Polri Ungkap Alasan Tunjuk Dirnarkoba Jabat Plh Kapolresta Sleman, Usai Kombes Edy Dicopot

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Eks Kapolres Sleman Kombes Edy Setyanto. (Posnews/Ist)

Eks Kapolres Sleman Kombes Edy Setyanto. (Posnews/Ist)

SLEMAN, POSNEWS.CO.ID – Polri membeberkan alasan penunjukan pelaksana harian (Plh) Kapolresta Sleman setelah mencopot Kombes Pol Edy Setyanto dari jabatannya.

Langkah cepat ini menyusul polemik penanganan kasus Hogi Minaya yang memicu sorotan publik.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan, Polri menunjuk Plh Kapolresta Sleman demi menjaga pelayanan publik tetap berjalan normal dan optimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Polri mengambil langkah ini agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujar Trunoyudo kepada wartawan, Sabtu (31/1/2026).

Hasil Audit Jadi Dasar Penonaktifan

Penonaktifan Kombes Edy Setyanto berlandaskan rekomendasi Audit Dengan Tujuan Tertentu (ADTT) yang digelar Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.

Baca Juga :  Tilang Elektronik Makin Dominan, 95 Persen Penegakan Lalu Lintas Pakai e-TLE

Berdasarkan rekomendasi tersebut, Kapolda DIY Irjen Pol Anggoro Sukartono langsung menunjuk Direktur Reserse Narkoba Polda DIY Kombes Pol Roedy Yolieanto sebagai Plh Kapolresta Sleman.

“Hari ini Kapolda DIY menunjuk Plh Kapolresta Sleman dari pejabat utama, yakni Dirresnarkoba,” kata Trunoyudo.

ADTT dilakukan pada 26 Januari 2026 untuk menelusuri penanganan perkara pencurian dengan kekerasan (curas) dan kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada 26 April 2025.

Hasil audit menemukan dugaan lemahnya pengawasan pimpinan. Kondisi itu dinilai memicu kegaduhan di masyarakat dan berdampak pada penurunan citra Polri.

“Proses penyidikan dinilai menimbulkan polemik luas di masyarakat,” ujar Trunoyudo.

Gelar hasil sementara ADTT berlangsung pada 30 Januari 2026. Seluruh peserta sepakat merekomendasikan penonaktifan Kapolresta Sleman hingga pemeriksaan lanjutan tuntas.

Baca Juga :  Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, Satgas TNI-Polri Sita 226 Batang - 2 Orang Dibekuk

Kronologi Kasus Hogi Minaya

Kasus ini bermula dari peristiwa di Jalan Solo, Maguwoharjo, Sleman, pada 26 April 2025. Saat itu, Hogi Minaya mengejar dua penjambret yang merampas tas istrinya, Arsita (39).

Hogi memepet sepeda motor pelaku hingga terjadi kecelakaan. Dua penjambret berinisial RDA dan RS, warga Pagar Alam, Sumatera Selatan, tewas di lokasi kejadian.

Meski bertindak mengejar pelaku kejahatan, polisi menetapkan Hogi sebagai tersangka kecelakaan lalu lintas. Ia dijerat Pasal 310 ayat 4 dan Pasal 311 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Polri menegaskan proses hukum tetap berjalan profesional, transparan, dan akuntabel, sekaligus memastikan pelayanan kepolisian di wilayah Sleman tetap kondusif. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita
Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak
Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan
Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim
Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas
Sadis, Fotografer di Lampung Timur Tewas Ditusuk, Mobil dan Emas Raib
Ditemukan Lemah di Hutan, Demerina Masih Syok Disandera KKB Mimika
Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:31 WIB

Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita

Rabu, 16 September 2026 - 08:29 WIB

Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak

Rabu, 16 September 2026 - 07:26 WIB

Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan

Selasa, 15 September 2026 - 16:31 WIB

Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas

Berita Terbaru

Blizzard mengumumkan gim baru StarCraft bergenre open world shooter garapan Dan Hay pada BlizzCon 2026 dengan target rilis tahun 2030. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Blizzard Resmi Umumkan Game Baru StarCraft Open World

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:30 WIB