HANOI, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Vietnam bersiap memberlakukan aturan digital paling ketat bagi remaja.
Pembatasan Akses Media Sosial Remaja
Pemerintah Vietnam menyusun draf aturan baru bagi platform media sosial.
Aturan ini melarang pengguna di bawah 16 tahun mengunggah konten.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Remaja juga tidak boleh menulis komentar atau memberikan reaksi unggahan.
Orang tua wajib mendaftarkan akun anak menggunakan data pribadi mereka.
Orang tua memegang tanggung jawab penuh atas pengawasan anak-anak.
Tujuan Perlindungan dan Komitmen Pemerintah
Wakil Menteri Kebudayaan Phan Tam menyampaikan penjelasan resmi hari Kamis.
Phan Tam menegaskan pemerintah ingin menciptakan lingkungan digital yang aman.
Pemerintah tidak berniat mematikan akses anak secara total.
Perusahaan teknologi wajib mengidentifikasi usia pengguna secara teknis.
Platform harus memblokir konten kekerasan, judi, dan pornografi secara otomatis.
Batasan Waktu Bermain Game Online
Draf aturan ini juga menyasar industri game online.
Pengembang game wajib memverifikasi usia para pemain secara ketat.
Pemerintah membatasi durasi bermain game maksimal 60 menit sehari.
Aturan ini berlaku untuk game dari penerbit yang sama.
Pengelola game wajib mendaftarkan akun anak melalui orang tua.
Tren Global Perlindungan Anak Digital
Langkah Vietnam memperkuat tren pengetatan media sosial global.
Prancis baru saja menyetujui larangan media sosial bagi anak di bawah 15 tahun.
Australia memelopori kebijakan serupa untuk melindungi mental remaja.
Banyak negara dunia kini menyusul langkah proteksi tersebut.
Pemerintah Vietnam masih mematangkan draf aturan sebelum pengesahan resmi.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia













