LONDON, POSNEWS.CO.ID – Kantor Perdana Menteri Inggris (Downing Street) secara resmi menolak seruan untuk mencopot Morgan McSweeney dari jabatannya. Pihak pemerintah bersikeras bahwa kepala staf senior tersebut masih memegang kepercayaan penuh dari Perdana Menteri Keir Starmer.
Langkah ini muncul di tengah kemarahan anggota parlemen Partai Buruh yang semakin meningkat. Mereka frustrasi menunggu perilisan dokumen terkait penunjukan Peter Mandelson sebagai duta besar AS yang kontroversial. Beberapa anggota parlemen memperingatkan bahwa kegagalan Starmer untuk melakukan perombakan tim akan membuat posisinya sendiri terancam.
Permintaan Maaf di Tengah Badai
Dalam sebuah pidato di Hastings pada Kamis (5/2/2026), Keir Starmer mencoba mengambil inisiatif untuk memulihkan citranya. Ia menyampaikan permintaan maaf yang mendalam kepada para korban Jeffrey Epstein. Starmer mengaku menyesal telah mempercayai Mandelson yang memiliki hubungan dekat dengan terpidana kejahatan seks anak tersebut.
“Saya minta maaf karena telah mempercayai kebohongan Mandelson dan menunjuknya,” ujar Starmer dengan nada getir. Ia mengakui bahwa para korban telah mengalami trauma yang sulit dibayangkan. Meski demikian, Starmer menghindari pertanyaan mengenai alasan mengapa ia tetap menyetujui penunjukan itu padahal hubungan Mandelson dan Epstein sudah menjadi rahasia umum.
Penundaan Dokumen dan Investigasi Polisi
Rencana pemerintah untuk merilis dokumen pengecekan latar belakang (vetting) Mandelson menemui hambatan baru. Kepolisian Metropolitan (Scotland Yard) memperingatkan bahwa beberapa informasi tersebut dapat memengaruhi penyelidikan kriminal yang sedang berjalan. Polisi saat ini tengah menyelidiki apakah Mandelson membocorkan informasi pasar yang sensitif saat menjabat sebagai menteri.
Meskipun polisi hanya keberatan terhadap perilisan sekitar 10 dokumen, para pejabat memperkirakan proses peninjauan ulang akan memakan waktu berminggu-minggu. Komite Intelijen dan Keamanan (ISC) parlemen kini memegang kendali atas dokumen tersebut. Mereka akan menentukan bagian mana yang boleh dipublikasikan atau harus disensor demi kepentingan keamanan nasional.
Pemberontakan Internal dan Reaksi Pasar
Di dalam Partai Buruh, kesabaran para politisi senior mulai habis. Mantan Wakil Ketua Partai Buruh, Harriet Harman, mendesak Starmer untuk berhenti menyalahkan Mandelson dan mulai mengambil tanggung jawab penuh. Ia menyarankan Starmer untuk segera melakukan “reset” atau pengaturan ulang pada tim internalnya di Downing Street.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketidakpastian politik ini juga mulai memicu kekhawatiran di sektor ekonomi. Biaya pinjaman jangka panjang Inggris melonjak ke level tertinggi sejak anggaran terakhir. Para pelaku pasar mulai bereaksi terhadap kemungkinan adanya pergantian kepemimpinan di Downing Street. Starmer mendesak para anggotanya untuk kembali fokus pada isu biaya hidup, namun spekulasi mengenai masa depannya terus mendominasi ruang publik.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia



















