Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengendara motor mengenakan jas hujan saat melintas di tengah hujan di kawasan Jakarta dan sekitarnya.
(Posnews/Ist)

Pengendara motor mengenakan jas hujan saat melintas di tengah hujan di kawasan Jakarta dan sekitarnya. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Hujan deras masih mengguyur wilayah Jabodetabek dalam beberapa hari terakhir meski Indonesia mulai memasuki masa peralihan ke musim kemarau.

Kondisi cuaca ekstrem ini pun memicu banjir di sejumlah titik di Jakarta, Bekasi, Depok, hingga Tangerang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan hujan yang masih turun belakangan ini bukan berarti musim kemarau mundur.

BMKG menegaskan peralihan musim berlangsung bertahap dan tidak terjadi secara bersamaan di seluruh wilayah Indonesia.

Prakirawan Cuaca BMKG, Wahyu Argo, mengatakan sebagian wilayah Indonesia, termasuk Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur, diprediksi mulai memasuki musim kemarau pada periode Mei pekan kedua hingga pekan ketiga 2026.

“Curah hujan pada periode Mei hingga Oktober 2026 secara umum diprediksi berada pada kategori rendah hingga menengah,” kata Wahyu, Selasa (5/5/2026).

Baca Juga :  Ledakan Misterius di Pondok Aren, Polisi Periksa Pemilik dan Karyawan

BMKG Beberkan Pemicu Hujan Deras

Meski demikian, Wahyu menjelaskan hujan lokal masih berpotensi terjadi saat masa transisi menuju musim kemarau, terutama jika kondisi atmosfer mendukung pembentukan awan hujan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, hujan sedang hingga lebat di Jabodetabek dipicu kombinasi faktor atmosfer global, regional, hingga lokal.

BMKG mencatat aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO) fase 2 sedang aktif dan mendorong pertumbuhan awan hujan di wilayah barat Indonesia.

Selain itu, gelombang atmosfer seperti Rossby Ekuatorial, Kelvin, dan Mixed Rossby-Gravity juga ikut memperkuat potensi hujan di Pulau Jawa.

“Kondisi ini diperkuat kelembapan udara yang masih tinggi dan atmosfer yang labil sehingga awan hujan tumbuh cepat,” jelasnya.

Cuaca Panas Siang, Hujan Deras Sore

BMKG juga menyoroti pola cuaca ekstrem yang kerap terjadi belakangan ini, yakni panas terik pada siang hari lalu berubah menjadi hujan deras pada sore hingga malam.

Baca Juga :  KAI Daop 1 Jakarta Hentikan 19 KA Jarak Jauh di Jatinegara Saat Demo DPR

Menurut Wahyu, panas matahari sejak pagi memicu penguapan tinggi yang mempercepat pembentukan awan hujan.

Jika kelembapan udara tetap tinggi dan gangguan atmosfer masih aktif, hujan deras bisa turun dalam waktu singkat.

Namun, hujan ini tidak terjadi merata di semua wilayah karena sangat bergantung pada dinamika atmosfer harian.

Warga Diminta Tetap Waspada

BMKG mengimbau warga mewaspadai hujan lebat, angin kencang, genangan, dan banjir lokal selama masa peralihan musim.

Warga Jabodetabek juga diminta rutin memantau informasi cuaca terbaru melalui kanal resmi BMKG sebelum beraktivitas di luar rumah. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja
Pengendara Motor Dibegal di Bekasi, Pelaku Tendang Korban hingga Tersungkur

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB