ART Curi Perhiasan dan Culik Balita Majikan, Niat Minta Tebusan Rp10 Juta

Rabu, 7 Januari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan ART pelaku penculikan balita di Serang, Banten. (Posnews/Ist)

Polisi mengamankan ART pelaku penculikan balita di Serang, Banten. (Posnews/Ist)

SERANG, POSNEWS.CO.ID – Kasus penculikan balita mengguncang Kabupaten Serang, Banten. Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial YY (24) nekat menculik anak majikannya yang masih berusia 1 tahun pada Senin, 5 Januari 2026.

Namun demikian, Polres Serang bergerak cepat. Kurang dari 24 jam, polisi berhasil menangkap pelaku sekaligus menyelamatkan korban di wilayah Cikupa, Kabupaten Tangerang.

Kapolres Serang AKBP Condro Sasongko menegaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan orang tua korban.

“Begitu menerima laporan, anggota langsung melakukan penyelidikan. Dalam waktu kurang dari 24 jam, pelaku dan korban berhasil kami amankan,” ujar Condro, Rabu (7/1/2026).

Peristiwa penculikan itu terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Saat pulang kerja, orang tua korban tidak menemukan anak dan ART di rumah. Selanjutnya, mereka memeriksa rekaman CCTV.

Baca Juga :  Ledakan Pipa Gas PT TGI di Riau Semburkan Api 15 Meter, Arus Lalu Lintas Ditutup

Dari rekaman tersebut, terlihat pelaku membawa balita menggunakan ojek daring. Terkejut melihat kejadian itu, Ahmad Yusuf (30) bersama istrinya langsung melapor ke Polsek Cikande.

“Orang tua korban sempat menghubungi nomor pelaku, namun tidak aktif. Karena khawatir, mereka langsung melapor ke polisi,” jelas Condro.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan penelusuran, polisi melacak jejak pelaku hingga wilayah Cibadak, Tangerang. YY, yang diketahui warga Lampung, akhirnya ditangkap pada Selasa, 6 Januari 2026, sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Lebat dan Cuaca Ekstrem di Jabodetabek 19–21 Oktober 2025

Dalam pemeriksaan, YY mengaku terlilit utang dan berniat meminta tebusan Rp10 juta kepada orang tua korban untuk melunasi kewajibannya.

“Rencana meminta tebusan belum sempat disampaikan karena pelaku lebih dulu kami amankan,” tegas Condro.

Tak hanya itu, pelaku juga mencuri perhiasan emas milik istri majikannya. Perhiasan tersebut dijual seharga Rp450 ribu dan digunakan untuk bertahan hidup selama pelarian.

Sementara itu, Kapolsek Cikande AKP Tatang memastikan kondisi korban dalam keadaan selamat.

“Korban sudah kami kembalikan kepada orang tuanya. Pelaku selanjutnya kami serahkan ke Unit PPA Polres Serang untuk proses hukum,” tandasnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB