Ricuh di Alun-alun Bogor, PKL Ngamuk Saat Ditertibkan, Satpol PP Diserbu Pedagang

Senin, 20 Oktober 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kericuhan penertiban PKL di Alun-alun Kota Bogor, pedagang melawan petugas Satpol PP saat lapaknya diangkut pada Minggu 19 Oktober 2025.

Kericuhan penertiban PKL di Alun-alun Kota Bogor, pedagang melawan petugas Satpol PP saat lapaknya diangkut pada Minggu 19 Oktober 2025.

BOGOR, POSNEWS.CO.ID —  Vidoe penertiban PKL di Alun-alun Kota Bogor ricuh hingga viral di media sosial. Petugas Satpol PP terlibat adu mulut hingga saling dorong dengan para pedagang yang menolak lapaknya diangkut.

Dalam rekaman yang beredar, sejumlah pria diduga pedagang tampak naik ke truk Satpol PP dan mengeluarkan kembali peralatan dagangnya yang sempat diamankan petugas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas berupaya menenangkan, namun suasana malah makin panas hingga nyaris terjadi baku hantam.

PKL Melawan Saat Ditertibkan

Kepala Seksi Operasional Satpol PP Kota Bogor, Surya Dharma, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan, kericuhan terjadi saat pihaknya melakukan operasi penertiban di kawasan Alun-alun pada Minggu sore.

Baca Juga :  Kampung Mauka Deiyai Papua Tengah Dibakar, 18 Rumah dan Kantor Pemerintah Hangus

“Benar, kejadiannya kemarin sore. PKL menolak ditertibkan dan melawan petugas. Saya sendiri yang pimpin operasi itu,” ungkap Surya, Senin (20/10/2025).

Surya menegaskan bahwa PKL dilarang keras berjualan di area dalam Alun-alun Kota Bogor. Pihaknya sudah berulang kali memberi peringatan, namun para pedagang tetap nekat berjualan, terutama di akhir pekan.

“Mereka sudah sering diingatkan, tapi tetap kembali buka lapak. Alasannya karena bingung mau jualan di mana,” ujarnya.

Baca Juga :  Budi Santoso Dorong Ekspor Daerah, 7 IPSKA Baru Resmi Beroperasi

Ganggu Pejalan Kaki dan Pengunjung

Meski sempat ricuh, Satpol PP tetap melanjutkan penertiban. Beberapa lapak kuliner dan mainan anak-anak langsung diangkut menggunakan truk.

Surya menyebut, langkah itu dilakukan karena banyak pengunjung dan warga sekitar yang mengeluh terganggu oleh keberadaan PKL.

“PKL mengganggu akses pejalan kaki, baik pengunjung alun-alun maupun yang ke Stasiun Bogor. Jumlahnya puluhan, dan sebagian besar pedagang makanan,” jelasnya.

Surya menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawasan ketat dan menindak tegas pedagang yang masih nekat berjualan di area terlarang. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan
PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:21 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:44 WIB

Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan

Senin, 6 Juli 2026 - 13:21 WIB

PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Senin, 6 Juli 2026 - 05:11 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB