Tim 9 Jaksa Alumni KPK Siap Bongkar Kasus Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) yang membentuk tim penyidik khusus untuk mengusut perkara yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

KPK menilai pembentukan tim beranggotakan sembilan jaksa senior, yang mayoritas pernah bertugas di KPK, menjadi sinyal kuat untuk mempercepat pengungkapan perkara.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pembentukan tim khusus merupakan perkembangan positif dalam proses penegakan hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini merupakan progres yang positif. Kejaksaan Agung bergerak cepat membentuk tim khusus yang di antaranya diisi mantan jaksa penuntut umum KPK,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (15/7/2026).

Baca Juga :  Buronan Pembunuhan di Portugal Diciduk di Kantor Imigrasi Jaksel, Saat Urus Dokumen

Pengalaman Alumni KPK Dinilai Jadi Kekuatan

Menurut Budi, para jaksa yang tergabung dalam tim memiliki pengalaman dan kompetensi menangani perkara korupsi berskala besar.

Pengalaman mereka saat bertugas di KPK diyakini akan memperkuat proses penyidikan sekaligus mempercepat pengungkapan fakta-fakta hukum.

“Kami melihat kompetensi dan pengalaman mereka sangat dibutuhkan untuk membantu penyidikan perkara ini,” ujarnya.

KPK Terus Awasi Perkembangan Penyidikan

Budi menegaskan KPK terus menjalin komunikasi dengan Kejagung selama proses penyidikan berlangsung.

KPK juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan penanganan perkara berjalan efektif.

Budi menjelaskan, Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK dan Peraturan Presiden Nomor 102 Tahun 2020 mengatur mekanisme koordinasi dan supervisi.

Karena itu, KPK harus melalui tahapan supervisi sebelum mengambil alih suatu perkara.

“KPK memberikan dukungan penuh agar penyidikan perkara ini berjalan efektif. Seluruh proses tetap mengikuti mekanisme dan aturan yang berlaku,” tegas Budi.

Baca Juga :  BMKG, Kabupaten Bogor Berpotensi Hujan Lebat, Warga Diminta Waspada

Kejagung Bentuk Tim 9 Jaksa Senior

Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna mengungkapkan Kejagung telah menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) khusus sekaligus membentuk tim yang terdiri dari sembilan jaksa senior.

Menurut Anang, sebagian besar anggota tim merupakan jaksa yang pernah bertugas di KPK sehingga memiliki pengalaman menangani perkara korupsi.

“Tim khusus ini terdiri dari sembilan orang. Sebagian besar merupakan jaksa yang pernah bertugas di KPK,” ujar Anang.

Daftar Tim Khusus Penyidik Kejagung

Tim khusus tersebut terdiri atas:

  • Agus Salim
  • Muhibuddin
  • Chatarina Girsang
  • Riyono
  • Agus Sahat
  • Irene Putrie
  • Renaldi
  • Zet Tadung Allo
  • Hari Wibowo

Kejagung membentuk tim khusus untuk mempercepat pengungkapan perkara Febrie Adriansyah sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap penegakan hukum yang profesional, transparan, dan akuntabel. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Gempa Flores Dapat Bantuan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Syaratnya
Pigai Ingin HAM Jadi Pelajaran Wajib, Bukan Sekadar Bab
Kabar Gembira Driver Ojol, Perpres Perlindungan Ditargetkan Terbit Awal September
Uang PT BKS Mengalir ke Bebizie, KPK: Bukan Bayaran Manggung
Jelang Demo BEM UI, 21 Orang Diciduk Bawa Molotov dan Petasan Bukan Mahasiswa
Tragedi Gempa NTT, 1.245 Orang Jadi Korban dan 27.700 Warga Mengungsi
Menaker Yassierli Dorong Santunan BPJS Ketenagakerjaan Jadi Modal Usaha
BEM UI Demo di Bundaran HI, Polisi Ingatkan Massa Jaga Kepentingan Warga

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:45 WIB

Korban Gempa Flores Dapat Bantuan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Syaratnya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Pigai Ingin HAM Jadi Pelajaran Wajib, Bukan Sekadar Bab

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Kabar Gembira Driver Ojol, Perpres Perlindungan Ditargetkan Terbit Awal September

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:46 WIB

Uang PT BKS Mengalir ke Bebizie, KPK: Bukan Bayaran Manggung

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Jelang Demo BEM UI, 21 Orang Diciduk Bawa Molotov dan Petasan Bukan Mahasiswa

Berita Terbaru

Xiaomi resmi meluncurkan Mijia Refrigerator Pro 600L Cross-Door Automatic Ice Maker di Tiongkok. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Xiaomi Rilis Kulkas Mijia Pro 600L dengan Ice Maker

Rabu, 19 Agu 2026 - 11:07 WIB

Ugreen resmi mengumumkan penjualan charger Nexode Pro 100W four-port GaN di pasar Inggris, dilengkapi layar TFT dan dukungan pengisian cepat. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Ugreen Rilis Charger Nexode Pro 100W Four-Port GaN

Rabu, 19 Agu 2026 - 10:54 WIB

Samsung dikabarkan bakal semakin agresif di pasar hape layar lipat tahun depan, dengan rencana menghadirkan lima model foldable sekaligus pada 2027. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Samsung Dikabarkan Rilis Lima Hape Layar Lipat Sekaligus

Rabu, 19 Agu 2026 - 09:48 WIB

HMD dikabarkan tengah mengembangkan featured phone lipat bernama HMD 2760 Flip 4G, terinspirasi Nokia 2760 Flip. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HMD 2760 Flip 4G Bocor, Ponsel Lipat Nostalgia dengan Android

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:38 WIB