Sindikat Curanmor Jakarta Timur Beraksi 38 Kali, Polisi Amankan 5 Tersangka dan Senpi

Minggu, 14 September 2025 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Dok: Istimewa

Ilustrasi - Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Dok: Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polres Jakarta Timur berhasil mengungkap sindikat pencurian sepeda motor (curanmor) yang sudah lebih dari 38 kali beraksi di wilayah Ibu Kota. Motor hasil curian ditampung di sebuah rumah kontrakan sebelum dipasarkan kembali.

Kanit Ranmor Polres Jakarta Timur, AKP Muhammad Zain, menyebut para pelaku tidak hanya beroperasi di Jakarta Timur. Mereka juga mencuri lima kali di Jakarta Selatan dan tiga kali di Jakarta Pusat.

“Para pelaku memiliki peran berbeda, mulai dari eksekutor hingga pengawas. Dari hasil pemeriksaan sementara, mereka mengaku sudah lebih dari 30 kali melakukan curanmor,” ujar Zain kepada wartawan, Minggu (14/9/2025).

Baca Juga :  PM Baru Jepang Picu Badai Diplomatik, Samakan Taiwan dengan Ancaman Kelangsungan Hidup

Polisi Tangkap 5 Tersangka, Satu Masih di Bawah Umur

Zain menjelaskan, polisi menangkap lima tersangka di sebuah rumah di Gang Aren Gede, Utan Kayu, Jakarta Timur. Mereka adalah EW (30), SRR (22), MG (16), T (35), dan MR (23).

“Anggota Unit Ranmor mendatangi kontrakan para pelaku di Matraman. Satu pelaku yang masih di bawah umur dititipkan ke Sentra Handayani Cipayung,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Barang Bukti: 12 Motor, Senjata Api, dan Senjata Tajam

Dari lokasi penggerebekan, polisi menyita 12 unit sepeda motor hasil curian, satu senjata api (Senpi) rakitan jenis revolver beserta tiga peluru, empat senjata tajam, kunci letter “T”, serta berbagai peralatan pendukung aksi curanmor.

Baca Juga :  Tragis! Pria Tewas Usai Tenggak Cairan Diduga Air Raksa di Hayam Wuruk

“Semua barang bukti langsung kami amankan untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Zain.

Pengungkapan sindikat ini bermula dari laporan masyarakat terkait hilangnya sepeda motor di sejumlah lokasi, seperti Yayasan Nurul Hikmah Tamrin, Jalan Balai Rakyat, dan Gang Awab Bali Mester.

“Dari olah TKP dan rekaman CCTV, polisi berhasil melacak keberadaan para pelaku hingga akhirnya ditangkap,” pungkas Zain. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar
Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan
Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap
Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari
Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme
Rumah Siti Nurbaya Digeledah Kejagung, Fokus Kasus Korupsi Perkebunan Sawit
Bau Sampah Mengganggu, RDF Rorotan Dihentikan Sementara oleh Pemprov DKI
Banjir 2 Meter Kepung Kebon Pala, Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi Warga

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:23 WIB

Ketua Mahendra Siregar dan Pejabat Tinggi Mundur Massal di Tengah Gejolak Pasar

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:05 WIB

Tabung Pink Berisi Gas N2O di Kamar Lula Lahfah, Polisi Ungkap Bahaya Euforia Mematikan

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:50 WIB

Polresta Malang Bongkar 31 Kasus Narkoba Januari 2026, 36 Tersangka Ditangkap

Jumat, 30 Januari 2026 - 20:06 WIB

Basarnas Temukan 60 Bodypack Korban Longsor Cisarua, 20 Orang Masih Dicari

Jumat, 30 Januari 2026 - 19:49 WIB

Rotasi Kapolda dan Pejabat Mabes Polri, Kapolri Tegaskan Profesionalisme

Berita Terbaru