Pantura Terancam Banjir Rob, Pemudik Natal dan Tahun Baru Waspada Jalur Demak

Minggu, 21 Desember 2025 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perigee dan Bulan Purnama Picu Banjir Rob, BMKG Keluarkan Peringatan Dini. (Posnews/NET)

Perigee dan Bulan Purnama Picu Banjir Rob, BMKG Keluarkan Peringatan Dini. (Posnews/NET)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ancaman banjir rob membayangi arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026 di jalur Pantai Utara (Pantura).

Wilayah Demak disebut sebagai titik paling rawan yang bisa membuat perjalanan pemudik berantakan.

Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Faizal menegaskan, Pantura Demak menjadi momok serius saat rob datang. Jika air laut naik dan bertemu hujan deras, jalur utama pemudik itu berpotensi lumpuh total.

Baca Juga :  Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Padat, 285 Ribu Kendaraan Diprediksi Masuk Jabodetabek

Peringatan BMKG memperkuat kekhawatiran tersebut. Faizal menyebut badai siklon berpeluang memicu hujan lebat yang dapat memperparah banjir rob di kawasan pesisir utara Jawa.

Tak hanya Demak, ancaman serupa juga mengintai jalur Pantura dari Brebes hingga wilayah pesisir lainnya.

Polisi meminta pemudik tidak lengah dan terus memantau kondisi cuaca serta arus lalu lintas.

Baca Juga :  ETLE Drone dan Command Center Km 29 Siap Kendalikan Arus Lalu Lintas Nataru 2025

Menghadapi situasi darurat, Korlantas Polri menyiapkan skenario pengalihan arus. Jika Pantura terendam rob, polisi siap mengalihkan pemudik ke jalur selatan agar perjalanan tetap berjalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, polisi juga menyiapkan jalur alternatif terpisah untuk kendaraan besar dan kecil. Langkah ini diambil untuk mencegah kemacetan parah dan menghindari pemudik terjebak di jalur rob yang berbahaya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB