NGANJUK, POSNEWS.CO.ID – Kecelakaan maut mengguncang Jalan Raya Mungkung, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (15/10/2026) dini hari.
Truk boks bermuatan bir menabrak sepeda motor, mobil yang terparkir, serta dua rumah warga hingga menyebabkan dua orang meninggal dunia.
Benturan keras itu merusak sejumlah kendaraan dan menghancurkan bagian teras dua rumah warga.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sepeda motor Honda Vario yang terlibat kecelakaan mengalami kerusakan parah, sedangkan mobil Suzuki Carry juga ringsek setelah dihantam truk.
Kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Petugas menduga sopir truk kehilangan kendali akibat mengantuk saat melintasi jalan tersebut.
Truk Oleng, Tabrak Motor dari Arah Berlawanan
Kanit Gakkum Satlantas Polres Nganjuk, Ipda Irfan Wahby Izzudin, menjelaskan truk boks bernomor polisi B-9036-JZN yang dikemudikan BP (29), warga Sine, Kabupaten Ngawi, melaju dari arah barat menuju timur.
Saat tiba di lokasi kejadian, truk mendadak oleng ke kanan. Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi G-4991-PK melaju dari arah berlawanan.
Motor tersebut dikendarai MIS (27), warga Pekalongan, Jawa Tengah, yang membonceng MAN (23), warga Brebes, Jawa Tengah.
Karena jarak kedua kendaraan sudah terlalu dekat, tabrakan keras pun tidak terhindarkan.
“ Kecelakaan terjadi diduga akibat sopir truk boks mengantuk. Truk menabrak motor dari arah berlawanan, lalu terguling ke kanan menabrak teras rumah dan mobil yang terparkir,” jelas Wahby.
Dua Pengendara Motor Meninggal Dunia
Benturan tersebut merenggut nyawa MIS dan MAN. Keduanya merupakan pengendara dan penumpang sepeda motor yang terlibat tabrakan dengan truk boks tersebut.
“Dua orang yang meninggal adalah pengendara motor dan yang diboncengkan,” tegas Wahby.
Sementara itu, truk boks mengalami kerusakan cukup parah. Sepeda motor korban juga hancur, sedangkan mobil Carry yang terparkir serta teras dua rumah warga mengalami kerusakan akibat hantaman kendaraan berat tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat serius akan bahaya mengemudi dalam kondisi mengantuk, terutama bagi pengemudi kendaraan besar yang membawa muatan berat.
Hilangnya konsentrasi sesaat dapat berujung pada kecelakaan yang mengancam nyawa pengguna jalan dan warga di sekitar lokasi.
Evakuasi Truk dan Muatan Bir Berlangsung Enam Jam
Petugas membutuhkan waktu hingga sekitar pukul 10.00 WIB untuk menyelesaikan evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.
Proses tersebut berlangsung selama beberapa jam karena petugas juga harus memindahkan muatan bir dari dalam truk boks.
Setelah proses evakuasi selesai, petugas membawa seluruh barang bukti ke Kantor Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Nganjuk untuk kepentingan penanganan perkara.
Adapun dugaan sopir mengantuk masih merujuk pada keterangan awal kepolisian.
Penyebab pasti kecelakaan dan pertanggungjawaban pihak yang terlibat perlu mengacu pada hasil pemeriksaan serta penyelidikan petugas. **
Editor : Hadwan













