Viral di Kendari, Napi Korupsi Keluar Rutan untuk Ngopi, Ini Sanksinya

Rabu, 15 April 2026 - 17:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Rutan Kendari Diperiksa, Imbas Video Napi Ngopi. (Posnews/Ist)

Kepala Rutan Kendari Diperiksa, Imbas Video Napi Ngopi. (Posnews/Ist)

KENDARI, POSNEWS.CO.ID – Viral di media sosial, seorang narapidana kasus korupsi berinisial S kepergok santai di coffee shop usai menjalani sidang Peninjauan Kembali (PK) di Kendari.

Aksi tersebut langsung memicu sorotan publik dan membuat pemerintah bergerak cepat.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, langsung memerintahkan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh pihak yang terlibat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemeriksaan dilakukan mulai dari kepala lapas, kepala pengamanan, hingga petugas pengawal,” tegas Kasubdit Kerja Sama Ditjenpas Kemenimipas, Rika Aprianti, Rabu (15/4/2026).

Selanjutnya, tim gabungan dari Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Sat Ops Patnal) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terus melakukan penyelidikan mendalam.

Pemeriksaan ini mencakup seluruh pihak, baik warga binaan maupun petugas yang bertugas saat kejadian.

Jika terbukti melanggar, sanksi tegas siap dijatuhkan. Bahkan, pencopotan jabatan menjadi opsi nyata bagi petugas yang lalai.

Baca Juga :  Korea Selatan Bidik Afrika guna Atasi Kelumpuhan Selat Hormuz

Rika menegaskan, pihaknya tidak akan mentolerir pelanggaran aturan dalam sistem pemasyarakatan. “Semua akan ditindak sesuai aturan, tanpa pandang bulu,” ujarnya.

Petugas Pengawal Langsung Diperiksa

Di sisi lain, pihak Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tenggara juga bergerak cepat. Kepala Kanwil, Sulardi, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung memeriksa petugas pengawal melalui Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Hasilnya, ditemukan adanya pelanggaran. Petugas dinilai lalai karena tidak melarang narapidana tersebut saat diajak singgah ke kedai kopi.

“Seharusnya petugas mencegah, tetapi justru membiarkan. Itu pelanggaran,” tegas Sulardi.

Akibatnya, petugas tersebut langsung dijatuhi sanksi disiplin dan ditarik ke kantor wilayah untuk pembinaan lebih lanjut. Sebelumnya, petugas itu bertugas di Rutan Kelas IIA Kendari.

Baca Juga :  87 Napi High Risk dari Jakarta Dipindahkan ke Nusakambangan

Peristiwa ini bermula pada Selasa (14/4/2026), ketika narapidana S—yang merupakan terpidana kasus korupsi pertambangan di Kolaka Utara—terlihat mampir ke coffee shop usai sidang PK.

Bahkan, ia datang dengan pengawalan petugas rutan, yang semakin memicu kemarahan publik.

Diketahui, S divonis lima tahun penjara serta denda Rp600 juta dan saat ini menjalani masa hukuman di Rutan Kelas IIA Kendari.

Lebih lanjut, pihak Kemenimipas juga mengapresiasi peran masyarakat yang aktif melakukan kontrol sosial hingga kasus ini terungkap.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat. Dukungan ini penting untuk memastikan pembinaan warga binaan berjalan sesuai aturan,” kata Rika.

Kasus ini menjadi alarm keras bagi sistem pemasyarakatan di Indonesia. Pemerintah pun menegaskan komitmennya untuk memperketat pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang kembali. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Betrand Peto Bakal Diperiksa Lagi, Polisi Dalami Visum dan CCTV
Kecelakaan Maut di Cikuda Bogor, Pemotor Perempuan Tewas Terbentur Truk
Penyerangan Sadis di Kampung Ambon Cengkareng, Polisi Sita Senjata Rakitan
Bareskrim Sita 103 Aset PT DSI Rp10,23 M di Sukoharjo, 5.102 Korban Menanti Restitusi
Empat Polisi Diamankan di Kelab Malam Batam, Etomidate Jadi Barang Bukti
Hasil Autopsi Mayat Wanita Terikat di Parit Bandar Lampung Ungkap Fakta Ini
Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut
Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:09 WIB

Betrand Peto Bakal Diperiksa Lagi, Polisi Dalami Visum dan CCTV

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:53 WIB

Kecelakaan Maut di Cikuda Bogor, Pemotor Perempuan Tewas Terbentur Truk

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 20:32 WIB

Penyerangan Sadis di Kampung Ambon Cengkareng, Polisi Sita Senjata Rakitan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Bareskrim Sita 103 Aset PT DSI Rp10,23 M di Sukoharjo, 5.102 Korban Menanti Restitusi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:11 WIB

Empat Polisi Diamankan di Kelab Malam Batam, Etomidate Jadi Barang Bukti

Berita Terbaru

ASUS meluncurkan kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT edisi spesial Onimusha. Simak spesifikasi RDNA 4, desain Oni Gauntlet. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Rilis Kartu Grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT

Sabtu, 31 Okt 2026 - 15:50 WIB