Siswa SMP di Pemalang Tewas Diduga Korban Bullying, Polisi Periksa 11 Saksi

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Perundungan (Bullying). (Ist)

Ilustrasi, Perundungan (Bullying). (Ist)

PEMALANG, POSNEWS.CO.ID – Kasus kematian seorang siswa SMP di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, menggemparkan publik.

Ahmad Al Fian (13), remaja asal Desa Semingkir, Kecamatan Randudongkal, meninggal dunia setelah diduga menjadi korban perundungan (bullying) oleh teman-temannya.

Kabar duka itu cepat menyebar di media sosial dan memicu desakan agar kasus tersebut diusut tuntas. Polisi kini menyelidiki dugaan bullying yang dialami Ahmad sebelum meninggal dunia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum mengembuskan napas terakhir, Ahmad sempat dirawat di RS Mardhatillah Muhammadiyah Randudongkal pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Setelah menjalani perawatan selama satu hari, korban dinyatakan meninggal dunia pada malam harinya.

Baca Juga :  OPM Serang Pos Moyeba Papua Barat, Praka TNI Gugur dan Senjata Dirampas

Polisi Autopsi Jenazah

Polres Pemalang langsung mengambil langkah penyelidikan dengan melakukan autopsi terhadap jenazah korban untuk memastikan penyebab kematian.

“Masih diselidiki. Kami hari ini sudah melakukan autopsi untuk mengetahui penyebab siswa tersebut meninggal,” kata Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP M. Faizal Wildan Umar Rela, Selasa (4/8/2026).

Menurut Faizal, autopsi dilakukan dengan persetujuan kedua orang tua korban agar penyidik memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai penyebab kematian Ahmad.

Sebelas Saksi Diperiksa

Selain menunggu hasil autopsi, penyidik juga memeriksa 11 saksi yang terdiri atas guru, pegawai humas sekolah, dan teman sekelas korban.

“Saksi-saksi yang sedang diperiksa ada sebelas. Hari ini dimintai keterangan. Proses pemeriksaan dikerjakan di Mapolsek kemudian ditarik ke Mapolres,” ujarnya.

Baca Juga :  Banjir Bandang Bali Telan 2 Korban Jiwa, 4 Wilayah Lumpuh Total

Kasus ini mulai ditangani setelah Polsek Randudongkal menerima laporan mengenai meninggalnya Ahmad pada Minggu (2/8/2026).

Begitu menerima aduan, tim Satreskrim Polres Pemalang bersama personel Polsek Randudongkal langsung mendatangi rumah duka untuk meminta keterangan awal dari keluarga.

Polisi juga menelusuri riwayat perawatan medis korban dan masih menunggu rekam medis dari RS Mardhatillah Randudongkal sebagai bagian dari penyelidikan.

Hingga Rabu (5/8/2026), penyidik belum menetapkan tersangka.

Namun, pemeriksaan saksi, hasil autopsi, dan dokumen medis akan menjadi dasar untuk mengungkap penyebab kematian Ahmad Al Fian dan memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam dugaan kasus bullying tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak
TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026
Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba
Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas
Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:51 WIB

TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB