Banjir Kota Serang Rendam 1.579 Rumah, 501 Warga Mengungsi – Air Capai 120 Cm

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Enam Kecamatan Terendam, Ratusan Warga Serang Mengungsi. (Posnews/Ist)

Enam Kecamatan Terendam, Ratusan Warga Serang Mengungsi. (Posnews/Ist)

SERANG, POSNEWS.CO.ID – Banjir parah melanda Kota Serang, Banten, dan merendam 1.579 rumah di enam kecamatan. Dampaknya, 501 warga terpaksa mengungsi ke lokasi aman setelah air naik hingga 120 sentimeter.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang mencatat, banjir dipicu cuaca ekstrem yang mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu (11/1/2026).

Genangan air bervariasi, mulai dari 30 hingga 120 sentimeter, dan mengganggu aktivitas ribuan warga.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pelaksana BPBD Kota Serang Diat Hermawan menyebut, banjir berdampak pada 6.105 jiwa dari 1.658 kepala keluarga (KK).

Dari jumlah itu, 501 jiwa harus mengungsi karena rumah mereka terendam cukup tinggi.

Baca Juga :  Bos Olimpiade LA 2028 Casey Wasserman Didesak Mundur

“Genangan tersebar di enam kecamatan, yakni Curug, Cipocok Jaya, Serang, Kasemen, Walantaka, dan Taktakan,” ujar Diat, Selasa (13/1/2026).

Kasemen Terparah, Air Capai 120 Cm

Menurut BPBD, wilayah terparah berada di Lingkungan Tanggul Jaya, Kelurahan Margaluyu, Kecamatan Kasemen.

Di lokasi tersebut, ketinggian air mencapai 120 sentimeter dan memaksa 167 warga mengungsi.

Selain itu, pengungsian juga terjadi di Lingkungan Gelam Timur, Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya dengan 200 pengungsi, serta di Kelurahan Panancangan yang menampung 50 jiwa.

Sebagai langkah darurat, BPBD Kota Serang mendirikan tenda pengungsian, terutama di wilayah terdampak parah seperti Tanggul Jaya.

Baca Juga :  Update Bencana Maut Sumatera: 770 Tewas, 463 Hilang - Polri All Out Evakuasi dan Kirim Bantuan

Petugas juga menyalurkan bantuan dan melakukan asesmen lanjutan.

Tak hanya banjir, cuaca ekstrem turut memicu sembilan kejadian pohon tumbang yang sempat menutup akses jalan dan merusak bangunan.

Selain itu, 15 rumah dilaporkan rusak ringan hingga sedang akibat angin kencang.

Meski kondisi cuaca terpantau cerah berawan pada Selasa siang, BPBD tetap menyiagakan personel untuk evakuasi dan pembersihan wilayah terdampak.

“Kami mengimbau warga tetap waspada terhadap perubahan cuaca, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir dan longsor,” tegas Diat.

BPBD memastikan pemantauan terus dilakukan hingga kondisi benar-benar aman dan warga dapat kembali ke rumah masing-masing.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

15 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, Sopir Truk Patah Kaki
Longboat Kabur ke PNG, 200 Butir Amunisi Dibuang ke Laut dan Berhasil Diamankan
Koper Dibuka, 5 Kg Sabu Ditemukan! Marcel Diduga Hendak Kirim ke Palembang
Ajakan Seks Rp300 Ribu Ditolak, Pria di Labura Tewas Ditebas Celurit 5 Kali
Mayat Terborgol di Rumah Kosong Kendal, Kepala Donna Dihantam Benda Tumpul
Ledakan Pakuwon City Surabaya, 5 Orang Terluka dan 20 Ruko Rusak
Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung Tewas Usai Serang Polisi
Satu Keluarga di Tulang Bawang Ditemukan Tewas, Polisi Kejar Terduga Pelaku

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:47 WIB

15 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang, Sopir Truk Patah Kaki

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:18 WIB

Longboat Kabur ke PNG, 200 Butir Amunisi Dibuang ke Laut dan Berhasil Diamankan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:07 WIB

Koper Dibuka, 5 Kg Sabu Ditemukan! Marcel Diduga Hendak Kirim ke Palembang

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Ajakan Seks Rp300 Ribu Ditolak, Pria di Labura Tewas Ditebas Celurit 5 Kali

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Mayat Terborgol di Rumah Kosong Kendal, Kepala Donna Dihantam Benda Tumpul

Berita Terbaru

Henri B Kagan dan Kenso Soai meraih Hadiah Nobel Kimia atas penemuan autokatalisis dan efek non-linear. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Henri B Kagan dan Kenso Soai Memenangi Hadiah Nobel Kimia

Rabu, 7 Okt 2026 - 20:04 WIB