Kemenhut Klarifikasi Isu Penggeledahan, Sebut Penyidik Kejagung Cek Data Lama

Kamis, 8 Januari 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kementerian Kehutanan di Jakarta Pusat. (Posnews/Kemenhut)

Kantor Kementerian Kehutanan di Jakarta Pusat. (Posnews/Kemenhut)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) buka suara soal kedatangan penyidik Kejaksaan Agung ke kantor Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan.

Kemenhut menegaskan, aparat Kejagung tidak melakukan penggeledahan, melainkan hanya mencocokkan data, pada Rabu (7/1/2026).

Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi, memastikan kehadiran penyidik Kejagung murni untuk kebutuhan klarifikasi data lama.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, penyidik Kejagung mencocokkan data terkait perubahan fungsi kawasan hutan, khususnya hutan lindung di sejumlah daerah, yang terjadi pada periode sebelumnya, bukan pada era Kabinet Merah Putih saat ini.

“Penyidik Kejaksaan Agung datang untuk melakukan pencocokan data perubahan fungsi kawasan hutan di masa lalu. Kegiatan ini tidak terkait dengan periode pemerintahan saat ini,” ujar Ristianto dikutip Kamis (8/1/2026).

Baca Juga :  Mobil Tabrak Tenda Maulid di Kembangan, Dua Orang Terluka Parah

Lebih lanjut, Ristianto menegaskan proses tersebut merupakan bagian dari penegakan hukum yang transparan dan akuntabel. Karena itu, Kemenhut memilih bersikap terbuka dan kooperatif.

Kemenhut Tegaskan Siap Buka Data

Selama kegiatan berlangsung, Ristianto memastikan seluruh proses berjalan tertib, kondusif, dan tanpa hambatan.

Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan, kata dia, siap memberikan seluruh data yang dibutuhkan aparat penegak hukum sesuai aturan berlaku.

“Kegiatan yang berlangsung adalah pencocokan data, bukan penggeledahan. Seluruh proses berjalan tertib dan kooperatif.

Kami siap mendukung penegakan hukum dengan menyediakan data yang diperlukan,” tegasnya.

Baca Juga :  Prabowo: 10 Ribu Puskesmas Tak Pernah Diperbaiki 30 Tahun, Dana Sitaan Koruptor Dipakai Renovasi

Tak hanya itu, Kemenhut juga mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung yang dinilai berkomitmen memperkuat tata kelola kehutanan (forest governance) di Indonesia.

Ristianto menilai sinergi antara kementerian dan aparat penegak hukum menjadi kunci penting agar pengelolaan hutan berjalan transparan, berkeadilan, dan berkelanjutan.

“Kementerian Kehutanan mendukung penuh langkah Kejaksaan Agung dalam penguatan tata kelola kehutanan demi kepentingan bangsa dan generasi mendatang,” tandasnya.

Sementara itu, secara terpisah, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengaku belum menerima laporan detail terkait kegiatan penyelidik Kejagung di Kemenhut.

“Belum ada info,” ujar Anang singkat.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan
Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM
Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan
Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam
Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!
KPK Gali Aliran Suap Lahan Bogor, Dirut Anak Usaha Summarecon Dipanggil
Awas Cuaca Ekstrem! Bibit Siklon 91B Ancam Sejumlah Wilayah, Cek Daerahmu
Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Poliran, Program Kapolri Bantu Pengangguran Mendapat Pekerjaan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:35 WIB

Heboh Teh Kemasan Karton Berbusa Saat Demo, Ini Langkah Tegas BPOM

Jumat, 30 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Keren! Model Moderasi Beragama Indonesia Pikat Inggris, Australia, hingga Pakistan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:50 WIB

Aset Pelaku Kejahatan Siber Disikat, Kapolri Pastikan Miskinkan Bandar TPPO & Scam

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:32 WIB

Salib Merah Politik, Jangan Ulangi Sejarah Gelap ‘Perang Salib’: Kalian Jahat Betul !!!

Berita Terbaru

ASUS meluncurkan kartu grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT edisi spesial Onimusha. Simak spesifikasi RDNA 4, desain Oni Gauntlet. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Rilis Kartu Grafis TUF Gaming Radeon RX 9070 XT

Sabtu, 31 Okt 2026 - 15:50 WIB

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di PS Store dan Steam akibat masalah keamanan PHP. Simak ulasan perbaikan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Matikan Server dan Hentikan Penjualan Street Fighter V

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:41 WIB

Raffi Ahmad dan Willie Salim menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

JABODETABEK

Mahasiswa Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda? Ini Faktanya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:10 WIB