Vietnam Siapkan Aturan Ketat Larang Anak di Bawah 16 Tahun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Langkah tegas perlindungan anak di kancah digital. Pemerintah Vietnam merancang aturan baru guna membatasi fitur media sosial dan durasi game online bagi remaja. Dok: Istimewa.

Langkah tegas perlindungan anak di kancah digital. Pemerintah Vietnam merancang aturan baru guna membatasi fitur media sosial dan durasi game online bagi remaja. Dok: Istimewa.

HANOI, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Vietnam bersiap memberlakukan aturan digital paling ketat bagi remaja.

Pembatasan Akses Media Sosial Remaja

Pemerintah Vietnam menyusun draf aturan baru bagi platform media sosial.

Aturan ini melarang pengguna di bawah 16 tahun mengunggah konten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Remaja juga tidak boleh menulis komentar atau memberikan reaksi unggahan.

Orang tua wajib mendaftarkan akun anak menggunakan data pribadi mereka.

Baca Juga :  Menengok Isi Kepala Thomas Jefferson Lewat Istana Monticello

Orang tua memegang tanggung jawab penuh atas pengawasan anak-anak.

Tujuan Perlindungan dan Komitmen Pemerintah

Wakil Menteri Kebudayaan Phan Tam menyampaikan penjelasan resmi hari Kamis.

Phan Tam menegaskan pemerintah ingin menciptakan lingkungan digital yang aman.

Pemerintah tidak berniat mematikan akses anak secara total.

Perusahaan teknologi wajib mengidentifikasi usia pengguna secara teknis.

Platform harus memblokir konten kekerasan, judi, dan pornografi secara otomatis.

Batasan Waktu Bermain Game Online

Draf aturan ini juga menyasar industri game online.

Pengembang game wajib memverifikasi usia para pemain secara ketat.

Baca Juga :  Ramai Hoax Beredar, Menteri Hak Asasi Manusia Pertimbangkan Lapor Polisi

Pemerintah membatasi durasi bermain game maksimal 60 menit sehari.

Aturan ini berlaku untuk game dari penerbit yang sama.

Pengelola game wajib mendaftarkan akun anak melalui orang tua.

Tren Global Perlindungan Anak Digital

Langkah Vietnam memperkuat tren pengetatan media sosial global.

Prancis baru saja menyetujui larangan media sosial bagi anak di bawah 15 tahun.

Australia memelopori kebijakan serupa untuk melindungi mental remaja.

Banyak negara dunia kini menyusul langkah proteksi tersebut.

Pemerintah Vietnam masih mematangkan draf aturan sebelum pengesahan resmi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga al-Obeid Hadapi Serangan Drone dan Pemerkosaan
Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan
Houthi Blokade Selat Bab el-Mandeb dan Serang Kapal
Mandat B50 Indonesia dan Tensi Geopolitik Tahan Harga CPO
Afrika Selatan Hentikan Sementara Pemakzulan Presiden
Perusahaan Pelayaran Hentikan Operasi ke Ukraina
Pakistan Minta Bantuan Finansial 10 Miliar Dolar AS
Dua Kobaran Api Raksasa Bersiap Menyatu di Barat Madrid

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:24 WIB

Vietnam Siapkan Aturan Ketat Larang Anak di Bawah 16 Tahun

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:18 WIB

Warga al-Obeid Hadapi Serangan Drone dan Pemerkosaan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:04 WIB

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 10:19 WIB

Mandat B50 Indonesia dan Tensi Geopolitik Tahan Harga CPO

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:21 WIB

Afrika Selatan Hentikan Sementara Pemakzulan Presiden

Berita Terbaru

Langkah tegas perlindungan anak di kancah digital. Pemerintah Vietnam merancang aturan baru guna membatasi fitur media sosial dan durasi game online bagi remaja. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Vietnam Siapkan Aturan Ketat Larang Anak di Bawah 16 Tahun

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:24 WIB

Tragedi kemanusiaan di al-Obeid. Para perempuan dan anak di Sudan menghadapi pilihan mematikan antara serangan drone dan kekerasan seksual demi mendapatkan air bersih. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Warga al-Obeid Hadapi Serangan Drone dan Pemerkosaan

Sabtu, 25 Jul 2026 - 15:18 WIB

Pemerintah Kanada membatalkan seremonial bersama peresmian Jembatan Gordie Howe akibat kebijakan tarif sepihak Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:04 WIB