Teror KKB di Yahukimo, Warga Pendatang Tewas Dibacok – Satu Korban Kritis di Dekai

Jumat, 26 Desember 2025 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

KKB mengamuk di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan warga sipil jadi korban. (Posnews/Ist)

KKB mengamuk di Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan warga sipil jadi korban. (Posnews/Ist)

PAPUA, POSNEWS.CO.ID – Teror berdarah mengguncang Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Dalam rentang Kamis malam hingga Jumat pagi, 25–26 Desember 2025, dua warga sipil pendatang menjadi korban penganiayaan brutal.

Satu orang tewas mengenaskan, sementara satu korban lainnya kritis dan masih dirawat intensif.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengungkapkan insiden pertama terjadi Kamis (25/12/2025) sekitar pukul 20.45 WIT di Jalan Sosial Matoa, Distrik Dekai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban bernama Ramli S (51) ditemukan tewas di lokasi dengan luka bacok parah di leher.

“Korban diserang lima orang tak dikenal menggunakan senjata tajam. Luka bacok di leher menyebabkan korban meninggal di tempat,” tegas Faizal.

Selain luka fatal, korban juga mengalami bacokan di tangan dan pergelangan kiri. Saksi menyebut, sebelum kejadian korban sempat meminta air minum.

Baca Juga :  OTT KPK di Banten–Jakarta: 9 Orang Dicokok, Rp900 Juta Uang Tunai Disita

Tak lama berselang, korban ditemukan tergeletak bersimbah darah, sementara pelaku kabur.

Merespons cepat laporan warga, personel Polres Yahukimo, Brimob BKO, dan Satgas Damai Cartenz langsung mengamankan TKP, melakukan olah tempat kejadian, dan mengevakuasi korban ke RSUD Dekai.

Insiden Kedua di Sebuah Bengkel

Selanjutnya, insiden kedua terjadi Jumat (26/12/2025) sekitar pukul 09.00 WIT di sebuah bengkel motor di Jalan Papua, Distrik Dekai.

Korban bernama Ardi (45) diserang orang tak dikenal menggunakan senjata tajam.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2025, Kombes Pol Adarma Sinaga, menyebut korban mengalami luka serius di leher belakang dan tangan kanan.

“Korban masih sadar dan sempat mengatakan dirinya ditikam sebelum dievakuasi ke RSUD Dekai. Saat ini kondisinya kritis dan dirawat intensif,” ujar Adarma.

Baca Juga :  Jejak KKB Yahukimo Diburu, 133 Anak Panah hingga Senapan Angin Disita

Atas dua kejadian tersebut, aparat gabungan meningkatkan pengamanan. Polisi dan Satgas Damai Cartenz menggelar patroli bersenjata, razia titik rawan, serta pendalaman penyelidikan.

Aparat menduga kuat dua serangan ini saling berkaitan dan mengarah pada aksi Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo.

“Kami memburu para pelaku hingga tertangkap. Negara tidak boleh kalah. Keamanan warga adalah prioritas utama,” tegas Kombes Adarma.

Aksi kekerasan ini menuai kecaman luas karena terjadi saat masyarakat merayakan Hari Raya Natal. Serangan terhadap warga sipil dinilai sebagai tindakan biadab yang mencederai nilai kemanusiaan, toleransi, dan ajaran agama.

Aparat keamanan mengimbau warga tetap tenang, waspada, dan segera melapor jika mengetahui informasi terkait pelaku maupun jaringan teror bersenjata di wilayah Yahukimo.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal
Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung
Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa
Sabu, Ganja, dan 30 CD Porno Ditemukan di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
Majalengka Perkuat Benteng Antinarkoba, Pemkab dan BNN Bergerak Lindungi Generasi Muda
Hendak Azan, Marbut Masjid di Purwakarta Diduga Dihabisi dengan Senjata Tajam

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Satu Senjata Api di Sekolah Pondok Pinang Ternyata Milik Pria yang Sudah Meninggal

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:53 WIB

Pria di Depok Nyaris Tewas, Leher Disayat Cutter Saat Tutup Warung

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:27 WIB

Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa

Berita Terbaru

Kelompok pemberontak Houthi melancarkan serangan rudal dan drone di Marib serta Hadramaut yang menewaskan puluhan prajurit pemerintah Yaman. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agu 2026 - 11:07 WIB

PM Kanada Mark Carney menyebut perundingan dagang dengan AS semakin sengit usai Donald Trump mengancam kenaikan tarif 50 persen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agu 2026 - 09:01 WIB

Presiden Donald Trump menandatangani dua perintah eksekutif untuk membatasi hak kewarganegaraan berdasarkan tempat lahir usai Mahkamah Agung menolak kebijakan sebelumnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agu 2026 - 07:00 WIB