Profil Politik dan Kontroversi Setya Novanto: Mantan Ketua DPR Bebas Bersyarat

Minggu, 17 Agustus 2025 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setya Novanto bersama istrinya, Deisti Astriani Tagor. (Dok-Instagram)

Setya Novanto bersama istrinya, Deisti Astriani Tagor. (Dok-Instagram)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto, resmi bebas bersyarat dan keluar lebih cepat dari Lapas Sukamiskin Bandung pada Sabtu (16/8/2025).

Pembebasan ini diberikan setelah Novanto memenuhi seluruh persyaratan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung. Sosoknya tetap menjadi perhatian publik karena kiprah politik dan kasus hukum yang membelitnya.

Setya Novanto lahir pada 12 November 1955 di Bandung, Jawa Barat. Setelah orang tuanya bercerai, ia pindah ke Jakarta dan menempuh pendidikan di SD Negeri 6, SMPN 73 Tebet, dan SMA Negeri IX. Masa SMA menjadi titik awal perkenalan politiknya melalui sahabat Hayono Isman. Ia kemudian menempuh studi akuntansi di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya dan melanjutkan ke Universitas Trisakti Jakarta.

Karier Bisnis dan Politik

Sejak muda, Novanto dikenal ulet. Ia memulai bisnis beras, mobil, hingga mendirikan berbagai perusahaan, termasuk PT Obor Swastika dan Tee Box Cafe & Resto Jakarta. Karier politiknya dimulai sebagai kader Kosgoro pada 1974. Sejak 1999, ia menjadi anggota DPR RI Golkar tanpa putus hingga 2019 dan menjabat Ketua DPR RI periode 2014-2019.

Baca Juga :  Mayat Mutilasi Disimpan di Freezer Kios Ayam Bekasi, 2 Pelaku Ditangkap

Novanto juga pernah menjabat Ketua Fraksi Golkar 2009-2014 dan Ketua Umum Partai Golkar 2016-2017. Ia sempat mengundurkan diri dari DPR terkait kasus pencatutan nama Presiden dalam kontrak PT Freeport Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus Hukum dan Kontroversi

Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP pada 17 Juli 2017. Ia sempat divonis 15 tahun penjara, denda Rp 500 juta, dan uang pengganti USD 7,3 juta (sekitar Rp 49 miliar). PK Mahkamah Agung Juni 2025 memangkas hukuman penjara menjadi 12,5 tahun dan hak menduduki jabatan publik dari 5 tahun menjadi 2,5 tahun.

Baca Juga :  Dana Operasional RT/RW Jakarta Naik 25 Persen, Cair Oktober 2025

Selain kasus e-KTP, Novanto juga terlibat dalam beberapa kasus hukum lain, termasuk Bank Bali, PON XVII, dan kontroversi pertemuan dengan calon Presiden AS Donald Trump pada 2015.

Kehidupan Pribadi

Setya Novanto menikah dua kali. Dari pernikahan pertama dengan Luciana Lily Herliyanti, ia memiliki dua anak. Dari pernikahan kedua dengan Deisti Astriani Tagor, ia memiliki dua anak lagi. Ia memiliki aktivitas sangat padat sehingga momen kebersamaan keluarga sering hanya terjadi di rumah.

Status Terbaru dan Bapas

Setelah bebas bersyarat, Novanto kini berstatus klien Balai Pemasyarakatan (Bapas) Bandung hingga 1 April 2029. Ia tetap menjalani pembinaan sebagai bagian dari proses reintegrasi masyarakat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:20 WIB

Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:17 WIB

Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB