5 Surga Tersembunyi di Ngawi yang Wajib Masuk Bucket List Kamu!

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lupakan sejenak hiruk-pikuk kota besar. Dari benteng megah ala Eropa hingga kesejukan lereng Gunung Lawu, Ngawi menyimpan pesona yang siap membiusmu. Dok: Istimewa.

Lupakan sejenak hiruk-pikuk kota besar. Dari benteng megah ala Eropa hingga kesejukan lereng Gunung Lawu, Ngawi menyimpan pesona yang siap membiusmu. Dok: Istimewa.

NGAWI, POSNEWS.CO.ID – Bagi sebagian orang, Ngawi mungkin hanya sekadar kota transit di jalur lintas tengah Jawa Timur. Namun, jangan salah sangka. Di balik wajahnya yang tenang, kabupaten yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah ini menyimpan “harta karun” wisata yang menakjubkan.

Selanjutnya, mulai dari wisata sejarah kelas dunia hingga panorama alam yang memanjakan mata, Ngawi kini bertransformasi menjadi destinasi wisata unggulan.

Apakah Anda berencana liburan akhir pekan? Berikut adalah 5 rekomendasi tempat wisata di Ngawi yang wajib Anda kunjungi:

1. Benteng Van Den Bosch (Benteng Pendem)

Lokasi: Kelurahan Pelem, Kec. Ngawi (Pusat Kota)

Jangan lewatkan ikon pariwisata Ngawi ini. Kolonial Belanda membangun benteng ini pada abad ke-19 dengan arsitektur megah yang seolah membawa Anda ke Eropa masa lalu. Masyarakat menyebutnya “Benteng Pendem” karena struktur tanah di sekitarnya membuat bangunan ini terlihat seolah terpendam.

Setelah pemerintah pusat melakukan revitalisasi besar-besaran, Benteng Van Den Bosch kini tampil makin cantik dan instagrammable tanpa menghilangkan kesan kuno yang eksotis. Oleh karena itu, waktu terbaik berkunjung adalah sore hari saat matahari terbenam membiaskan cahaya oranye di dinding-dinding benteng.

Baca Juga :  Libur Panjang Isra Mikraj, Ganjil Genap dan One Way Puncak Berlaku hingga Minggu

2. Srambang Park

Lokasi: Desa Girimulyo, Kec. Jogorogo

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ingin “ngadem”? Pergilah ke kaki Gunung Lawu. Srambang Park menawarkan perpaduan sempurna antara hutan pinus yang asri, air terjun yang jernih, dan taman bunga warna-warni dengan penataan yang apik.

Tempat ini sangat cocok untuk wisata keluarga. Selain udaranya sejuk, pengelola juga menyediakan banyak spot foto buatan yang estetik, seperti jembatan kayu dan rumah pohon. Jangan lupa mencelupkan kaki di aliran sungai yang dingin menyegarkan!

3. Kebun Teh Jamus

Lokasi: Desa Girikerto, Kec. Sine

Masih di lereng utara Gunung Lawu, Kebun Teh Jamus menawarkan hamparan hijau sejauh mata memandang. Daya tarik utamanya adalah “Bukit Borobudur”β€”bukit teh yang memiliki bentuk berundak-undak menyerupai candi.

Selain berfoto, Anda bisa melihat proses pembuatan teh secara langsung di pabrik peninggalan Belanda yang masih beroperasi. Di sisi lain, udara di sini sangat bersih, sehingga cocok untuk healing dari polusi kota.

Baca Juga :  Ramalan Zodiak Jumat 12 Desember 2025: Sagitarius Siap Petualangan, Capricorn Panen Pujian

4. Museum Trinil

Lokasi: Desa Kawu, Kec. Kedunggalar

Bagi pencinta sejarah dan sains, tempat ini adalah tanah suci. Di sinilah Eugene Dubois menemukan fosil Pithecanthropus erectus (Manusia Jawa) yang mengguncang dunia ilmu pengetahuan.

Museum ini menyimpan koleksi fosil gajah purba (Stegodon), kerbau purba, dan tentu saja replika manusia purba. Berkunjung ke sini bukan sekadar liburan, tapi juga perjalanan melintasi waktu ke jutaan tahun silam.

5. Air Terjun Pengantin

Lokasi: Desa Hargomulyo, Kec. Ngrambe

Nama tempat ini melejit setelah menjadi judul film horor, namun aslinya jauh dari kesan menyeramkan. Sebaliknya, Air Terjun Pengantin justru sangat romantis dan indah.

Keunikannya terletak pada dua aliran air terjun yang berdampingan, seolah-olah sepasang pengantin. Konon, pasangan yang datang ke sini hubungannya akan langgeng. Terlepas dari mitosnya, kesegaran air dan rimbunnya pepohonan di sekitar membuat tempat ini layak diperjuangkan meski aksesnya cukup menantang.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?
Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci
Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi
Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas
Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa
ABK Mengaku Tak Tahu Muatan Narkoba, Pigai: Hukuman Mati Tak Sejalan HAM
Zelenskyy: Ukraina Tidak Kalah dan Tolak Serahkan Donbas
Menko Polkam Atensi Keamanan Papua, Negara Tak Mundur Hadapi Teror Bandara

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 19:58 WIB

Dilema Keamanan di Laut Natuna: Mengapa Modernisasi Alutsista Regional Tak Terelakkan?

Sabtu, 21 Februari 2026 - 18:48 WIB

Jaga Kekhusyukan: Cara Mengatur Screen Time Selama Bulan Suci

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:45 WIB

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:40 WIB

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:10 WIB

Parkiran Minimarket Jadi Lokasi Transaksi, 18 Kg Ganja Disita Polisi di Duri Kepa

Berita Terbaru

Ilustrasi, Kembali ke alam. Tren busana Muslim tahun 2026 mengusung konsep kesederhanaan yang elegan melalui sentuhan warna bumi dan siluet minimalis yang mengutamakan kenyamanan fungsional. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Tren Fashion Muslim 2026: Warna-Warna Bumi

Sabtu, 21 Feb 2026 - 17:45 WIB

Ilustrasi, Pahlawan di balik kesunyian Maghrib. Saat mayoritas warga berkumpul di meja makan, sebagian orang justru harus teguh berdiri di garis depan demi pelayanan dan kemanusiaan. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Sisi Lain Ramadan: Kisah Para Pekerja yang Tetap Bertugas

Sabtu, 21 Feb 2026 - 16:40 WIB