Serangan Drone Ukraina Tewaskan 13 Orang di Nizhnekamsk

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan drone Ukraina menewaskan sedikitnya 13 orang, termasuk warga Asia Tengah dan seorang anak, serta melukai 39 lainnya di kota Nizhnekamsk, Rusia, salah satu korban sipil terbesar. Dok: Istimewa.

Serangan drone Ukraina menewaskan sedikitnya 13 orang, termasuk warga Asia Tengah dan seorang anak, serta melukai 39 lainnya di kota Nizhnekamsk, Rusia, salah satu korban sipil terbesar. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, MOSKOW — Serangan drone Ukraina menewaskan sedikitnya 13 orang di kota Nizhnekamsk, Rusia, pada Senin. Korban tewas mencakup warga negara Asia Tengah dan seorang anak, sementara 39 orang lainnya luka-luka.

Otoritas setempat menyebut insiden ini sebagai salah satu korban sipil terberat di Rusia dalam beberapa bulan terakhir.

Kilang Minyak TANECO Jadi Sasaran

Militer Ukraina mengonfirmasi telah menyerang kilang minyak TANECO milik Tatneft di wilayah Tatarstan. Kilang ini berjarak sekitar 800 kilometer sebelah timur Moskow.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ukraina menambahkan bahwa kebakaran tercatat terjadi di fasilitas tersebut akibat serangan itu. Video yang Reuters verifikasi di media sosial memperlihatkan kepulan asap membubung dari area kilang.

Kilang TANECO sebelumnya juga menjadi sasaran serangan Ukraina pada awal Juni. Fasilitas ini mengolah 17 juta metrik ton minyak mentah pada 2024, menghasilkan 2,7 juta ton bensin dan 8,5 juta ton solar.

Baca Juga :  Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Rusia Buka Penyelidikan Kriminal

Penyelidik Rusia membuka kasus kriminal atas insiden ini dan menyebutnya sebagai serangan teroris. Mereka menyatakan Ukraina menyerang kawasan permukiman dan seorang anak termasuk di antara korban sipil yang tewas.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyebut serangan tersebut menghantam fasilitas industri sekaligus bangunan permukiman. Ia menuduh Kyiv sengaja menyasar warga sipil. Ukraina dan Rusia sama-sama berulang kali membantah menargetkan warga sipil dalam konflik ini.

Korban Berasal dari Beberapa Negara

Konsulat Uzbekistan di Kazan melaporkan tujuh warga negaranya termasuk di antara korban tewas di Nizhnekamsk. Kantor berita negara Rusia, TASS, mengutip Kementerian Luar Negeri Tajikistan yang menyebut seorang warganya turut tewas dalam insiden ini.

Kantor berita negara Rusia, RIA, melaporkan sembilan dari 13 korban berada di sebuah asrama saat serangan terjadi. Laporan ini mengutip kantor pers kepala wilayah setempat, namun Reuters belum dapat memverifikasinya secara langsung.

Baca Juga :  Kedaulatan Digital: Menjerat Raksasa Teknologi dalam Rezim Pajak Global 2026

Kampanye Ukraina Sasar Kilang Minyak Rusia

Ukraina telah meningkatkan serangan terhadap kilang minyak Rusia dalam beberapa bulan terakhir. Kampanye ini memicu kelangkaan bahan bakar di berbagai wilayah Rusia, meski otoritas setempat menyebut sebagian besar masalah awal itu sudah teratasi.

Ukraina menyatakan tujuannya adalah membawa dampak nyata perang ke warga Rusia biasa. Rusia merespons dengan mengimpor bahan bakar dari luar negeri untuk memperkuat pasokan domestiknya.

Eskalasi Serangan Lintas Perbatasan

Pada Minggu, kedua negara kembali saling tuduh melancarkan serangan mematikan. Serangan Rusia di Kharkiv, Ukraina timur, menewaskan tiga orang dan melukai 37 lainnya setelah sebuah gedung apartemen bertingkat terkena hantaman langsung.

Sementara itu, otoritas Belgorod, Rusia, melaporkan lima orang tewas dan 25 lainnya luka-luka akibat serangan drone Ukraina.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parlemen Turki Sahkan Amnesti Bersyarat bagi Militan Kurdi
Rencana Gaza Trump Tetap Berlaku, Diskusi dengan Israel
Trump Tuntut Kompensasi dari Iran, Perumit Upaya Pembukaan
Gempa 7,4 SR Guncang Kolombia Barat, 111 Orang Tewas
Ukraina dan Rusia Saling Tuduh Serangan Mematikan
Kesepakatan Oman soal Selat Hormuz Memasuki Tahap Akhir
Eropa Barat Catat Juni-Juli Terpanas Sepanjang Sejarah
Observatorium Chilbolton Pantau Sampah Antariksa

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Parlemen Turki Sahkan Amnesti Bersyarat bagi Militan Kurdi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Rencana Gaza Trump Tetap Berlaku, Diskusi dengan Israel

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Serangan Drone Ukraina Tewaskan 13 Orang di Nizhnekamsk

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Trump Tuntut Kompensasi dari Iran, Perumit Upaya Pembukaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Gempa 7,4 SR Guncang Kolombia Barat, 111 Orang Tewas

Berita Terbaru

Parlemen Turki mengesahkan undang-undang amnesti bersyarat bagi ribuan militan Kurdi sebagai bagian dari inisiatif perdamaian pemerintah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Parlemen Turki Sahkan Amnesti Bersyarat bagi Militan Kurdi

Rabu, 12 Agu 2026 - 11:00 WIB

Pejabat Dewan Perdamaian menegaskan rencana Gaza Presiden Donald Trump tetap berlaku dan diskusi dengan Israel terus berlanjut, meski Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menolak penarikan pasukan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rencana Gaza Trump Tetap Berlaku, Diskusi dengan Israel

Rabu, 12 Agu 2026 - 09:00 WIB

Serangan drone Ukraina menewaskan sedikitnya 13 orang, termasuk warga Asia Tengah dan seorang anak, serta melukai 39 lainnya di kota Nizhnekamsk, Rusia, salah satu korban sipil terbesar. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Ukraina Tewaskan 13 Orang di Nizhnekamsk

Rabu, 12 Agu 2026 - 08:00 WIB

Presiden AS Donald Trump menuntut Iran membayar kompensasi atas korban jiwa akibat perang, serangan, dan aksi protes, langkah yang berpotensi mempersulit upaya pembukaan kembali Selat Hormuz. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Tuntut Kompensasi dari Iran, Perumit Upaya Pembukaan

Rabu, 12 Agu 2026 - 07:00 WIB