Putin Sebut Ada Peluang Capai Kesepakatan Akhiri Perang

Sabtu, 5 September 2026 - 08:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Putin sebut ada peluang capai kesepakatan damai Ukraina, sementara Zelenskyy umumkan kunjungan negosiator AS ke Moskow dan Kyiv. Dok: Istimewa.

Putin sebut ada peluang capai kesepakatan damai Ukraina, sementara Zelenskyy umumkan kunjungan negosiator AS ke Moskow dan Kyiv. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, VLADIVOSTOK — Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan ada peluang mencapai kesepakatan damai untuk Ukraina pada Kamis. Ia menyampaikan hal ini dalam forum ekonomi di wilayah timur jauh Rusia.

Putin menyebut sejumlah negara, termasuk AS dan China, siap mendukung penyelesaian damai ini. Namun, ia menegaskan Rusia dan Ukraina sendiri yang harus menyelesaikan konflik tersebut.

Sementara itu, Zelenskyy mengumumkan tanggal awal kunjungan negosiator AS lewat pidato malamnya. Ia menyebut pertemuan akan berlangsung di Moskow dan Kyiv dalam beberapa hari mendatang.

Di Washington, Trump menegaskan keinginannya melihat perang ini segera berakhir. Ia menyampaikan hal ini kepada GB News sehari setelah menyatakan ingin menggelar KTT dengan Putin.

Setelah 4,5 tahun konflik terparah di Eropa sejak Perang Dunia II, kedua pihak jarang menyampaikan optimisme soal perdamaian. Kedua negara terakhir kali bertemu dalam perundingan yang dimediasi AS pada Februari lalu.

Sejak saat itu, kedua negara justru meningkatkan serangan udara jarak jauh ke wilayah masing-masing. Selain itu, konflik di laut juga meningkat tajam dan mendorong kenaikan harga gandum global.

Baca Juga :  Dilema Pentagon: AS Pertimbangkan Alihkan Pasokan Senjata Ukraina ke Timur Tengah

Meski demikian, Putin menilai tindakan terbaru Ukraina justru menjadi hambatan perdamaian. Ia menyebut serangan Ukraina terhadap kapal niaga sipil sebagai “aksi terorisme negara”.

Sebaliknya, Zelenskyy menegaskan Ukraina hanya menargetkan fasilitas militer Rusia, bukan pesawat sipil. Ukraina bahkan telah meminta badan penerbangan PBB melarang operasi penerbangan di wilayah udara Rusia.

Putin menyatakan kontak dengan Ukraina masih berlangsung hingga kini. “Sulit memastikan sejauh mana kontak ini mengarah ke kesepakatan damai,” ujarnya menutup pernyataan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Norwegia Sita Kapal Rusia di Svalbard atas Permintaan Naftogaz
Pemerintahan Trump Kembali Ajukan Banding ke MA
Gloria Steinem, Ikon Gerakan Feminisme AS, Meninggal Dunia
Iran Gelar Pemakaman Korban Serangan AS, Balas Serang
Yen Menguat Usai Spekulasi Intervensi Jepang, Harga Minyak Naik
Koin Dolar Bergambar Wajah Trump Resmi Dijual Rabu Ini
Trump Sebut Lega Pangeran Harry dan Meghan Markle
Drone Rusia Serang Kyiv Tujuh Hari Berturut-turut

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 09:13 WIB

Norwegia Sita Kapal Rusia di Svalbard atas Permintaan Naftogaz

Sabtu, 5 September 2026 - 08:08 WIB

Putin Sebut Ada Peluang Capai Kesepakatan Akhiri Perang

Sabtu, 5 September 2026 - 06:04 WIB

Pemerintahan Trump Kembali Ajukan Banding ke MA

Jumat, 4 September 2026 - 18:00 WIB

Gloria Steinem, Ikon Gerakan Feminisme AS, Meninggal Dunia

Jumat, 4 September 2026 - 15:55 WIB

Iran Gelar Pemakaman Korban Serangan AS, Balas Serang

Berita Terbaru

Norwegia sita kapal Rusia di Svalbard atas permintaan Naftogaz untuk menegakkan putusan arbitrase $4,22 miliar terkait Crimea. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Norwegia Sita Kapal Rusia di Svalbard atas Permintaan Naftogaz

Sabtu, 5 Sep 2026 - 09:13 WIB

Putin sebut ada peluang capai kesepakatan damai Ukraina, sementara Zelenskyy umumkan kunjungan negosiator AS ke Moskow dan Kyiv. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Putin Sebut Ada Peluang Capai Kesepakatan Akhiri Perang

Sabtu, 5 Sep 2026 - 08:08 WIB