Sketsa Wajah 2 Pengeroyok Bambang Disebar, Polisi Turun Memburu

Rabu, 2 September 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sketsa wajah dua terduga pengeroyok Bambang Setiyawan yang diburu Polda Metro Jaya. (Posnews/Humas PMJ)

Sketsa wajah dua terduga pengeroyok Bambang Setiyawan yang diburu Polda Metro Jaya. (Posnews/Humas PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi mulai mempersempit pencarian terhadap dua terduga pelaku pengeroyokan yang menewaskan Bambang Setiyawan (59) di Pejompongan, Jakarta Pusat.

Polda Metro Jaya kini mengantongi sketsa wajah kedua pria tersebut. Sketsa dibuat dari keterangan saksi yang dicocokkan dengan rekaman video dan CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin mengatakan penyidik masih memburu kedua terduga pelaku.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi juga terus mengumpulkan bukti untuk mengungkap peran mereka dalam kematian Bambang.

14 Saksi Diperiksa

Bambang meninggal setelah menjadi korban pengeroyokan saat kericuhan pascademonstrasi pada Kamis (27/8/2026).

Untuk mengusut kasus tersebut, penyidik telah memeriksa 14 saksi. Polisi menggali keterangan terkait dugaan pengeroyokan, penganiayaan, hingga perusakan fasilitas publik.

Baca Juga :  Fakta Baru Bentrok TNI-Polisi di Toraja Utara, Pengunjung Jadi Korban - Dipicu Musik DJ

Selain keterangan saksi, penyidik menganalisis rekaman CCTV dan video yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Bukti digital itu kemudian dicocokkan dengan informasi yang diperoleh dari para saksi.

Hasilnya, polisi mendapatkan gambaran dua pria yang diduga berkaitan dengan pengeroyokan tersebut.

Ciri Terduga Pelaku Pertama

Terduga pelaku pertama diperkirakan berusia 30-40 tahun. Pria tersebut memiliki wajah oval. Alisnya tipis dengan bibir tebal. Hidungnya pesek dan bola matanya berwarna hitam.

Polisi juga menggambarkan warna kulit pria tersebut cokelat.

Ciri Terduga Pelaku Kedua

Sementara itu, terduga pelaku kedua juga diperkirakan berusia 30-40 tahun. Pria tersebut memiliki wajah kotak. Hidungnya pesek dan bibir bagian bawahnya tebal.

Ciri lainnya adalah kumis dan janggut. Bola matanya berwarna hitam dengan warna kulit cokelat.

Polisi menegaskan kedua sosok tersebut masih berstatus terduga pelaku. Sketsa bukan berarti identitas mereka telah dipastikan secara hukum.

Baca Juga :  Ledakan Gas di Tangsel Tewaskan 1 Orang, 20 Rumah Rusak dan 7 Luka-Luka

Polisi Masih Memburu

Iman mengatakan penyidik masih mengejar kedua pria tersebut. Polisi juga terus menelusuri bukti lain untuk memastikan rangkaian peristiwa yang menyebabkan Bambang meninggal dunia.

Langkah ini penting agar penyidik tidak hanya mengandalkan satu sumber bukti. Keterangan saksi, rekaman digital, serta bukti lain harus saling menguatkan sebelum polisi menetapkan seseorang sebagai tersangka.

Kasus tersebut juga menjadi pengingat bahwa kericuhan tidak boleh menghilangkan batas kemanusiaan.

Perbedaan pendapat dalam demonstrasi seharusnya tetap disampaikan secara damai tanpa kekerasan.

Kini, polisi masih bekerja mengungkap siapa dua pria dalam sketsa tersebut dan apa peran mereka dalam kematian Bambang.

Publik pun menunggu langkah berikutnya: kapan dua terduga pelaku itu berhasil ditangkap dan bagaimana sebenarnya detik-detik Bambang menjadi korban kekerasan di tengah kerusuhan? **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kematian Sutrimo Masih Misterius, Polisi Dalami Nama Febrio Adiono
Diduga Curi Kabel LRT, Pria Tanpa Identitas Tewas Tersengat Listrik
Gagal Bobol ATM, Ibu dan Anak Malah Gondol Rokok di Minimarket
Polda Metro Tetapkan 49 Tersangka Kerusuhan DPR, 5 Masih Anak
Dokumen Hilang, WNA Aljazair Ceburkan Diri ke Waduk Sunter
Kena PTDH, Dua Perwira Polresta Banda Aceh Kini Ditahan Bareskrim
Konten Bom Molotov Viral, Admin Pemukiman Setan Ditangkap
Pemotor Terobos Lampu Merah di Depok, Tewas Tabrak Innova di Jalan Raya Bogor

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:54 WIB

Kematian Sutrimo Masih Misterius, Polisi Dalami Nama Febrio Adiono

Rabu, 2 September 2026 - 16:10 WIB

Sketsa Wajah 2 Pengeroyok Bambang Disebar, Polisi Turun Memburu

Rabu, 2 September 2026 - 05:58 WIB

Diduga Curi Kabel LRT, Pria Tanpa Identitas Tewas Tersengat Listrik

Selasa, 1 September 2026 - 17:08 WIB

Gagal Bobol ATM, Ibu dan Anak Malah Gondol Rokok di Minimarket

Selasa, 1 September 2026 - 09:42 WIB

Polda Metro Tetapkan 49 Tersangka Kerusuhan DPR, 5 Masih Anak

Berita Terbaru

Departemen Luar Negeri AS mengusulkan aturan baru yang mewajibkan orang tua membuktikan status kewarganegaraan saat mengurus paspor anak, sebagai bagian dari upaya Trump membatasi kewarganegaraan berdasarkan kelahiran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kemlu AS Usulkan Orang Tua Wajib Buktikan Status

Rabu, 2 Sep 2026 - 16:08 WIB

AS kembali menyerang Iran, menewaskan empat orang dalam serangan yang mengenai pesta pernikahan, sementara Trump ancam balasan lebih besar dan harga minyak dunia melonjak. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Serang Iran Lagi, Serangan Kena Pesta Pernikahan

Rabu, 2 Sep 2026 - 15:00 WIB