Tawuran Sadis di Cilandak, Satu Korban Luka Bacok – Polisi Buru 3 Pelaku DPO

Jumat, 3 April 2026 - 05:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, tawuran. (Posnews/ist)

Ilustrasi, tawuran. (Posnews/ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Masyarakat dihimbau untuk selalu berhat-hati. Pasalnya, aksi tawuran berdarah kembali mengguncang wilayah Cilandak, Jakarta Selatan.

Bentrokan dua gangster ini berujung sadis, satu pria mengalami luka bacok serius, sementara polisi kini memburu tiga pelaku yang masuk daftar pencarian orang (DPO).

Pelaksana tugas (Plt) Kanit Krimum Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Ipda Alpino De Tech, menegaskan pengejaran terus dilakukan terhadap para pelaku yang masih kabur.

“DPO ada tiga orang. Satu orang untuk kasus pengrusakan sepeda motor dan dua orang untuk kasus pembacokan. Jadi total ada tiga orang,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).

Korban Terluka Parah, Polisi Amankan Bukti

Korban diketahui berinisial CF (22). Ia mengalami luka bacok menganga di bagian punggung dan tangan akibat serangan brutal tersebut.

Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif.

Sementara itu, polisi langsung bergerak cepat. Sebanyak sembilan saksi telah diperiksa. Selain itu, rekaman CCTV dari dua titik lokasi kejadian juga berhasil diamankan untuk mengungkap pergerakan pelaku.

Baca Juga :  Polisi Luncurkan SIKAP – Siber Ungkap, Layanan Online Lapor Penipuan Digital

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, aparat menemukan empat senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi sadis tersebut.

Namun, para pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan menyembunyikan senjata di wilayah Cirendeu, Tangerang Selatan.

“Senjata tidak dibawa pulang, tetapi dikumpulkan di satu lokasi. Ini jadi petunjuk penting dalam pengembangan kasus,” tegas Alpino.

Dipicu Tantangan Medsos, Pelaku Saling Kenal

Hasil penyelidikan mengungkap fakta mencengangkan. Tawuran ini bukan spontan, melainkan sudah direncanakan melalui media sosial.

Dua kelompok yang terlibat, yakni geng “Forba” dan “Kampung Kapuk”, ternyata berasal dari wilayah yang sama di Lebak Bulus. Mereka bahkan saling mengenal sebelum akhirnya sepakat bentrok.

“Awalnya saling tantang di medsos, lalu janjian. Mereka satu kelurahan,” ungkapnya.

Sebelumnya, polisi telah menangkap empat pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan dan pembacokan.

Aksi berdarah ini terjadi di Jalan Pertanian Raya dan Jalan Adhyaksa, Lebak Bulus, pada Jumat (27/3/2026) sekitar pukul 02.00 WIB.

Keempat pelaku yang diamankan masing-masing berinisial AIL (17), MTA (16), AW (18), dan satu pelaku lain yang masih di bawah umur.

Baca Juga :  Viral Video Dugaan Penculikan Bayi di Penjaringan, Polisi Ungkap Fakta Sebenarnya

Peran mereka pun terungkap:

  • AIL melakukan pengeroyokan dan menyimpan celurit
  • MTA membacok korban dengan senjata tajam jenis corbek serta merusak motor
  • AW ikut melakukan perusakan
  • Satu pelaku lain turut terlibat dalam aksi brutal tersebut
  • Barang Bukti dan Ancaman Hukuman

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit sepeda motor Vario, senjata tajam jenis celurit, cocor bebek, serta balok kayu.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat Pasal 262 juncto Pasal 307 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Mereka terancam hukuman maksimal hingga 7 tahun penjara.

Kini, fokus aparat tertuju pada tiga pelaku yang masih buron. Polisi memastikan pengejaran terus dilakukan hingga semua pelaku tertangkap.

Kasus tawuran brutal di Cilandak ini kembali menjadi alarm keras bagi masyarakat. Aksi kekerasan yang dipicu media sosial terbukti bisa berujung fatal dan memakan korban. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pramono Anung Sikat Perjalanan Dinas Tak Penting, Fokus Efisiensi Anggaran DKI Jakarta
Peluru Nyasar Lukai Siswa SMP di Gresik, Marinir Biayai Operasi dan Lakukan Investigasi
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah Berawan, Waspada Udara Lembap Tinggi
Kasus Amsal Sitepu Memanas, DPR Minta Kajari Karo Dicopot – Kontroversi Brownies Terungkap
15 Ribu Korban, Dana Rp2,4 T Raib – Dude Herlino Terseret Kasus DSI Angkat Bicara
Eks Karyawan Bobol Depot Air di Pademangan, Gondol Uang dan Motor
Misi Damai di Urumqi: China Mediasi Pakistan dan Afghanistan guna Akhiri Konflik Perbatasan
Gempa M7,6 Bitung Tewaskan 1 Orang, BNPB Minta Daerah Tetapkan Status Darurat

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 06:20 WIB

Pramono Anung Sikat Perjalanan Dinas Tak Penting, Fokus Efisiensi Anggaran DKI Jakarta

Jumat, 3 April 2026 - 05:59 WIB

Tawuran Sadis di Cilandak, Satu Korban Luka Bacok – Polisi Buru 3 Pelaku DPO

Jumat, 3 April 2026 - 05:42 WIB

Peluru Nyasar Lukai Siswa SMP di Gresik, Marinir Biayai Operasi dan Lakukan Investigasi

Jumat, 3 April 2026 - 05:26 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Cerah Berawan, Waspada Udara Lembap Tinggi

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Kasus Amsal Sitepu Memanas, DPR Minta Kajari Karo Dicopot – Kontroversi Brownies Terungkap

Berita Terbaru