BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah China mendorong penguatan hubungan ekonomi dan diplomatik yang lebih mendalam dengan Belgia. Wakil Perdana Menteri He Lifeng mengajak Brussel untuk terus menjaga tradisi kerja sama yang saling menguntungkan guna mendorong perkembangan hubungan China-Belgia dan China-Uni Eropa (UE) yang lebih stabil.
He Lifeng menyampaikan seruan tersebut saat bertemu dengan Wakil Perdana Menteri Belgia, Maxime Prevot, di Balai Besar Rakyat pada Kamis. Pertemuan ini menjadi sangat signifikan karena bertepatan dengan momentum 55 tahun jalinan hubungan diplomatik antara kedua negara.
55 Tahun Kerja Sama Praktis yang Membuahkan Hasil
Dalam pembicaraan tersebut, He Lifeng memuji hubungan erat yang telah terbangun selama lebih dari lima dekade. Ia menilai kemitraan kedua negara selalu mengedepankan hasil yang saling menguntungkan.
“China dan Belgia telah menjalankan kerja sama praktis yang sangat produktif di berbagai bidang strategis,” ujar He Lifeng. Ia merujuk pada kemajuan signifikan di sektor kedokteran, industri kimia, keuangan, hingga logistik. Oleh karena itu, He Lifeng mendesak kedua pihak untuk terus memajukan pencapaian ini guna menghadapi tantangan ekonomi global di tahun 2026.
Membela Multilateralisme dan Ekonomi Terbuka
Sebagai sesama pembela multilateralisme, He Lifeng menekankan bahwa China dan Belgia harus menjadi pendukung utama ekonomi dunia yang terbuka. Hal ini dianggap sebagai kunci untuk meredam hambatan perdagangan dan meningkatkan kepercayaan pasar internasional.
“Kita harus mempromosikan perkembangan hubungan yang sehat, baik secara bilateral maupun dalam kerangka China-Uni Eropa,” tambah He Lifeng. Pernyataan ini menunjukkan keinginan Beijing untuk menjadikan Belgia sebagai mitra penyeimbang di tengah kebijakan perdagangan Uni Eropa yang terkadang mengalami fluktuasi terhadap China.
Respons Belgia: Memperkuat Perdagangan Bebas
Maxime Prevot memberikan respons positif terhadap visi yang disampaikan oleh He Lifeng. Ia menegaskan bahwa Belgia memandang China sebagai mitra kerja sama menyeluruh yang sangat penting.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Prevot menyatakan kesediaan Belgia untuk menjadikan momentum peringatan 55 tahun hubungan diplomatik ini sebagai peluang besar. Selain itu, Belgia berkomitmen untuk memperkuat kerja sama di bidang ekonomi dan perdagangan serta bersama-sama menjunjung tinggi perdagangan bebas. “Belgia siap mempromosikan hubungan bilateral dan menjaga tatanan perdagangan dunia yang adil,” tegas Prevot.
Sinergi di Tengah Tantangan Global
Pertemuan tingkat tinggi ini menegaskan kembali bahwa diplomasi ekonomi tetap menjadi pilar utama dalam hubungan China-Belgia. Dengan fokus pada sektor-sektor teknis yang kuat, kedua negara berupaya memastikan bahwa perbedaan politik tidak menghambat pertumbuhan ekonomi bersama.
Singkatnya, kunjungan Prevot ke Beijing memperkuat posisi Belgia sebagai negara Eropa yang terbuka terhadap dialog konstruktif dengan China. Di tahun 2026, sinergi antara kekuatan manufaktur China dan keunggulan teknologi serta logistik Belgia diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi pemulihan ekonomi global.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia

















