1.016 Korban Meninggal Banjir dan Longsor Sumatera – Tim SAR Temukan Jasad di Pemakaman

Senin, 15 Desember 2025 - 06:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim evakuasi mencari korban hilang di kawasan bencana Sumatera. (Posnews/Ist)

Tim evakuasi mencari korban hilang di kawasan bencana Sumatera. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkap fakta baru terkait korban meninggal akibat banjir dan longsor di Sumatera.

Tim gabungan pencarian menemukan sejumlah jasad dari area pemakaman yang terdampak bencana.

“Banjir dan longsor merusak beberapa pemakaman. Tim pencarian kemudian menemukan jasad korban yang sebelumnya sudah meninggal,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam konferensi pers daring, Minggu (14/12/2025).

Abdul menjelaskan, pemerintah kabupaten telah melakukan identifikasi korban berdasarkan nama dan alamat.

Baca Juga :  Spanyol Boikot Militer AS: Tutup Ruang Udara dan Larang Penggunaan Pangkalan untuk Perang Iran

“Meskipun jumlah korban meninggal bertambah setiap hari, hasil verifikasi by name by address ini mempengaruhi total angka kematian di beberapa kabupaten dan kota,” tuturnya.

Selain itu, Abdul menuturkan, jumlah pengungsi terus menurun karena banyak warga pindah dari pos pengungsian ke rumah sanak saudara atau tetangga. “Mereka tetap berstatus pengungsi, hanya mengungsi mandiri di lokasi yang lebih aman,” jelasnya.

Data Terkini Korban Bencana Sumatera

  • Jumlah korban meninggal: 1.016 orang (Aceh 9 jiwa, Kabupaten Agam 1 jiwa, sebelumnya 1.006 jiwa)
  • Korban hilang: 212 orang
  • Jumlah pengungsi: 624.670 orang

BNPB menegaskan bahwa operasi pencarian dan penanganan darurat terus berlangsung, termasuk di wilayah-wilayah terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Tim gabungan dan pemerintah daerah bekerja maksimal untuk memastikan semua korban teridentifikasi, pengungsi aman, dan bantuan cepat tersalurkan,” pungkas Abdul. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04 WIB

Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga

INTERNASIONAL

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB