Misteri Tunguska: Ledakan 1.000 Bom Hiroshima di Siberia

Rabu, 5 November 2025 - 06:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pada 1908, ledakan setara 1.000 bom atom meratakan hutan Siberia, namun tidak ada kawah yang ditemukan. Apa yang sebenarnya terjadi di Tunguska? Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Pada 1908, ledakan setara 1.000 bom atom meratakan hutan Siberia, namun tidak ada kawah yang ditemukan. Apa yang sebenarnya terjadi di Tunguska? Dok: Istimewa.

TUNGUSKA, POSNEWS.CO.ID — Pada pagi hari tanggal 30 Juni 1908, di wilayah terpencil dekat Sungai Podkamennaya Tunguska, Siberia, penduduk lokal Evenki menyaksikan pemandangan yang menakutkan. Sebuah “pilar api” atau “matahari kedua” melesat di langit, bergerak cepat dan membutakan.

Beberapa saat kemudian, terjadi ledakan dahsyat yang mengguncang bumi. Ledakan itu begitu kuat, diperkirakan setara dengan 15-30 megaton TNT, atau 1.000 kali lebih kuat dari bom atom Hiroshima. Gelombang kejutnya meratakan sekitar 80 juta pohon di area seluas lebih dari 2.000 kilometer persegi. Namun, satu misteri besar membingungkan para ilmuwan: mereka tidak menemukan kawah sama sekali.

Dampak Aneh Tanpa Kawah

Ledakan Tunguska adalah peristiwa kosmik paling kuat dalam sejarah modern. Seismograf di seluruh dunia bahkan mendeteksi guncangannya. Selama beberapa malam setelahnya, langit di Eropa dan Asia bersinar cukup terang sehingga orang bisa membaca koran di malam hari tanpa lampu.

Akan tetapi, ketika ekspedisi pertama akhirnya mencapai lokasi terpencil itu bertahun-tahun kemudian, mereka tidak menemukan apa yang mereka harapkan. Tidak ada kawah tumbukan raksasa seperti yang seharusnya meteorit sebesar itu tinggalkan.

Ekspedisi Leonid Kulik

Karena isolasi wilayah dan kekacauan politik di Rusia, Leonid Kulik baru memimpin penelitian ilmiah serius pertama pada tahun 1927. Setelah perjalanan yang sangat sulit, Kulik dan timnya tiba di “zona nol”.

Mereka menemukan pemandangan yang sureal: hutan yang hancur total, dengan pohon-pohon tumbang secara radial (menjauhi satu titik pusat), seperti jeruji roda raksasa. Anehnya, di titik pusat ledakan, beberapa pohon justru masih berdiri tegak, meskipun hangus dan kehilangan semua cabang—sebuah fenomena yang dikenal sebagai “hutan telegraf”. Temuan ini menguatkan dugaan bahwa ledakan terjadi di atas permukaan tanah.

Air Burst Kosmik

Selama puluhan tahun, berbagai teori bermunculan, mulai dari anti-materi hingga ledakan gas alam raksasa, atau bahkan kecelakaan UFO. Namun, komunitas ilmiah saat ini paling menerima penjelasan tentang “air burst” (ledakan udara).

Baca Juga :  Bukti Baru Pembunuhan Navalny: Lima Negara Ungkap Penggunaan Racun Katak Panah oleh Rusia

Para ilmuwan meyakini bahwa objek tersebut adalah asteroid berbatu atau inti komet (terbuat dari es dan debu) berdiameter sekitar 50-100 meter. Objek ini memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan ekstrem. Akibat gesekan hebat dan tekanan atmosfer, objek itu tidak cukup kuat untuk mencapai permukaan. Sebaliknya, ia meledak hebat di udara, sekitar 5 hingga 10 kilometer di atas tanah.

Ledakan di udara inilah yang menjelaskan mengapa dampaknya sangat luas namun tidak meninggalkan kawah.

Peringatan dari Langit

Peristiwa Tunguska adalah pengingat paling nyata dalam sejarah modern tentang bahaya kosmik yang terus-menerus mengancam Bumi. Jika objek serupa meledak di atas kota besar seperti London, Paris, atau Jakarta hari ini, kehancurannya akan tak terbayangkan.

Kita beruntung ledakan tahun 1908 terjadi di salah satu daerah paling terpencil di planet ini. Tunguska tetap menjadi misteri yang memikat, sekaligus bukti nyata betapa rapuhnya kita di bawah langit yang tampaknya tenang.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ribuan Warga India Protes Kebijakan Penghapusan Daftar Pemilih
PM Kanada Dan Presiden AS Bahas Kesepakatan Perdagangan
Polisi Israel Bebaskan Tersangka Suap Pemilih, Upaya Likud
Politisi Jerman Kecam Kerusuhan Demonstrasi Pemuda
UEA Berharap Mediasi Qatar Berhasil Mencegah Konflik
167 Warga Sipil Berhasil Dievakuasi dari Oleshky Kherson
Penembakan Guncang Hiburan Malam AS Saat Halloween
Gedung Putih Siapkan Perintah Eksekutif dan Pertahanan Hukum

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 06:25 WIB

Ribuan Warga India Protes Kebijakan Penghapusan Daftar Pemilih

Selasa, 3 November 2026 - 14:21 WIB

PM Kanada Dan Presiden AS Bahas Kesepakatan Perdagangan

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Polisi Israel Bebaskan Tersangka Suap Pemilih, Upaya Likud

Selasa, 3 November 2026 - 12:04 WIB

Politisi Jerman Kecam Kerusuhan Demonstrasi Pemuda

Selasa, 3 November 2026 - 11:08 WIB

UEA Berharap Mediasi Qatar Berhasil Mencegah Konflik

Berita Terbaru