SERANG, POSNEWS.CO.ID – Banjir parah melanda Kota Serang, Banten, dan merendam 1.579 rumah di enam kecamatan. Dampaknya, 501 warga terpaksa mengungsi ke lokasi aman setelah air naik hingga 120 sentimeter.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat, banjir dipicu cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu (11/1/2026).
Genangan air bervariasi, mulai dari 30 hingga 120 sentimeter, dan mengganggu aktivitas ribuan warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan menyebut, banjir berdampak pada 6.105 jiwa dari 1.658 kepala keluarga (KK).
Dari jumlah itu, 501 jiwa harus mengungsi karena rumah mereka terendam cukup tinggi.
“Genangan tersebar di enam kecamatan, yakni Curug, Cipocok Jaya, Serang, Kasemen, Walantaka, dan Taktakan,” ujar Diat, Selasa (13/1/2026).
Kasemen Terparah, Air Capai 120 Cm
Menurut BPBD, wilayah terparah berada di Lingkungan Tanggul Jaya, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Di lokasi tersebut, ketinggian air mencapai 120 sentimeter dan memaksa 167 warga mengungsi.
Selain itu, pengungsian juga terjadi di Lingkungan Gelam Timur, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya dengan 200 pengungsi, serta di Kelurahan Panancangan yang menampung 50 jiwa.
Sebagai langkah darurat, BPBD Kota Serang mendirikan tenda pengungsian, terutama di wilayah terdampak parah seperti Tanggul Jaya.
Petugas juga menyalurkan bantuan dan melakukan asesmen lanjutan.
Tak hanya banjir, cuaca ekstrem turut memicu sembilan kejadian pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan dan merusak bangunan.
Selain itu, 15 rumah dilaporkan rusak ringan hingga sedang akibat angin kencang.
Meski kondisi cuaca terpantau cerah berawan pada Selasa siang, BPBD tetap menyiagakan personel untuk evakuasi dan pembersihan wilayah terdampak.
“Kami mengimbau warga tetap waspada terhadap perubahan cuaca, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor,” tegas Diat.
BPBD memastikan pemantauan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar aman dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing.
Penulis : Hadwan
Editor : Hadwan





















