Rumah Terkunci Jadi Petaka, 5 Orang Sekeluarga Tewas Terbakar – Api dari Tiang Listrik

Jumat, 17 April 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Petugas mengevakuasi jasad korban kebakaran. (Posnews)

Ilustrasi, Petugas mengevakuasi jasad korban kebakaran. (Posnews)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran maut mengguncang kawasan padat penduduk di Jalan Rambutan Timur VI Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Jumat (17/4/2026) dini hari.

Lima orang dalam satu keluarga tewas mengenaskan setelah terjebak di dalam rumah yang dilalap api.

Api diduga muncul saat korban tengah tertidur lelap. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan memenuhi rumah dengan asap tebal yang mematikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perwira piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat, Abdul Syukur, memastikan seluruh korban merupakan satu keluarga.

“Lima orang, satu keluarga. Mereka terjebak asap,” tegasnya.

Api Diduga dari Tiang Listrik, Menyambar Rumah

Berdasarkan temuan awal, sumber api diduga berasal dari korsleting listrik di tiang listrik depan rumah. Percikan api kemudian dengan cepat merambat masuk ke dalam bangunan.

Baca Juga :  Aktivis Andrie Yunus Jalani Operasi Ketiga, Mata Kanan Bocor Parah dan Trauma Berat

“Api diduga dari korsleting di tiang listrik lalu menjalar ke rumah,” jelas Abdul.

Rumah Terkunci, Petugas Jebol Paksa

Proses penyelamatan berlangsung dramatis. Petugas mengalami kesulitan karena rumah dalam kondisi terkunci dari dalam dan dipasangi teralis besi.

Akibatnya, tim pemadam terpaksa menjebol pintu untuk masuk ke dalam rumah yang sudah dipenuhi asap dan api.

Setelah api berhasil dikendalikan, petugas menemukan lima korban dalam kondisi tidak bernyawa di lantai dua.

Diduga, mereka berusaha menyelamatkan diri namun terjebak kepulan asap beracun.

Seluruh jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga :  Seni Hidup Bahagia ala Stoikisme: Mengendalikan Apa yang Bisa Dikendalikan

Damkar Kerahkan 11 Unit, Api Padam 2,5 Jam

Kebakaran dilaporkan pukul 02.18 WIB. Petugas langsung bergerak cepat dan mengerahkan 8 unit damkar, lalu ditambah menjadi 11 unit dengan 55 personel.

Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 04.53 WIB.

Peristiwa ini menjadi alarm serius bagi masyarakat. Instalasi listrik yang tidak aman serta akses rumah yang terkunci rapat bisa berujung fatal saat kebakaran terjadi.

Warga diimbau rutin memeriksa instalasi listrik dan memastikan jalur evakuasi tetap terbuka agar tragedi serupa tidak kembali terulang.

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Jakarta, Ini 5M dari Pramono Anung
Abu Anak Krakatau Ganggu Jakarta, OMC Dikerahkan Hari Ini
Abu Anak Krakatau Ganggu Jakarta, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar
Jakarta Kena Abu Anak Krakatau, Polisi Ingatkan Warga CFD Pakai Masker
BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Minggu Ini, Depok dan Jakarta Bisa 36°C
Sinergi Bea Cukai-Polres Tanjung Priok, Keluarga TKBM Dapat Perhatian
Cuaca Jabodetabek Sabtu 5 September 2026, Suhu Tembus 36 Derajat
40.166 Anak Berhak KJP tapi Belum Mengurus, Pramono Perintahkan Jemput Bola

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 12:49 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Masuk Jakarta, Ini 5M dari Pramono Anung

Minggu, 6 September 2026 - 12:00 WIB

Abu Anak Krakatau Ganggu Jakarta, OMC Dikerahkan Hari Ini

Minggu, 6 September 2026 - 11:52 WIB

Abu Anak Krakatau Ganggu Jakarta, Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar

Minggu, 6 September 2026 - 05:39 WIB

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Minggu Ini, Depok dan Jakarta Bisa 36°C

Sabtu, 5 September 2026 - 19:50 WIB

Sinergi Bea Cukai-Polres Tanjung Priok, Keluarga TKBM Dapat Perhatian

Berita Terbaru

USS Abraham Lincoln meninggalkan Thailand usai kunjungan pelabuhan pertama, di tengah laporan kondisi buruk. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

USS Abraham Lincoln Tinggalkan Thailand Usai Kunjungan

Minggu, 6 Sep 2026 - 13:30 WIB

PM Sanae Takaichi membantah revisi UU Rumah Kekaisaran menghalangi suksesi perempuan, menegaskan tujuannya menjaga jumlah anggota. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Takaichi Bantah Revisi UU Rumah Kekaisaran Halangi Suksesi

Minggu, 6 Sep 2026 - 13:07 WIB

Ilustrasi, Pesawat BNPB melakukan operasi modifikasi cuaca untuk menangani sebaran abu vulkanik Anak Krakatau. (Posnews/BPBD DKI)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Ganggu Jakarta, OMC Dikerahkan Hari Ini

Minggu, 6 Sep 2026 - 12:00 WIB