leone dan Gambia.

Baca Juga :  Ujaran Kebencian Demi Saweran, Resbob Diciduk Polisi dan Terancam 10 Tahun

Meski begitu, peluang Timnas Indonesia untuk menjauh dari Malaysia masih terbuka. Jumat (5/9/2025) pukul 20.30 WIB, Skuad Garuda akan menjamu Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Jika menang, Indonesia berhak atas tambahan 3,25 poin sehingga naik menjadi 1.157,8 poin. Posisi Garuda otomatis terdongkrak ke peringkat 117 dunia, menggusur Zimbabwe yang mengoleksi 1.157,45 poin.

Sebenarnya, Indonesia bisa naik dua peringkat bila Libya kalah. Namun, Libya justru menang tipis 1-0 atas Angola pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Afrika.

Baca Juga :  Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah di Pagi Hari, Hujan Ringan Diprediksi Turun Malam Nanti

Pesaing Indonesia Catat Hasil Positif

Sementara itu, pesaing Indonesia juga meraih hasil positif. Arab Saudi menundukkan Makedonia Utara 2-1 dalam laga uji coba, sedangkan Irak menumbangkan Hong Kong 2-1 di semifinal King’s Cup 2025 di Thailand.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Timnas Indonesia akan menghadapi dua lawan tangguh tersebut pada 9–12 Oktober 2025 di babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam
Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?
Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer
Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global
Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21
Mengapa Isu Perubahan Iklim Menjadi Alat Tawar Politik Baru?
Kematian Dunia Menurun, Namun Nigeria dan Kongo Catat Rekor Kelam
ICE Tahan Ibu dan Anak Autis Kanada Meski Dokumen Legal

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:11 WIB

Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam

Senin, 23 Maret 2026 - 14:22 WIB

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Senin, 23 Maret 2026 - 13:23 WIB

Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer

Senin, 23 Maret 2026 - 12:20 WIB

Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global

Senin, 23 Maret 2026 - 11:12 WIB

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Berita Terbaru

Lebih dari sekadar emisi. Perspektif Teori Kritis memandang krisis iklim sebagai manifestasi ketidakadilan sejarah, di mana negara berkembang menanggung beban bencana atas kemakmuran yang dinikmati negara maju. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Senin, 23 Mar 2026 - 14:22 WIB

Ilustrasi, Wajah baru kolonialisme? Perspektif Marxisme memandang agenda lingkungan global sebagai alat tawar negara maju (Utara) untuk menghambat industrialisasi dan memperpanjang ketergantungan negara berkembang (Selatan). Dok: Istimerwa.

INTERNASIONAL

Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global

Senin, 23 Mar 2026 - 12:20 WIB

Perebutan urat nadi kehidupan. Geopolitik air kini menjadi medan tempur baru bagi negara-negara yang bersaing memperebutkan kedaulatan sumber daya di tengah ancaman kekeringan global 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Senin, 23 Mar 2026 - 11:12 WIB