KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 September 2026 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Operasi senyap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Jabodetabek menggemparkan lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

KPK mengamankan 17 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Senin (14/9/2026).

Kasus tersebut diduga berkaitan dengan proses pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor serta dugaan penerimaan lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya mengamankan sejumlah pejabat pertanahan, KPK juga menyita uang dalam pecahan rupiah dan valuta asing. Nilainya sementara ditaksir mencapai ratusan miliar rupiah dan masih dalam proses penghitungan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan tim melakukan penyelidikan tertutup di wilayah Jabodetabek sebelum mengamankan para pihak tersebut.

“Peristiwa tertangkap tangan ini diduga terkait dengan proses pengurusan HGB di wilayah Kabupaten Bogor dan juga terkait dengan adanya dugaan penerimaan-penerimaan lainnya,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Senin (14/9/2026).

Nama Summarecon Mencuat

Dalam perkara tersebut, nama pengembang Summarecon turut disebut KPK.

Budi mengatakan dugaan perkara pengurusan HGB yang tengah didalami berlangsung di Kabupaten Bogor dan berkaitan dengan pihak perusahaan swasta yang bergerak di sektor properti.

Baca Juga :  Sopir Travel di Rokan Hulu Nyaris Tewas Ditikam Perampok, Polisi Tangkap Satu Pelaku

“Di wilayah Kabupaten Bogor, ini pihaknya yaitu Summarecon,” ujar Budi.

Namun, KPK belum membeberkan secara rinci posisi maupun peran masing-masing pihak yang diamankan. Lembaga antirasuah masih melakukan pemeriksaan untuk mengungkap konstruksi perkara.

Karena itu, keterkaitan nama perusahaan maupun individu yang diamankan dalam OTT tersebut masih harus dibuktikan melalui proses hukum.

Dirjen ATR/BPN hingga Kepala Kantah Diamankan

Dari 17 orang yang diamankan, terdapat sejumlah pejabat penting di lingkungan ATR/BPN.

Mereka antara lain Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR) ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, serta Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Tardi.

Selain itu, KPK juga mengamankan sejumlah pihak lain dari unsur swasta dan pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Penangkapan pejabat pertanahan ini membuat OTT tersebut menjadi sorotan karena menyentuh proses pelayanan dan pengurusan hak atas tanah.

Politikus Golkar dan Eks Bupati Kebumen Ikut Diamankan

Perkara ini semakin menyita perhatian setelah KPK membenarkan ikut mengamankan politikus Golkar Fahd A Rafiq.

Budi mengatakan Fahd telah berada di Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan. Namun, KPK belum mengungkap peran Fahd dalam perkara tersebut.

Selain Fahd, KPK juga membenarkan mengamankan mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.

Baca Juga :  Update Korban Bencana Sumatra Bertambah, BNPB Catat 1.167 Tewas dan 165 Hilang

Keduanya masih menjalani pemeriksaan bersama belasan orang lainnya. KPK belum menetapkan status hukum mereka sebagai tersangka pada tahap tersebut.

Uang Ratusan Miliar Jadi Sorotan

Selain jumlah pihak yang diamankan, barang bukti berupa uang dalam jumlah besar menjadi bagian penting dalam OTT tersebut.

KPK menyebut uang yang diamankan terdiri dari rupiah dan valuta asing. Barang bukti tersebut ditemukan dalam sejumlah koper, kardus, dan boks.

Nilainya belum diumumkan secara final karena tim KPK masih melakukan penghitungan. Namun, estimasi sementara menyebut nilainya mencapai ratusan miliar rupiah.

Temuan tersebut kini menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap aliran uang dan kaitannya dengan dugaan pengurusan HGB di Kabupaten Bogor.

KPK Punya Waktu 1×24 Jam

Budi menegaskan seluruh pihak yang diamankan masih berstatus terperiksa.

KPK selanjutnya akan melakukan ekspose atau gelar perkara untuk menentukan apakah terdapat peristiwa pidana yang cukup untuk dinaikkan ke tahap penyidikan.

“Kemudian nanti digelar perkara, nanti akan diputuskan apakah kemudian ditemukan peristiwa tindak pidananya untuk kemudian naik ke tahap penyidikan atau seperti apa,” ujar Budi.

Sesuai ketentuan, KPK memiliki waktu 1×24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV
Kasus Iklan BJB: KPK Cek Transaksi Rekening Eks Aspri Ridwan Kamil
Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut
Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak
Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang
BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

129 Korban KM Virgo Masih Hilang, KRI Canopus Kerahkan Drone dan ROV

Selasa, 15 September 2026 - 05:40 WIB

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Senin, 14 September 2026 - 06:21 WIB

Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Menhub Perintahkan Pencarian Korban Dikebut

Minggu, 13 September 2026 - 21:17 WIB

Menag Nasaruddin: Semakin Dekat Al-Qur’an, Semakin Mulia Akhlak

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB