Tawuran Manggarai Meledak Awal 2026, DPRD DKI Usul Bansos Keluarga Pelaku Dicabut

Sabtu, 3 Januari 2026 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tawuran remaja pecah di kolong jembatan Manggarai Jakarta Selatan, Jumat sore, memicu kepanikan pengendara dan mengganggu arus lalu lintas. (Posnews/Ist)

Tawuran remaja pecah di kolong jembatan Manggarai Jakarta Selatan, Jumat sore, memicu kepanikan pengendara dan mengganggu arus lalu lintas. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Tawuran kembali meledak di kolong jembatan Manggarai, Jakarta Selatan, Jumat (2/1/2026) sore.

Bentrokan pecah sekitar pukul 15.25 WIB dan langsung memicu kepanikan pengendara yang melintas di sekitar lokasi.

Insiden ini menambah daftar panjang tawuran di Jakarta pada awal 2026. Sebelumnya, bentrokan serupa juga terjadi di Klender dan Ciracas, Jakarta Timur, hanya dalam dua hari terakhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi maraknya tawuran, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana, mendesak Pemprov DKI Jakarta bertindak tegas.

Ia meminta Dinas Sosial mengevaluasi, bahkan mencabut bantuan sosial (bansos) bagi keluarga yang terlibat tawuran.

Baca Juga :  Pasokan Air PAM Jaya Terganggu 5-6 Juni, 45 Kelurahan Diminta Siapkan Cadangan

“Tawuran itu menular. Karena itu, keluarga wajib memastikan anggotanya tidak terlibat,” ujar Justin dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (3/1/2026).

Politisi PSI itu menilai maraknya tawuran mencerminkan lemahnya kontrol keluarga. Menurutnya, selama ini tidak ada konsekuensi nyata yang membuat keluarga ikut bertanggung jawab atas perilaku anggotanya.

“Banyak keluarga bersikap abai karena tidak ada sanksi yang menyentuh mereka,” tegas Justin.

Selain itu, ia mengkritik pola penanganan aparat yang dinilai tidak memberi efek jera. Pasalnya, pelaku tawuran kerap hanya dipulangkan ke orang tua tanpa tindak lanjut tegas.

“Pelaku diamankan, lalu dipulangkan dengan seremoni haru. Setelah itu, tawuran terulang lagi,” katanya.

Baca Juga :  Wisata Malam Ragunan: DPRD DKI Tekankan Infrastruktur dan Tiket Murah

Karena itu, Justin mendorong Pemprov DKI mengaitkan kepatuhan sosial warga dengan akses bansos. Menurutnya, bansos harus diberikan kepada warga yang ikut menjaga ketertiban.

“Bansos berasal dari pajak warga Jakarta. Jangan diberikan kepada mereka yang tidak berkontribusi menjaga lingkungan,” tandasnya.

Sementara itu, video yang beredar di media sosial memperlihatkan dua kelompok saling berhadapan di bawah kolong jembatan Manggarai.

Asap terlihat mengepul, sejumlah orang berlarian, dan beberapa lainnya melempar benda keras. Akibatnya, arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat terganggu.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ibu dan Balita Diserang Molotov di Koja Jakut, Polisi Buru Pelaku
Kemendagri Minta Pemda Gerak Cepat Kendalikan Harga Pangan di Daerah
Business Networking Kemendag Perkuat Ekspor Produk Indonesia ke Pasar Global
Kejari Jaksel Beberkan Alasan Roy Suryo dan dr Tifa Tidak Ditahan
BMW Listrik Diamuk Warga di Kebon Jeruk, Diduga Tabrak Pengendara Motor
Polisi Dalami Asal Airsoft Gun Adam Deni, Motif Perusakan Ruko di Jakut Terungkap
Kasus Ijazah Jokowi, Polda Ungkap Dugaan Upaya Menghambat Proses Penyidikan
Sembilan Orang Kritis Setelah Tabrakan Kereta Penumpang

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 21:09 WIB

Ibu dan Balita Diserang Molotov di Koja Jakut, Polisi Buru Pelaku

Senin, 22 Juni 2026 - 20:14 WIB

Kemendagri Minta Pemda Gerak Cepat Kendalikan Harga Pangan di Daerah

Senin, 22 Juni 2026 - 19:49 WIB

Business Networking Kemendag Perkuat Ekspor Produk Indonesia ke Pasar Global

Senin, 22 Juni 2026 - 19:14 WIB

Kejari Jaksel Beberkan Alasan Roy Suryo dan dr Tifa Tidak Ditahan

Senin, 22 Juni 2026 - 14:34 WIB

BMW Listrik Diamuk Warga di Kebon Jeruk, Diduga Tabrak Pengendara Motor

Berita Terbaru