Sopir Pengganti Mobil MBG Ternyata Baru Dua Kali Bertugas, Polisi Bongkar Fakta Baru

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Guru sekolah saat mengankan sopir dari dalam mobil MBG. (Posnews/Ist)

Guru sekolah saat mengankan sopir dari dalam mobil MBG. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Fakta baru terkuak di balik tragedi mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak puluhan siswa dan guru di SDN Kalibaru 01 Pagi, Cilincing, Jakarta Utara. Polisi menegaskan sopir berinisial AI ternyata hanya sopir pengganti.

Kapolsek Cilincing Kompol Bobi Subasri memastikan AI menggantikan sopir utama yang sedang sakit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sopir pengganti, iya. Sopir utamanya sakit,” ujar Bobi saat dihubungi, Kamis (11/12/2025).

Menurut Bobi, AI baru dua kali dipercaya membawa mobil pengantar MBG ke sekolah tersebut. Insiden nahas ini terjadi saat tugas keduanya.

“Sudah dua kali dia menggantikan sopir utama. Ini yang kedua,” tegasnya.

Bobi juga menjelaskan berdasarkan pengakuan sopir, ia mengaku salah menginjak pedal mobil gas saat mau ngerem.

“Jadi keterangan dari si sopir, itu kan sekolahnya di atas, tanjakan, nah kebetulan dia memang mau mengantarkan makanan itu ke sekolah, ini keterangan sementara ya, bukan pasti ya, sementara,” kata Bobi.

Baca Juga :  Operasi Senyap BNN–BAIS Sergap Buronan Kakap Sabu Rp5 Triliun di Kamboja

“Dia mau naik ke atas itu, mau ngerem, katanya rem-nya ngga pakem kan, karena takut mau nabrak, dia injek yang dalem, nah kirain itu (yang diinjek rem), ternyata gas,“ lanjutnya.

Meski begitu, Bobi belum berbicara banyak terkait hal tersebut. Ia menambahkan, saat ini pemeriksaan terhadap sopir dan kernet mobil MBG tersebut masih dilakukan.

“Iya, itu untuk sementara ya, tapi kita belum bisa ini, masih olah TKP dulu,” ujar Bobi.

Gubernur DKI: Sopir Ganti, Kecepatan Tak Terkontrol

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga membenarkan mobil MBG tersebut memang bertugas rutin mengantar makanan setiap hari. Namun, hari ini kendaraan itu dikemudikan sopir pengganti yang tidak memahami kondisi lokasi.

“Mobil MBG memang setiap hari mengantar makanan di sana. Karena sopirnya ganti, pintu sekolah tertutup, mobil masuk dengan kecepatan yang tidak terkontrol,” jelas Pramono usai menjenguk para korban di RSUD Koja.

Baca Juga :  WNA China Jatuh dari Lantai 35 Apartemen Pademangan, Jenazah Berserakan di Taman

Peristiwa mengerikan itu terjadi saat murid-murid sedang mengikuti kegiatan pagi di halaman sekolah. Pagar sekolah tertutup rapat. Namun mobil tetap melaju, menerobos pagar, lalu menghantam kerumunan siswa dan guru.

Benturan keras terjadi seketika. Puluhan anak terlempar dan sebagian lainnya tersangkut di kolong mobil.

Tragedi ini mengakibatkan 21 korban, terdiri dari 20 pelajar dan satu guru. Lima korban menjalani perawatan intensif di RSUD Koja, sementara 16 lainnya dirawat di RSUD Cilincing.

“Saya sudah melihat lima korban di Koja. Semoga tidak ada kondisi yang semakin parah,” kata Pramono.

Pramono memerintahkan dua rumah sakit untuk memberikan layanan terbaik. Seluruh biaya pengobatan ditanggung penuh oleh Pemprov DKI.

“Kalau perlu tindakan bedah, saya minta diberikan dukungan penuh. Biaya sepenuhnya ditanggung Pemerintah DKI Jakarta,” tegasnya.

Peristiwa ini kini dalam penanganan ketat kepolisian. Penyidik Ditreskrimum dan Ditlantas Polda Metro Jaya turun langsung memastikan penyebab kecelakaan, termasuk dugaan kelalaian sopir pengganti. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan
Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta
Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD
MRT Jakarta Ubah Arus Lalu Lintas Glodok dan Kota Tua Mulai 10 Agustus
BMKG: Cuaca Jabodetabek Hari Ini Didominasi Cerah Berawan

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 05:49 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:43 WIB

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:20 WIB

Dinkes DKI: Nakes yang Hina Pasien BPJS Yurizal Bukan Pegawai RSUD

Berita Terbaru

PM Kanada Mark Carney menyebut perundingan dagang dengan AS semakin sengit usai Donald Trump mengancam kenaikan tarif 50 persen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agu 2026 - 09:01 WIB

Presiden Donald Trump menandatangani dua perintah eksekutif untuk membatasi hak kewarganegaraan berdasarkan tempat lahir usai Mahkamah Agung menolak kebijakan sebelumnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agu 2026 - 07:00 WIB