Bawa Koper dari Bandara, 2 WNA Ternyata Produksi Vape Narkoba di Jaksel – Ini Kronologinya

Jumat, 16 Januari 2026 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BNN menunjukkan barang bukti vape liquid narkoba etomidate hasil penggerebekan apartemen di Jakarta Selatan. (Posnews/BNN)

Petugas BNN menunjukkan barang bukti vape liquid narkoba etomidate hasil penggerebekan apartemen di Jakarta Selatan. (Posnews/BNN)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Narkotika Nasional (BNN) membongkar praktik haram produksi vape berisi liquid narkoba jenis etomidate di apartemen kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

Dalam penggerebekan itu, petugas mencokok dua warga negara asing (WNA) berinisial MK dan TKG yang diduga kuat sebagai pelaku.

Kasus ini terendus setelah TKG kedapatan membawa koper besar dari Bandara Soekarno-Hatta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas BNN bersama Bea Cukai lalu membayangi pergerakan tersangka sejak turun dari pesawat rute Kuala Lumpur–Jakarta hingga akhirnya digerebek di apartemen.

“Yang kami ikuti ini berasal dari bandara, penerbangan Kuala Lumpur ke Cengkareng,” ujar Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Pemberantasan BNN RI Brigjen Aldrin Hutabarat, Jumat (16/1/2026).

Setelah penyelidikan selama sepekan, petugas mengikuti TKG menuju sebuah apartemen di Jaksel pada Kamis (15/1) pukul 16.20 WIB.

Di lokasi itu, TKG bertemu MK yang telah lebih dulu menempati unit apartemen sejak Selasa (13/1).

Baca Juga :  Kampung Muara Bahari Jadi Kampung Harapan Bersinar, BNN Hadirkan Pemulihan Terpadu

Petugas kemudian menggeledah kamar apartemen tersebut. Dari dalam koper, BNN menemukan 3.000 cartridge vape, yang dikemas dalam enam plastik berisi masing-masing 500 cartridge.

“Kami temukan cartridge vape electric sebanyak 3.000 buah,” jelas Aldrin.

Selain itu, petugas menyita uang tunai Rp 6,3 juta, 301 ringgit Malaysia, dan dua ponsel dari TKG. Dari MK, BNN mengamankan Rp 3,5 juta dan 117 ringgit Malaysia.

Jaringan Internasional

Dari hasil pemeriksaan ponsel tersangka, BNN menemukan fakta bahwa kedua WNA itu bekerja atas perintah seorang bos berinisial A yang berada di luar negeri.

BNN memastikan kasus ini merupakan jaringan narkoba internasional.

“Semua ini atas perintah bos berinisial A. Baik bahan cair maupun cartridge berasal dari luar negeri,” tegas Aldrin.

BNN juga menemukan jeriken berisi 4.919,5 mililiter cairan etomidate. Petugas mengambil sampel 10 mililiter untuk diuji di Puslab BNN Lido.

Baca Juga :  Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu

Hasil interogasi mengungkap, pelaku menyuntikkan 1,5 hingga 2 mililiter etomidate ke setiap cartridge vape. Satu cartridge diketahui bisa dikonsumsi 3–5 orang.

Dengan total 3.000 cartridge, operasi ini disebut menyelamatkan sekitar 15.000 jiwa dari bahaya narkoba.

Di pasaran, satu vape berisi narkoba itu dijual hingga Rp 6 juta. Jika dikalkulasikan, omzet jaringan ini mencapai Rp 18 miliar.

“Kalau dikalikan, omzetnya bisa tembus Rp 18 miliar,” ungkap Aldrin.

Ancaman Hukuman Mati

Kedua WNA itu dijerat UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto UU KUHP terbaru. Mereka terancam pidana mati, penjara seumur hidup, atau hukuman minimal 5 tahun hingga 20 tahun penjara.

Sementara itu, Kepala BNN Komjen Suyudi menegaskan pemberantasan narkoba merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Ia menekankan narkoba bukan sekadar kejahatan, tetapi isu kemanusiaan.

“Narkoba adalah masalah kemanusiaan. Pengguna adalah korban yang harus diselamatkan dan direhabilitasi,” tegasnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Duka Gulkarmat DKI, Petugas Pemadam Tutup Usia Saat Operasi Kebakaran Sampah
Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi
BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini
Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta
Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk
Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike
Polisi Dalami Jejak Digital Sutrimo yang Tewas di Klinik Kebayoran Baru
769 Kasus Terungkap, Kriminalitas Jakarta Masih Mengkhawatirkan

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Duka Gulkarmat DKI, Petugas Pemadam Tutup Usia Saat Operasi Kebakaran Sampah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:36 WIB

BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:43 WIB

Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk

Berita Terbaru

Dell resmi merilis trio laptop gaming Alienware terbaru yang mengusung chipset Intel Core Ultra 9 dan kartu grafis hingga Nvidia GeForce RTX 5090. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Dell Rilis Trio Alienware 16X Aurora, Area-51 16, dan Area-51

Minggu, 2 Agu 2026 - 15:12 WIB

Langkah taktis raksasa teknologi. Apple menunjuk Samsung Display sebagai pemasok tunggal panel OLED touchscreen untuk MacBook OLED dan iPhone Ultra. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Apple Tunjuk Samsung Display Garap Panel MacBook OLED

Minggu, 2 Agu 2026 - 14:06 WIB

Inovasi gawai modular dua fungsi. HoverAir merilis konsep Versa yang menggabungkan kamera gimbal genggam dan drone terbang pintar dalam satu perangkat. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HoverAir Memperkenalkan Perangkat Modular Versa

Minggu, 2 Agu 2026 - 13:00 WIB

Peta baru industri hiburan interaktif. Krisis memori RAM global, kebijakan tarif impor, serta inflasi mengakhiri era konsol gaming murah 500 dolar AS secara permanen. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Krisis Memori dan Tarif Global Dorong Harga Gawai Gaming

Minggu, 2 Agu 2026 - 12:00 WIB