Warga Jati Padang Ngamuk, Minta Gubernur Pramono Turun – Tanggul Bukan Solusi Banjir

Sabtu, 1 November 2025 - 18:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Jati Padang, Pasar Minggu, kembali terendam banjir akibat tanggul jebol. (Ist)

Warga Jati Padang, Pasar Minggu, kembali terendam banjir akibat tanggul jebol. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Warga Jati Padang, Pasar Minggu sudah tidak tahu lagi kepada siapa mengadukan kondisi lingkungan mereka. Bahkan saking keselnya warga mencak-mencak soal banjir yang tak kunjung tuntas.

Ketua RW 06, Abdul Kohar, menuntut Gubernur Jakarta Pramono Anung turun langsung menyelesaikan masalah yang sudah puluhan kali bikin warga terendam.

Menurut Kohar, Pemprov DKI hanya menempel plester pada luka robek. Tanggul darurat terus dibangun, namun air tetap menyerbu rumah warga setiap debit naik dari Kali Pulo.

“DKI 1 harus turun! Warga butuh solusi nyata, bukan tambal sulam. Normalisasi kali, embung, setu, atau pembebasan lahan 7,4 hektare—itu baru menyelesaikan masalah,” tegasnya, Sabtu (1/11/2025).

Tanggul Jebol Terus, Warga Kapok Janji Manis

Lebih lanjut, Kohar menjelaskan, meski tanggul dibuat permanen, gelombang air tetap akan merontokkan saat hujan besar.

Baca Juga :  Gubernur DKI Jakarta Beri Insentif Pajak Perhotelan dan Restoran 2025

“Sudah tiga hari banjir, 400-500 KK terdampak. Air sekarang 30–50 cm, sebatas dengkul. Kalau ada kiriman air lagi? Tenggelam lagi!” ujar Kohar geram.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga Sindir Gubernur: Dulu Anies Turun, Sekarang? Sunyi Senyap

Ironisnya, warga merasa lebih diperhatikan oleh Gubernur sebelumnya, Anies Baswedan.

“Pak Anies dulu turun langsung. Sudah ada rencana pelebaran kali, normalisasi, buat embung. Tapi ganti gubernur, rencana hilang. Sekarang banjir ya banjir lagi,” cetus Kohar.

Kohar menyindir keras kebijakan pasif Pemprov sekarang.

“Kalau kali makin sempit, debit makin tinggi ya sudah—Jakarta tenggelam terus!”

Baca Juga :  Cuaca Ekstrem Ancam Jabodetabek, BMKG Prediksi Hujan Lebat 16–17 Februari 2026

Pasca-Banjir Sepi Bantuan, Warga Teriak Pedih

Kohar memaparkan, saat banjir bantuan datang. Namun begitu air surut, bantuan ikut menghilang.

“Banyak yang batuk, gatal, diare. Banjir sudah surut di 8 RT, tapi perawatan kesehatan minim. Setelah banjir, kami seperti ditinggalkan,” ungkapnya.

Dari 15 RT, 10 RT langganan banjir: RW 1, 9, 3, 4, 6, 12, 13, 14, 15, dan 8.

Warga Ultimatum Pemprov: Stop Kosmetik, Beri Solusi Permanen

Warga menuntut normalisasi kali total, embung besar, dan pembebasan lahan demi solusi permanen.

Kalau tidak, kata mereka, Jati Padang akan jadi kubangan langganan banjir sampai kiamat proyek.

“Kami bukan minta mewah. Kami cuma minta Jakarta bertindak, bukan posing.” (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku
Imigrasi Soetta Gagalkan 23 Calon Haji Nonprosedural ke Jeddah, Total 42 Orang Dicegah
Trump Sebut Angkatan Laut AS Bertindak Seperti Bajak Laut
Cuaca Jabodetabek Minggu 3 Mei 2026, Hujan Lebat Guyur Sejumlah Wilayah

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:24 WIB

Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:11 WIB

Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terbaru

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Ketegangan di jantung Eropa. Pentagon resmi mengumumkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman sebagai balasan atas kritik keras Kanselir Friedrich Merz terhadap kepemimpinan Donald Trump dalam perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:54 WIB