Satgas Damai Cartenz Edukasi Cinta Tanah Air pada Siswa SD Inpres Dondobaga Puncak Jaya

Minggu, 1 Februari 2026 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anak-anak Papua antusias mengikuti sosialisasi nasionalisme dan disiplin bersama Satgas Damai Cartenz.. (Posnews/Ist)

Anak-anak Papua antusias mengikuti sosialisasi nasionalisme dan disiplin bersama Satgas Damai Cartenz.. (Posnews/Ist)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Pagi itu, Sabtu (31/1/2026), suasana hangat menyelimuti halaman SD Inpres Dondobaga, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya.

Di tengah keterbatasan fasilitas dan akses pendidikan di wilayah pegunungan Papua, kehadiran personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 membawa semangat baru: senyum, edukasi, dan pelajaran cinta Tanah Air.

AKP I Putu Wardana, S.H., memimpin 8 personel Sektor IV Ops Damai Cartenz 2026 turun langsung ke sekolah untuk menanamkan nilai nasionalisme, disiplin, dan semangat belajar sejak dini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIT dan berlangsung akrab bersama para siswa.

Di ruang kelas sederhana, para siswa tidak hanya mendengarkan materi. Mereka diajak berinteraksi melalui cerita, tanya jawab, dan permainan edukatif.

Baca Juga :  Evakuasi TNI-Polri di Yalimo Papua, 9 Orang Diselamatkan

Anak-anak belajar arti bendera Merah Putih, pentingnya sekolah, serta kebiasaan disiplin seperti datang tepat waktu dan saling menghormati.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pendekatan humanis Operasi Damai Cartenz, yang membangun kedekatan dengan generasi muda Papua sekaligus memperkuat pondasi karakter anak-anak di tengah tantangan sosial.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan pentingnya edukasi dan nilai kebangsaan.

“Anak-anak adalah masa depan Papua. Dengan menanamkan rasa cinta Tanah Air, disiplin, dan semangat belajar sejak dini, kita menyiapkan generasi kuat, cerdas, dan membawa kedamaian bagi daerahnya,” ujarnya.

Investasi Jangka Panjang

Ia menambahkan, pendekatan kepada pelajar adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan stabilitas berkelanjutan.

Baca Juga :  BNN Bongkar Pabrik Narkoba di Apartemen Ancol, Bahan Baku Disuplai dari China

“Kehadiran kami bukan hanya soal keamanan, tetapi juga membangun harapan. Polisi hadir sebagai sahabat anak-anak, memberi rasa aman sekaligus motivasi agar mereka berani bermimpi,” kata Brigjen Faizal Ramadhani.

Para guru dan siswa menyambut kegiatan dengan antusias. Anak-anak berani bertanya, tertawa, bahkan berebut menjawab pertanyaan dari personel Satgas. Hari itu menjadi pengalaman berkesan yang melampaui jam pelajaran biasa.

Selain itu, Operasi Damai Cartenz 2026 membuktikan bahwa menjaga keamanan Papua juga melindungi masa depan generasi, dimulai dari ruang kelas kecil di pelosok Puncak Jaya. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB