Pengembang Stellar Blade Shift Up Tuai Kecaman Komunitas Gamer

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kontroversi penggunaan AI dalam game. Pengembang Shift Up memicu kemarahan penggemar pasca-merilis video musik AI untuk Stellar Blade: Blood Rain. Dok: Istimewa.

Kontroversi penggunaan AI dalam game. Pengembang Shift Up memicu kemarahan penggemar pasca-merilis video musik AI untuk Stellar Blade: Blood Rain. Dok: Istimewa.

SEOUL, POSNEWS.CO.ID – Pengembang game asal Korea Selatan Shift Up memicu kemarahan publik minggu ini.

Reaksi Keras Penggemar Atas Video Musik AI

Shift Up merilis video musik berjudul Wanna be in LOVE pada saluran YouTube resmi mereka.

Video tersebut menampilkan karakter utama Evie menyanyikan lagu pop ceria.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penggemar menemukan berbagai kejanggalan visual dan perubahan wajah karakter pada video tersebut.

Deskripsi video mengonfirmasi penggunaan teknologi AI buatan divisi Shift Up AI Labs.

Baca Juga :  Menakar GK Streak: Evolusi Hibrida Penerus IEM Gorengan

Komunitas gamer mengecam keras keputusan pengembang mengabaikan peran seniman manusia.

Para penggemar meluapkan kekecewaan mereka lewat berbagai platform media sosial.

Banyak orang menilai video tersebut merusak reputasi positif game Stellar Blade.

Pembelaan CEO Kim Hyung-Tae dan Isu Efisiensi

CEO Shift Up Kim Hyung-Tae membela kebijakan penggunaan teknologi AI dalam studio.

Hyung-Tae menilai AI membantu pengembang kecil menyaingi studio raksasa asal Amerika Serikat dan China.

Ia menegaskan bahwa satu pekerja dapat menyelesaikan tugas seratus orang menggunakan bantuan AI.

Ia juga menjamin bahwa penggunaan AI tidak memicu pemutusan hubungan kerja karyawan.

Baca Juga :  Viralitas dan Validasi: Menelaah Mengapa Konten Kontroversial Lebih Cepat Menyebar

Namun para penggemar tetap menolak alasan efisiensi tersebut.

Pemain mendesak pengembang memberikan bonus kepada tim seniman ketimbang mengandalkan AI.

Perdebatan Desain Evie dan Isu AI Industri

Shift Up sebelumnya mengenalkan karakter Evie dalam pergelaran Summer Game Fest.

Evie mengusung gaya bertarung tinju yang berbeda dari karakter Eve pada game pertama.

Hyung-Tae menegaskan bahwa Evie membawa kepribadian kuat dan tangguh dalam pertempuran.

Kini penggunaan AI di industri game terus memicu perdebatan sengit.

Beberapa perusahaan raksasa seperti EA dan Square Enix gencar mengadopsi teknologi AI.

Sebaliknya para penggemar menuntut pengembang menjaga keaslian seni dalam pembuatan game.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AMD Resmi Meluncurkan Driver Adrenalin Edition 26.7.1
Intel Resmi Menghidupkan Kembali Teknologi Hyper-Threading
ASUS Resmi Meluncurkan ROG Astral RTX 5090 Edition 20
TCL Resmi Meluncurkan Monitor Gaming OLED+ Pro X3B
AMD Resmi Meluncurkan Kartu Grafis Radeon RX 9050
Netizen Temukan Prototipe Surface Laptop Ultra di Pinggir Jalan
COLORFUL Resmi Meluncurkan Rimbook L1 Plus Ryzen 7
Penerbit 505 Games Resmi Mengumumkan Sekuel Wuchang

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Pengembang Stellar Blade Shift Up Tuai Kecaman Komunitas Gamer

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:03 WIB

AMD Resmi Meluncurkan Driver Adrenalin Edition 26.7.1

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:00 WIB

Intel Resmi Menghidupkan Kembali Teknologi Hyper-Threading

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:00 WIB

ASUS Resmi Meluncurkan ROG Astral RTX 5090 Edition 20

Jumat, 31 Juli 2026 - 13:37 WIB

TCL Resmi Meluncurkan Monitor Gaming OLED+ Pro X3B

Berita Terbaru

Rampungnya proses syuting Elden Ring. Sutradara Alex Garland dan studio A24 menyelesaikan tahapan pengambilan gambar film adaptasi game bernilai 100 juta dolar AS. Dok: Istimewa.

ENTERTAINMENT

Adaptasi Game Raksasa: A24 Selesaikan Syuting Film Elden Ring

Sabtu, 1 Agu 2026 - 13:24 WIB