Xi Jinping Tegas: Pejabat China Wajib Pangkas Formalitas Kosong

Sabtu, 27 Desember 2025 - 10:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Navigasi hubungan adidaya. Presiden AS Donald Trump dijadwalkan tiba di Beijing guna melakukan pembicaraan tatap muka perdana dalam enam bulan dengan Presiden Xi Jinping, membawa agenda ekonomi besar di tengah ketegangan perang Iran. Dok: Istimewa.

Navigasi hubungan adidaya. Presiden AS Donald Trump dijadwalkan tiba di Beijing guna melakukan pembicaraan tatap muka perdana dalam enam bulan dengan Presiden Xi Jinping, membawa agenda ekonomi besar di tengah ketegangan perang Iran. Dok: Istimewa.

BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Pucuk pimpinan Partai Komunis China (CPC) baru saja menyelesaikan agenda krusial di Beijing. Sekretaris Jenderal Komite Sentral CPC, Xi Jinping, memimpin langsung pertemuan kritik dan kritik diri Biro Politik yang berlangsung dari Kamis hingga Jumat.

Pertemuan tingkat tinggi ini membawa satu pesan utama yang tegas. Intinya, seluruh jajaran partai harus melakukan upaya gigih untuk mengimplementasikan “keputusan delapan poin”. Aturan ini berfokus pada perbaikan perilaku dan etos kerja para pejabat negara.

Xi menilai pertemuan tersebut sangat produktif. Menurutnya, sesi ini berhasil memperkuat kohesi dan kemampuan Biro Politik dalam menghadapi tantangan zaman.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perang Melawan “Empat Gaya Buruk”

Xi menyoroti rekam jejak partai sejak Kongres Nasional ke-18. Partai telah membuat kemajuan nyata dalam memperbaiki empat gaya kerja yang tidak diinginkan (undesirable work styles).

Baca Juga :  Polda Sumut Amankan 2 Ekskavator untuk Tambang Emas Ilegal di Madina, Sempat Diintervensi

Empat musuh utama tersebut adalah formalitas yang tidak berguna (pointless formality), birokratisme, hedonisme, dan pemborosan (extravagance).

Tahun ini, kampanye pendidikan di seluruh partai telah bergulir. Hasilnya, Xi menyebut implementasi keputusan delapan poin telah mencapai hasil yang nyata dan terukur.

Pejabat Harus Turun ke Akar Rumput

Meskipun demikian, Xi tetap memberikan instruksi keras kepada para “pembantu” utamanya. Ia mendesak anggota Biro Politik untuk memainkan peran teladan bagi seluruh partai.

“Pejabat terkemuka harus menjadi Marxis yang teguh,” tegas Xi.

Selain itu, mereka wajib mengabdikan diri pada perjuangan sosialisme berkarakteristik China. Xi menuntut kinerja yang layak dan relevan dengan tuntutan zaman.

Ia juga memberikan arahan spesifik mengenai hubungan dengan rakyat. Pejabat tidak boleh hanya duduk di menara gading. Sebaliknya, mereka harus tetap terlibat dengan masyarakat di tingkat akar rumput (primary level).

Baca Juga :  Rudal Balistik Jadi Andalan Terakhir Putin: Zelenskyy Desak Trump

“Dengarkan kedua belah pihak dan ambil inisiatif untuk memangkas formalitas yang tidak berguna,” perintahnya.

Disiplin Diri dan Tanggung Jawab

Aspek tanggung jawab menjadi sorotan tajam. Xi meminta para pejabat untuk bertindak dengan rasa tanggung jawab yang tinggi. Mereka harus memiliki keberanian untuk mengambil tugas-tugas sulit.

Khususnya bagi pejabat berperingkat tinggi, disiplin diri adalah harga mati. Mereka harus tetap teguh menerapkan aturan perilaku dan bertindak sesuai regulasi dengan sukarela.

Para anggota Biro Politik merespons dengan serius. Mereka melakukan kritik dan kritik diri dalam pertemuan tersebut. Fokus mereka adalah memperkuat loyalitas politik, meningkatkan semangat partai, serta menjunjung tinggi hukum dan disiplin.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar
Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok
Raksasa Teknologi Dunia Serap Mineral Milisi M23

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:59 WIB

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Berita Terbaru