Remaja 15 Tahun Setir SUV, Tabrak Motor di Tangerang, 1 Tewas

Minggu, 21 September 2025 - 08:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan. Dok-Istimewa

Polisi melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan. Dok-Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Remaja 15 tahun mengendarai mobil SUV menabrak tiga motor di Simpang The Icon, Kabupaten Tangerang menyebabkan satu pengendara motor tewas di lokasi.

Kasat Lantas Polres Metro Tangerang Selatan AKP Danny Sutarman menegaskan kasus ini masih diselidiki. Polisi sudah olah TKP dan mengamankan rekaman CCTV.

“Pengemudi anak di bawah umur. Statusnya masih saksi. SPDP sudah kita kirim ke kejaksaan,” kata Danny, Sabtu (20/9/2025).

Baca Juga :  Gaya Viral PM Sanae Takaichi Pikat Pemilih Muda Jepang

Remaja itu dijadwalkan dipanggil lagi Selasa depan untuk pemeriksaan. Karena masih anak, pemeriksaan wajib didampingi orang tua. “Bisa ayah atau ibunya,” tambahnya.

Usai kecelakaan, remaja tersebut sempat diperiksa 1×24 jam. Namun, polisi mengembalikan ke rumah lantaran anak di bawah 17 tahun tidak bisa ditahan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Tangerang Selatan Iptu Michael Bagus menjelaskan kecelakaan maut itu terjadi Jumat (19/9) siang. Mobil melaju dari arah Rancageda menuju pintu Tol BSD.

Baca Juga :  Kurang Tidur, Sopir MBG Penabrak Guru dan Siswa SD Kalibaru 01 Pagi Resmi Tersangka

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sesampainya di lokasi, mobil seharusnya belok kiri. Diduga pengemudi hilang kendali. Kendaraan menabrak pembatas jalan lalu menghantam tiga motor dari arah Intermoda Cisauk menuju Froggy.

Akibat tabrakan, pengendara S (56) meninggal di tempat akibat luka di kepala. Dua korban lain, EAS (34) dan IA (30), ikut terlibat dalam kecelakaan tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam
Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?
Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer
Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global
Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21
Mengapa Isu Perubahan Iklim Menjadi Alat Tawar Politik Baru?
Kematian Dunia Menurun, Namun Nigeria dan Kongo Catat Rekor Kelam
ICE Tahan Ibu dan Anak Autis Kanada Meski Dokumen Legal

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:11 WIB

Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam

Senin, 23 Maret 2026 - 14:22 WIB

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Senin, 23 Maret 2026 - 13:23 WIB

Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer

Senin, 23 Maret 2026 - 12:20 WIB

Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global

Senin, 23 Maret 2026 - 11:12 WIB

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Berita Terbaru

Lebih dari sekadar emisi. Perspektif Teori Kritis memandang krisis iklim sebagai manifestasi ketidakadilan sejarah, di mana negara berkembang menanggung beban bencana atas kemakmuran yang dinikmati negara maju. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Senin, 23 Mar 2026 - 14:22 WIB

Ilustrasi, Wajah baru kolonialisme? Perspektif Marxisme memandang agenda lingkungan global sebagai alat tawar negara maju (Utara) untuk menghambat industrialisasi dan memperpanjang ketergantungan negara berkembang (Selatan). Dok: Istimerwa.

INTERNASIONAL

Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global

Senin, 23 Mar 2026 - 12:20 WIB

Perebutan urat nadi kehidupan. Geopolitik air kini menjadi medan tempur baru bagi negara-negara yang bersaing memperebutkan kedaulatan sumber daya di tengah ancaman kekeringan global 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Senin, 23 Mar 2026 - 11:12 WIB