Venezuela Tolak Blokade Laut Trump, Tuding AS Ingin Curi Minyak

Jumat, 19 Desember 2025 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Eskalasi besar di Karibia! Pasukan AS bajak tanker minyak raksasa Venezuela. Maduro sebut ini pembajakan internasional dan siap perang. Dok: Istimewa.

Eskalasi besar di Karibia! Pasukan AS bajak tanker minyak raksasa Venezuela. Maduro sebut ini pembajakan internasional dan siap perang. Dok: Istimewa.

CARACAS, POSNEWS.CO.ID – Respons keras menggema dari Caracas. Venezuela secara resmi menolak perintah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk memberlakukan blokade maritim terhadap negara tersebut pada Rabu (17/12/2025).

Pemerintah Nicolas Maduro menilai langkah Trump sebagai tindakan yang “parah, nekat, dan melanggar hukum internasional”.

Partai Sosialis Bersatu Venezuela (PSUV) yang berkuasa langsung merilis pernyataan tegas sehari setelah perintah Trump keluar. Mereka menyebut keputusan itu mencederai prinsip perdagangan bebas dan kebebasan navigasi.

Menurut PSUV, motif asli Washington akhirnya terungkap jelas. AS tidak peduli pada demokrasi, melainkan hanya ingin menguasai sumber daya energi dan kekayaan alam Venezuela.

“Venezuela tidak akan menerima segala bentuk intervensi dan akan terus mempertahankan kemerdekaannya dari ancaman kolonial atau imperial,” tegas pernyataan partai tersebut.

Menhan: Trump “Delusional” dan Putus Asa

Menteri Pertahanan Venezuela, Vladimir Padrino Lopez, tidak menahan diri dalam konferensi pers. Ia menyebut tindakan Washington menunjukkan “keputusasaan”. Bahkan, ia melabeli pengumuman Trump sebagai sesuatu yang “delusional” atau khayalan belaka.

Baca Juga :  Hati-hati! Jual atau Pinjamkan Rekening Tetap Bisa Dipidana

Padrino mengingatkan bahwa Laut Karibia diatur oleh hukum internasional. Wilayah itu adalah zona kebebasan navigasi dan perdagangan, bukan wilayah di bawah kendali eksklusif satu kekuatan tunggal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Presiden AS mengatakan kamilah pencuri minyak yang ada di bawah tanah kami sendiri. Itu sangat tidak masuk akal (incoherent),” sindir Padrino.

Baginya, kebenaran telah terungkap ke komunitas internasional. Eskalasi permusuhan ini semata-mata didorong oleh niat AS untuk menyita minyak Venezuela. Akibatnya, perilaku tanpa hukum Washington ini membahayakan stabilitas Amerika Latin dan keamanan energi global.

Baca Juga :  Polantas dalam Genggaman, Kapolri Resmikan Aplikasi Digital Korlantas

Ribuan Warga Turun ke Jalan

Kemarahan tidak hanya terjadi di level pejabat. Ribuan warga Venezuela membanjiri jalanan Caracas pada hari Rabu. Mereka menyuarakan penolakan terhadap “ancaman AS” dan mendukung kedaulatan nasional.

Wali Kota Caracas, Carmen Melendez, membakar semangat massa. Ia menyerukan persatuan di antara komunitas terorganisir untuk menghadapi eskalasi berbahaya ini.

“Semua komunitas harus bersuara melawan ancaman kekerasan dari mereka yang melihat diri mereka sebagai penguasa supremasi dunia,” seru Melendez.

Meksiko Minta PBB Cegah Perang

Ketegangan ini memicu kekhawatiran tetangga regional. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, turut angkat bicara pada Rabu.

Sheinbaum mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk segera bertindak. Tujuannya, mencari solusi damai atas sengketa tersebut dan mencegah Amerika Serikat mengobarkan perang terbuka di Venezuela.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terbaru