Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SPBU Parungpanjang Diduga Jual BBM Campur Air, 18 Kendaraan Mogok. (Posnews/Ist)

SPBU Parungpanjang Diduga Jual BBM Campur Air, 18 Kendaraan Mogok. (Posnews/Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Dugaan BBM tercampur air di SPBU Parungpanjang Bogor mendadak viral di media sosial dan memicu keresahan warga.

Sejumlah pengendara melaporkan kendaraan mereka mogok usai mengisi bahan bakar di SPBU kawasan Cikabon, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, pada Jumat, 13 Februari 2026.

Informasi ini pertama kali ramai dibagikan akun Instagram @parungpanjang.viral. Dalam video yang beredar, beberapa sepeda motor terlihat harus didorong pemiliknya karena mesin mendadak mati tidak lama setelah pengisian BBM.

Karena kejadian berlangsung hampir bersamaan, warga pun menduga bahan bakar yang dijual tidak murni dan tercampur air.

Selain itu, kemunculan belasan kendaraan mogok dalam waktu relatif singkat semakin memperkuat dugaan adanya masalah kualitas BBM di SPBU tersebut.

Pertamina Hentikan Sementara Penyaluran Pertalite

Menanggapi viralnya kasus ini, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) langsung mengambil langkah tegas.

Baca Juga :  Kemenhub Prediksi Puncak Arus Mudik Nataru Hari Ini, 17,18 Juta Pergerakan

Perusahaan resmi menghentikan sementara penyaluran BBM jenis Pertalite di SPBU 34.16316 Parungpanjang sejak Jumat (13/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menegaskan penghentian ini dilakukan sebagai langkah antisipatif sekaligus tindak lanjut atas laporan konsumen.

“Kami menginstruksikan penghentian sementara penyaluran Pertalite sebagai bentuk kehati-hatian dan evaluasi kualitas produk,” ujarnya, Sabtu (14/2/2026).

18 Kendaraan Terdampak, Diservis dan Diganti BBM

Selanjutnya, Pertamina bersama pengelola SPBU membuka posko pengaduan langsung di lokasi. Hingga kini, petugas telah menerima 18 aduan yang seluruhnya sudah ditangani.

Rinciannya, 14 sepeda motor dan 4 mobil mengalami gangguan. Tim teknis langsung melakukan pengurasan tangki, penggantian BBM, serta servis kendaraan yang terdampak.

Tidak hanya itu, pengelola SPBU juga melakukan pendataan menyeluruh terhadap konsumen guna memastikan tidak ada laporan yang terlewat. Pihak SPBU menyatakan bertanggung jawab penuh atas penyelesaian keluhan.

Baca Juga :  Sopir Pengganti Mobil MBG Ternyata Baru Dua Kali Bertugas, Polisi Bongkar Fakta Baru

Pemeriksaan Infrastruktur dan Kualitas BBM

Sementara itu, Pertamina Patra Niaga Regional JBB terus melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap infrastruktur tangki penyimpanan serta proses operasional SPBU.

Langkah ini bertujuan mengidentifikasi penyebab dugaan BBM tercampur air sekaligus memastikan distribusi bahan bakar kembali sesuai standar kualitas.

Pertamina juga menegaskan komitmennya menjaga mutu dan keandalan distribusi BBM kepada masyarakat.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau segera melaporkan keluhan kualitas BBM melalui Call Center 135 atau email resmi perusahaan agar dapat ditindaklanjuti secara cepat.

Kasus SPBU Parungpanjang Bogor ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan kualitas BBM dan respons cepat terhadap keluhan konsumen, demi menjaga kepercayaan publik serta keselamatan pengguna kendaraan di jalan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan
Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang
Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga
Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan
Tragedi Laut Mediterania: 53 Migran Tewas atau Hilang di Lepas Pantai Libya
Visi Pertahanan Keir Starmer: Eropa adalah Raksasa Tidur
Aliansi Pertahanan Udara: Jepang, Inggris, dan Italia Percepat Pengembangan Jet Tempur Generasi Terbaru
Aturan Pembelajaran Ramadan 2026 Resmi Terbit, Ini Skema Belajar dan Libur Idulfitri

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:36 WIB

Kemendag Gencarkan Friday Mubarak 2026, Diskon hingga 50 Persen Sambut Ramadan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 21:07 WIB

Bareskrim Polri Tangkap Pria Berjaket Ojol Diduga Transaksi Sabu di SPBU Kemang

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:59 WIB

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:55 WIB

Viral BBM Tercampur Air di SPBU Parungpanjang Bogor, Pertamina Hentikan Penyaluran Pertalite

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:31 WIB

Pemprov DKI Siapkan Mudik Gratis 2026 ke 20 Kota, Motor Diangkut ke 6 Tujuan

Berita Terbaru

Ilustrasi,
Tragedi di Kordofan. Kelompok paramiliter RSF meluncurkan serangan drone mematikan yang menyasar warga sipil dan bantuan pangan, memperburuk krisis kemanusiaan di tengah ancaman kelaparan massal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:59 WIB