Kemenhaj Siapkan Kawal Haji sebagai Pusat Aduan dan Klarifikasi Isu Haji 2026

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jalur Udara Timur Tengah Ditutup, Pemerintah Bentuk Tiga Tim Dampingi Jemaah Umrah. (Posnews/Ist)

Jalur Udara Timur Tengah Ditutup, Pemerintah Bentuk Tiga Tim Dampingi Jemaah Umrah. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) optimalkan kanal Kawal Haji sebagai pusat pengaduan jamaah dan masyarakat selama haji 2026.

Juru Bicara Kemenhaj, Ichsan Marsha, menegaskan kanal ini penting untuk menampung keluhan yang sering beredar di media sosial tanpa penanganan jelas.

“Kawal Haji Insya Allah jadi pusat pengaduan semua dinamika haji, termasuk isu viral di media sosial,” ujar Ichsan, Jumat (16/1/2026) di Asrama Haji Pondok Gede.

Dengan kanal ini, masalah jamaah seperti akomodasi, katering, dan transportasi dapat segera direspons petugas.

Kanal ini juga berfungsi sebagai sarana klarifikasi, sehingga isu viral bisa diluruskan faktanya.

“Daripada isu liar jadi bola salju, masyarakat lebih baik lapor ke kanal resmi. Cara ini jauh lebih efektif,” jelas Ichsan.

Pengalaman sebelumnya membuktikan Kawal Haji efektif menyelesaikan dinamika pelayanan dan keberadaan jamaah di Tanah Suci.

Baca Juga :  Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan - Waspada Perubahan Ekstrem

Kemenhaj mendorong media mengedukasi jamaah agar menggunakan jalur resmi saat mengadu.

Ichsan menekankan jamaah harus cermat, bijak, dan lapor dulu, jangan langsung viralkan isu.

Dengan mengoptimalkan kanal ini, Kemenhaj menargetkan haji 2026 lebih tenang dan profesional, sehingga masalah teknis diselesaikan internal tanpa mengganggu ibadah. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Kematian Sutrimo, Ekshumasi Cari Jejak Zat dari Buih di Mulut dan Hidung
Pengawasan WNA Diperketat, Ditjen Imigrasi Catat 10.911 Tindakan Keimigrasian
Pigai Kerahkan Seluruh Jajaran KemenHAM Hadapi Dampak El Nino dan Karhutla
Modus Kereta Api Kargo Terbongkar, 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tanjung Priok
Bayi Baru Lahir Kini Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital Lewat SatuSehat-SIAK
Viral Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, MUI: Lecehkan Kesucian Al-Quran
Gus Yaqut Jalani Sidang Perdana Dugaan Korupsi Kuota Haji di PN Jakarta Pusat
Kasus Korupsi Bank BJB: KPK Dalami Aliran Uang ke Lisa Mariana

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:42 WIB

Misteri Kematian Sutrimo, Ekshumasi Cari Jejak Zat dari Buih di Mulut dan Hidung

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:21 WIB

Pengawasan WNA Diperketat, Ditjen Imigrasi Catat 10.911 Tindakan Keimigrasian

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Pigai Kerahkan Seluruh Jajaran KemenHAM Hadapi Dampak El Nino dan Karhutla

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Modus Kereta Api Kargo Terbongkar, 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Tanjung Priok

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Bayi Baru Lahir Kini Langsung Dapat Akta Kelahiran Digital Lewat SatuSehat-SIAK

Berita Terbaru