Dua Aksi Kekerasan di Yahukimo, Warga Pencari Nafkah Tewas dan PNS Luka Berat

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K.

YAHUKIMO, POSNEWS.CO.ID – Dua aksi kekerasan mengguncang Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, dalam dua hari berturut-turut.

Seorang warga sipil berinisial A (46) meninggal dunia, sedangkan seorang pegawai negeri sipil (PNS), ET (51), mengalami luka berat setelah diserang orang tak dikenal.

Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo kini menyelidiki kedua kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aparat juga mendalami dugaan keterlibatan kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo pimpinan Kopitua Heluka. Namun, dugaan itu masih memerlukan pembuktian melalui proses penyelidikan.

Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, mengatakan personel gabungan telah mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan bukti, dan meminta keterangan sejumlah saksi.

“Personel gabungan telah melakukan penanganan di lokasi kejadian dan terus mendalami keterangan saksi serta bukti pendukung untuk mengungkap rangkaian peristiwa dan pihak yang bertanggung jawab,” ujar Yusuf, Senin (12/10/2026).

Warga yang Mencari Nafkah Meninggal Dunia

Peristiwa pertama terjadi di Kompleks Ruko Blok B, Distrik Dekai, pada Minggu (11/10/2026) sekitar pukul 18.15 WIT.

Sebelum ditemukan terluka, A diketahui membantu menurunkan muatan sembako dari sebuah truk. Setelah itu, seorang saksi masuk ke dalam ruko untuk merapikan barang-barang yang baru diturunkan.

Baca Juga :  Baku Tembak Pecah di Papua Tengah, 4 Anggota OPM Dilaporkan Tewas

Namun, tak lama berselang, saksi mendapati A tergeletak dalam kondisi terluka. Korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai untuk mendapatkan pertolongan medis.

Meski telah mendapat penanganan, nyawa A tidak berhasil diselamatkan. Kepergian korban meninggalkan duka bagi keluarga yang selama ini menjadi tanggung jawabnya.

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan meminta keterangan saksi.

Petugas juga melakukan langkah-langkah penyelidikan guna mengungkap penyebab serta pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban.

Polisi Bantah Hoaks Korban Anggota Intelijen

Di tengah penyelidikan, beredar informasi di media sosial yang menyebut A sebagai anggota intelijen TNI. Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan informasi tersebut tidak benar.

Menurut Yusuf, A merupakan warga sipil yang tinggal dan mencari nafkah di Distrik Dekai untuk menghidupi keluarganya.

“Informasi yang menyebut korban berinisial A sebagai anggota intelijen adalah tidak benar atau hoaks. Korban merupakan warga sipil yang mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya,” kata Yusuf.

Karena itu, masyarakat diminta memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya. Penyebaran kabar yang belum terverifikasi berpotensi memicu keresahan dan memperkeruh situasi keamanan.

Pada Senin (12/10/2026), jenazah A diberangkatkan menggunakan pesawat carter dari Bandara Nop Goliat Dekai menuju Bandara Mozes Kilangin, Timika.

Selanjutnya, jenazah direncanakan diterbangkan ke Makassar, Sulawesi Selatan, melalui Bandara Sultan Hasanuddin untuk diserahkan kepada keluarga.

PNS Diserang Dua Orang Bersenjata Tajam

Sementara itu, aksi kekerasan kedua terjadi pada Senin (12/10/2026) pagi di kawasan Perumahan Eselon IV Jalur 3, Distrik Dekai.

Baca Juga :  Banjir Hebat Rendam Sibolga, Air Naik 1 Meter dan Dua Jalan Utama Lumpuh

Berdasarkan keterangan awal korban, ET sedang menyapu halaman rumah ketika dua orang tidak dikenal mendatanginya. Keduanya kemudian menyerang korban menggunakan senjata tajam.

ET berusaha melindungi diri, tetapi serangan itu menyebabkan luka terbuka pada pergelangan tangan kiri dan punggung bagian kanan.

Korban selamat dan segera dibawa ke RSUD Dekai untuk menjalani perawatan medis lebih lanjut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 dan Polres Yahukimo mengamankan lokasi, memasang garis polisi, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas juga mengumpulkan bukti dan meminta keterangan saksi untuk membantu mengidentifikasi para penyerang.

Yusuf menegaskan, aparat akan mengusut kedua perkara berdasarkan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Begitu menerima informasi mengenai kejadian tersebut, personel Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo langsung merespons dengan mendatangi TKP.

Petugas melakukan pengumpulan alat bukti, meminta keterangan dari para saksi, dan melaksanakan olah TKP,” ujarnya.

Ia menambahkan, penyelidikan masih berlangsung untuk memperjelas rangkaian kejadian dan mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

Aparat juga mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada, serta tidak menyebarkan kabar yang belum terverifikasi.

“Kami memastikan proses penanganan dilakukan secara profesional dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Speedboat Pemkab Fakfak Tenggelam, 10 Penumpang Termasuk Pejabat Daerah
Pengusaha Warteg Tewas di Brebes, Suami Diduga Terlibat Pembunuhan
Tergiur Janji Kerja di Lotte Chemical, 10 Pencari Kerja Diduga Rugi Rp223 Juta
Sopir Taksi Online Terkubur di Sumedang, Dugaan Motif Utang Rp25 Juta Diselidiki
Ayah di Ogan Ilir Tewas Ditusuk Anak Kandung Saat Menyelamatkan Kades
9 Wilayah di Sumut Digerebek, 36 Orang Diciduk dan 102,49 Gram Sabu Disita
Ibu dan Anak Terjebak Asap Karhutla, Ratusan Rumah di Bangka Selatan Terbakar
Deni Tertimbun Longsor di Sumur 15 Meter, Tim SAR Berjuang Cegah Runtuhan Susulan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Dua Aksi Kekerasan di Yahukimo, Warga Pencari Nafkah Tewas dan PNS Luka Berat

Senin, 12 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Speedboat Pemkab Fakfak Tenggelam, 10 Penumpang Termasuk Pejabat Daerah

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Tergiur Janji Kerja di Lotte Chemical, 10 Pencari Kerja Diduga Rugi Rp223 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:49 WIB

Sopir Taksi Online Terkubur di Sumedang, Dugaan Motif Utang Rp25 Juta Diselidiki

Senin, 12 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Ayah di Ogan Ilir Tewas Ditusuk Anak Kandung Saat Menyelamatkan Kades

Berita Terbaru