Hari Ibu 2025, Puan Maharani Ajak Perempuan Jaga Lingkungan Demi Masa Depan Bangsa

Senin, 22 Desember 2025 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan pidato peringatan Hari Ibu 2025 dan mengajak perempuan Indonesia berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan. (Posnews/Ist)

Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan pidato peringatan Hari Ibu 2025 dan mengajak perempuan Indonesia berperan aktif menjaga kelestarian lingkungan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani mengajak perempuan Indonesia tampil di garda depan menjaga kelestarian lingkungan di momen memperingati Hari Ibu 22 Desember 2025.

Menurutnya, perempuan memegang peran strategis dalam memastikan keberlanjutan hidup dan masa depan generasi bangsa.

Puan menegaskan, Hari Ibu di Indonesia memiliki makna historis yang kuat dan tak sekadar seremoni tahunan.

Ia mengingatkan peringatan ini berakar dari Kongres Perempuan Indonesia Pertama di Yogyakarta pada 22–25 Desember 1928, yang menandai kebangkitan gerakan perempuan nasional.

“Artinya, Hari Ibu adalah simbol kebangkitan pergerakan perempuan Indonesia,” ujar Puan, Senin (22/12/2025).

Lebih lanjut, Puan menekankan perempuan bukan pelengkap pembangunan, melainkan aktor utama di berbagai sektor.

Karena itu, pelibatan perempuan bukan sebatas kebijakan afirmatif, melainkan bentuk penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia.

Baca Juga :  May Day 2026 di Monas, 200 Ribu Buruh Hadir - Prabowo Dijadwalkan Pidato

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isu Keberlanjutan Jadi Sorotan

Sejalan dengan tema Hari Ibu 2025, Perempuan Berdaya dan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045, Puan menilai peran perempuan kian krusial di tengah tantangan keberlanjutan global.

Ia menegaskan, isu keberlanjutan tidak hanya menyangkut lingkungan, tetapi juga kesenjangan sosial, ketimpangan ekonomi, dan kualitas hidup generasi mendatang.

“Keberlanjutan berarti memastikan cucu cicit kita masih bisa menikmati keindahan alam Indonesia,” tegasnya.

Perempuan sebagai Ibu Bumi

Dalam pandangannya, Puan menyebut perempuan sebagai Mothers of the Earth atau Ibu Bumi. Kedekatan perempuan dengan sumber kehidupan menjadikan mereka kunci dalam menjaga alam dan masa depan generasi berikutnya.

“Perempuan berada di garis depan dalam merawat dan membesarkan generasi penerus,” katanya.

Karena itu, Puan menilai perspektif perempuan wajib hadir dalam perumusan kebijakan publik.

Baca Juga :  Sulap Baju Lama, Sebuah Fenomena Upcycling

Ia menegaskan, sudut pandang perempuan bukan untuk menggantikan laki-laki, melainkan melengkapi agar kebijakan lebih adil dan menyentuh kebutuhan hampir separuh penduduk Indonesia.

Dorong Perempuan Ambil Keputusan

Puan juga menekankan suara perempuan kini tak boleh lagi diabaikan. Ia mendorong lebih banyak perempuan terlibat dalam pengambilan keputusan strategis, mulai dari tata ruang, kehutanan, energi, hingga pengelolaan air.

“Kita butuh lebih banyak perempuan sebagai pengambil keputusan yang bisa menjaga alam dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan gagasan besar tak berarti tanpa aksi nyata. Menurutnya, perubahan hanya terwujud jika ide besar diikuti langkah konkret.

Menutup pernyataannya, Puan mengajak perempuan menjadikan Hari Ibu sebagai momentum perjuangan berkelanjutan.

“Ketika perempuan terlibat, alam terjaga. Saat perempuan ikut memutuskan, masa depan ikut diselamatkan,” pungkasnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB