Serangan Drone dan Rudal Tewaskan 19 Orang di Rusia-Ukraina

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gelombang drone dan rudal menghantam infrastruktur sipil di Rusia dan Ukraina, menewaskan total 19 orang. Dok: Istimewa.

Gelombang drone dan rudal menghantam infrastruktur sipil di Rusia dan Ukraina, menewaskan total 19 orang. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, KYIV — Serangan drone dan rudal menewaskan 19 orang di Rusia dan Ukraina pada Minggu, menurut otoritas kedua negara. Gelombang serangan ini menghantam infrastruktur sipil di kedua sisi garis konflik.

Eskalasi Serangan Jarak Jauh

Pertempuran di garis depan kini nyaris terhenti dan perundingan damai membeku. Namun, kedua negara justru meningkatkan serangan jarak jauh secara signifikan, mendorong korban sipil ke level tertinggi sejak bulan-bulan awal perang pada 2022.

Korban di Rusia

Di Rusia, gubernur wilayah Rostov, Yuri Slusar, melaporkan gelombang drone Ukraina menewaskan lima orang di kawasan permukiman. Tiga korban tewas lain tercatat di wilayah Belgorod, Kursk, dan Moskow, sementara empat orang tewas di wilayah Ukraina yang Rusia duduki.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur wilayah Moskow, Andrey Vorobyov, menyebut serangan ini sebagai salah satu serangan drone paling masif dalam ingatan terkini. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim berhasil mencegat 822 drone di seluruh negeri sepanjang malam.

Pasar Buku Kyiv Ikut Hancur

Di Ukraina, rentetan drone dan rudal Rusia menewaskan dua orang dan melukai 14 lainnya di pabrik baja ArcelorMittal di Kryvyi Rih, kampung halaman Presiden Volodymyr Zelenskyy. Pabrik yang menjadi salah satu produsen baja terbesar Ukraina ini menghentikan sebagian operasinya setelah serangan merusak fasilitas produksi intinya.

Baca Juga :  Ukraina dan Rusia Pulangkan 1.000 Tawanan Perang Melalui Mediasi AS-UEA

Serangan lain menghantam Kryvyi Rih pada Minggu malam, menewaskan satu orang tambahan. Serangan lain juga menewaskan dua orang di Zaporizhzhia, satu orang di Sumy, dan satu orang di Donetsk.

Di Kyiv, pasar buku terbuka populer Pochaina, tempat mencari buku langka dan antik, turut menjadi sasaran. Penjual buku Dmytro Semenukha menyaksikan keempat lapaknya terbakar habis. Ia menceritakan kepada AFP bahwa dulu ada toko, buku, dan bendera dari seluruh negara di sana, namun kini semuanya lenyap.

Seruan Zelenskyy dan Dampak ke Eropa

Zelenskyy menulis lewat media sosial bahwa Rusia menyerang infrastruktur sipil di mana pun rudal balistiknya dapat menjangkau. Ia menyebut dalam sepekan terakhir, kota-kota Ukraina dihantam lebih dari 1.550 drone serangan, hampir 1.560 bom udara terpandu, dan 62 rudal, sambil kembali mendesak sekutu memberikan lebih banyak pertahanan udara.

Rusia terus melancarkan serangan rudal dan drone hampir setiap hari sejak invasi besar-besaran awal 2022. Belakangan, Rusia mengintensifkan serangan rudal balistik yang sulit dicegat, memanfaatkan kekurangan pertahanan udara Ukraina akibat pengalihan pasokan untuk perang AS-Israel melawan Iran.

Baca Juga :  China dan 5 Negara ASEAN Sepakat Gempur Habis Penipuan Online

Zelenskyy menegaskan pencegat Eropa tidak seharusnya dibiarkan tersimpan begitu saja saat rudal balistik Korea Utara menghancurkan infrastruktur dan merenggut nyawa di Eropa. Kyiv kembali menuduh Moskow menerima lebih banyak rudal dan pasukan dari sekutunya, Korea Utara.

Negara-negara di sekitar zona konflik menghadapi dampak yang terus meluas dari perang drone ini. Kementerian Pertahanan Rumania melaporkan jet tempur F-18 Spanyol menembak jatuh drone yang menerobos wilayah udaranya dekat perbatasan Ukraina dan Moldova. NATO juga menyatakan jet tempurnya menembak jatuh drone yang memasuki wilayah udara Latvia pada Jumat, insiden kedua dalam sepekan menurut Kementerian Pertahanan Latvia.

Serangan Balik Ukraina dan Dampak Ekonomi

Ukraina semakin gencar menyasar gudang milik Wildberries, peritel daring terbesar Rusia, dengan alasan perusahaan tersebut memasok komponen untuk drone Rusia. Drone Ukraina membakar gudang Wildberries lain di dekat Moskow sepanjang malam. Sejak pertengahan Juli, Ukraina telah menyerang sekitar 20 gudang dan bangunan yang terkait perusahaan tersebut.

Zelenskyy menegaskan serangan tersebut, bersama serangan ke kilang minyak, bertujuan melemahkan ekonomi perang Rusia. PBB mencatat 437 warga sipil tewas di Ukraina sepanjang Juli saja, angka bulanan tertinggi sejak Mei 2022. Sementara itu, otoritas Rusia melaporkan 79 warga sipil tewas di pihaknya pada Juli, naik dari bulan sebelumnya.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menteri Israel Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30-40 Orang
Panglima AS Puji USS Lincoln, Kushner Gelar Pertemuan
Impor Minyak Nabati India Capai Level Tertinggi 10 Bulan
Trump Tuduh Vandal Rusak Rumput National Mall
Erin Patterson Ajukan Banding atas Vonis Kasus Pembunuhan
Gempa 7,7 SR Guncang Indonesia Timur, 20 Orang Tewas
Trump Tepis Kekhawatiran soal Kondisi Kesehatan Mental
Trump Ancam Jadikan Selat Hormuz sebagai Wilayah AS

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 10:11 WIB

Menteri Israel Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30-40 Orang

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Panglima AS Puji USS Lincoln, Kushner Gelar Pertemuan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:33 WIB

Impor Minyak Nabati India Capai Level Tertinggi 10 Bulan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 07:32 WIB

Trump Tuduh Vandal Rusak Rumput National Mall

Selasa, 18 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Erin Patterson Ajukan Banding atas Vonis Kasus Pembunuhan

Berita Terbaru

Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben-Gvir menyerukan pembunuhan 30 hingga 40 warga Gaza setiap malam Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menteri Israel Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30-40 Orang

Selasa, 18 Agu 2026 - 10:11 WIB