Babinsa Serda Heri Disanksi, Penjual Es Viral Dapat Ganti Rugi dan Bantuan

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TNI Sanksi Babinsa, Penjual Es Viral di Kemayoran Terima Bantuan. (Posnews/Ist)

TNI Sanksi Babinsa, Penjual Es Viral di Kemayoran Terima Bantuan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID –  TNI menindak Babinsa Serda Heri Purnomo setelah sempat mengamankan penjual es kue viral, Suderajat, yang dicurigai menggunakan bahan spons di Kemayoran, Jakarta Pusat.

Evaluasi internal dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.

Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono menegaskan, “Dandim memberikan hukuman disiplin kepada Serda Heri sesuai aturan yang berlaku,” Rabu (28/1/2026).

Kodim 0501/Jakarta Pusat dan Polres Metro Jakarta Pusat menemui Suderajat di rumahnya di Bojonggede, Bogor, untuk menyelesaikan masalah. Pertemuan dihadiri jajaran TNI, Polri, kepala desa, serta keluarga Suderajat.

Baca Juga :  Persib Bandung Sambut Kembalinya Robi Darwis dan Kakang Rudianto Usai Perkuat Timnas U-23

Dalam pertemuan itu, TNI menyerahkan ganti rugi dan bantuan, termasuk kulkas, kasur, dan dispenser. Donny menambahkan, “Dandim datang langsung untuk bersilaturahmi dan menyampaikan permohonan maaf secara tulus.”

Sebelumnya, Kapolres Metro Depok Kombes Abdul Waras juga memberi bantuan motor dan modal usaha kepada Suderajat.

Baca Juga :  Update Tragedi Kemayoran: 20 Orang Tewas dalam Kebakaran Sadis Gedung Terra Drone

Kasus ini sempat viral karena dicurigai menjual es hunkue berbahan spons. Hasil Labfor Polri memastikan es aman dikonsumsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bhabinkamtibmas Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Babinsa Serda Heri Purnomo telah meminta maaf dan menegaskan akan lebih berhati-hati sebelum menyebarkan informasi. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump
101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis
Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS
He Lifeng Serukan Penguatan Kerja Sama China-Belgia
Bocah 4 Tahun di Rokan Hilir Meninggal Diduga Diperkosa, Polisi Usut Tuntas
Pakistan Resmikan Kapal Selam Kelas Hangor Pertama di China

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:58 WIB

Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:29 WIB

101 Orang Dipulangkan, Polisi Kejar Aktor Intelektual Aksi Anarkis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:54 WIB

Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Berita Terbaru

Ilustrasi, Eskalasi kekerasan di perbatasan. Pembunuhan seorang tetua suku yang anti-militan memicu baku tembak sengit antara komite perdamaian lokal dan kelompok bersenjata di wilayah Khyber Pakhtunkhwa, Pakistan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:07 WIB

Menepis spekulasi. Pejabat senior Iran menegaskan bahwa Pemimpin Tertinggi Mojtaba Khamenei dalam kondisi kesehatan yang prima dan tetap menjalankan tugas negara secara aktif, membantah laporan mengenai cedera akibat serangan udara. Dok: Xinhua.

INTERNASIONAL

Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:04 WIB

Ilustrasi, Ambang perang terbuka. Teheran memperingatkan balasan mematikan jika Washington melancarkan serangan baru, sementara penutupan Selat Hormuz terus mencekik 20% pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Ancam Serangan Panjang dan Menyakitkan Terhadap Posisi AS

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:54 WIB