Update Bencana Sumatera: Korban Jiwa Tetap, Pengungsi Berkurang – Infrastruktur Dipulihkan

Senin, 19 Januari 2026 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas gabungan BNPB, TNI, dan Polri melakukan pemulihan infrastruktur pascabencana banjir dan longsor di Aceh. (Posnews/Ist)

Petugas gabungan BNPB, TNI, dan Polri melakukan pemulihan infrastruktur pascabencana banjir dan longsor di Aceh. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan perkembangan terbaru bencana hidrometeorologi basah di Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

Hingga laporan terbaru, tidak ada penambahan korban meninggal maupun hilang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut, total korban meninggal tercatat 1.199 orang, sementara korban hilang 144 orang.

“Data korban jiwa tidak mengalami perubahan,” ujar Abdul, Senin (19/1/2026).

Jumlah Pengungsi Menurun

Selanjutnya, BNPB mencatat jumlah pengungsi menurun signifikan. Dari sebelumnya 154.973 jiwa, kini tersisa 135.696 jiwa di lokasi pengungsian.

Pengurangan terbesar terjadi di Kabupaten Aceh Tamiang sebanyak 19.988 jiwa, sementara Kabupaten Nagan Raya justru mengalami penambahan 711 jiwa.

Baca Juga :  Banjir Parah Terjang Tangerang, Air Capai 120 Cm, Jembatan Cipondoh Lumpuh

BNPB bersama pemerintah daerah terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara), pemulihan permukiman, serta pembukaan akses jalan dan jembatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seluruh upaya ini melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, serta kementerian dan lembaga terkait,” tegas Abdul.

Akses Tiga Kampung di Aceh Tengah Pulih

Sementara itu, proses pemulihan infrastruktur juga berlangsung di Kecamatan Rusip Antara, Kabupaten Aceh Tengah. Polri bersama warga berhasil membuka kembali akses tiga kampung melalui pembangunan jembatan darurat.

Personel Brimob BKO Polda Aceh dan Polsubsektor Rusip Antara bergotong royong mengisi beronjong sebagai bantalan jembatan di Kampung Pilar, Sabtu (17/1/2026). Jembatan ini menghubungkan Kampung Pilar, Pilar Wih Kiri, dan Tirmiara.

Baca Juga :  TikTok Selamat dari Kiamat di AS: Bentuk Perusahaan Baru

Sebelumnya, jembatan utama hanyut akibat banjir dan longsor pada 26 November 2025, sehingga aktivitas warga lumpuh total.

Polri Pastikan Warga Tidak Sendiri

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq menegaskan kehadiran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga membantu langsung pemulihan warga.

“Akses ini vital bagi sekolah, ekonomi, dan kebutuhan harian warga. Polri hadir untuk bergotong royong bersama masyarakat,” ujarnya.

Warga Kampung Pilar Jamaluddin (45) mengaku sangat terbantu dengan pembangunan jembatan darurat tersebut.

“Sekarang kami tidak perlu memutar jauh lagi. Kehadiran Polri membuat kami merasa tidak sendirian,” katanya.

Polres Aceh Tengah memastikan akan terus mendukung pemulihan infrastruktur dan keamanan hingga aktivitas masyarakat kembali normal. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB