Polisi Kerahkan 1.683 Personel Jaga Demo Buruh dan Ojol di Jakarta – Tuntut Revisi UMP 2026

Kamis, 15 Januari 2026 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Ribuan personel polisi siaga kawal demo buruh di Gedung DPR RI. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Ribuan personel polisi siaga kawal demo buruh di Gedung DPR RI. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi mengerahkan ribuan personel untuk mengamankan aksi demonstrasi buruh dan ojek online (ojol) yang digelar hari ini, Kamis (15/1/2026).

Aparat fokus mengawal aksi KSPI dan Partai Buruh di Gedung DPR RI serta unjuk rasa Koalisi Ojol Nasional di kawasan Silang Selatan Monas.

Untuk pengamanan di DPR RI hingga Kementerian Ketenagakerjaan, Polres Metro Jakarta Pusat menurunkan 685 personel gabungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, aparat juga memperketat pengamanan di Silang Selatan Monas dengan mengerahkan 998 personel guna menjaga jalannya aksi ojol.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri menyebutkan, total 1.683 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres, dan Polsek siap memberikan pelayanan pengamanan.

Baca Juga :  Melampaui Positivisme: Mengenal Post-Positivisme dan Kritik Teori Kritis

“Total pelayanan aksi unjuk rasa 1.683 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres, dan Polsek jajaran,” ujar Erlyn, Kamis (15/1/2026).

Polisi Kedepankan Pendekatan Humanis

Selain menjaga keamanan, kepolisian mengedepankan pendekatan humanis selama pengamanan berlangsung. Polisi menegaskan kehadiran aparat untuk melayani dan melindungi peserta aksi yang menyampaikan aspirasi.

“Kami hadir untuk melayani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan aspirasinya,” tegas Erlyn.

Namun demikian, polisi mengingatkan peserta aksi agar menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi tindakan yang berujung anarkis.

Aparat menegaskan larangan membakar ban, merusak fasilitas umum, atau melawan petugas demi menjaga kenyamanan masyarakat.

Demo Dimulai 10.30 WIB, Buruh Bawa Empat Tuntutan

Aksi demonstrasi buruh dijadwalkan mulai pukul 10.30 WIB. KSPI dan Partai Buruh membawa empat tuntutan utama yang berfokus pada isu upah dan regulasi ketenagakerjaan.

Baca Juga :  Patroli Humanis Satgas Damai Cartenz Sentuh Warga Kampung Apom Papua Pegunungan

Buruh mendesak revisi UMP DKI Jakarta 2026 menjadi 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) atau sekitar Rp5,89 juta per bulan.

Selain itu, mereka juga menuntut penerapan Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) sebesar 5 persen di atas KHL.

Tak hanya itu, massa buruh meminta revisi SK Gubernur Jawa Barat terkait penetapan UMSK di 19 kabupaten/kota, agar dikembalikan sesuai rekomendasi bupati dan wali kota.

Selain isu ketenagakerjaan, buruh juga mendesak DPR RI segera mengesahkan RUU Ketenagakerjaan yang baru.

Bahkan, isu politik ikut mencuat dalam aksi ini, yakni penolakan terhadap pilkada melalui DPRD yang dinilai mencederai demokrasi dan merugikan rakyat, khususnya kaum buruh.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar
Polsek Koja Gelar Nobar Piala Dunia, Polisi dan Warga Bersorak Bersama
Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia
Presiden Jerman Kunjungi Jakarta, Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Sementara
KJP 2 Pelaku Bullying Bocah Autis Kesetrum Tiang Listrik Dicabut, Satu Ditahan
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Jaksel hingga Bogor Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 17:59 WIB

Tragedi Pesawat Terjun Payung di Missouri: 12 Tewas Setelah Pesawat Jatuh dan Terbakar

Senin, 15 Juni 2026 - 15:32 WIB

Polsek Koja Gelar Nobar Piala Dunia, Polisi dan Warga Bersorak Bersama

Senin, 15 Juni 2026 - 08:35 WIB

Samurai Blue Tahan Imbang Belanda di Piala Dunia

Senin, 15 Juni 2026 - 07:05 WIB

Presiden Jerman Kunjungi Jakarta, Ini 10 Ruas Jalan yang Ditutup Sementara

Senin, 15 Juni 2026 - 06:52 WIB

KJP 2 Pelaku Bullying Bocah Autis Kesetrum Tiang Listrik Dicabut, Satu Ditahan

Berita Terbaru