Vape Etomidate Masuk Indonesia dari Malaysia Rp5,1 Miliar, 6 Tersangka Diciduk BNN

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas BNN dan Bea Cukai menunjukkan barang bukti cartridge vape berisi narkotika etomidate hasil pengungkapan jaringan penyelundupan dari Malaysia di Batam. (Posnews/BNN)

Petugas BNN dan Bea Cukai menunjukkan barang bukti cartridge vape berisi narkotika etomidate hasil pengungkapan jaringan penyelundupan dari Malaysia di Batam. (Posnews/BNN)

BATAM, POSNEWS.CO.ID — Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mengungkap jaringan narkotika internasional yang menyelundupkan etomidate dalam bentuk cairan vape dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut di Batam, Kepulauan Riau.

Modus penyelundupan yang digunakan tergolong baru dan sangat rapi, yakni menyamarkan cartridge vape berisi etomidate di dalam kemasan makanan ringan.

Operasi gabungan yang digelar pada Selasa (28/7/2026) berhasil membongkar aktivitas sindikat di empat lokasi berbeda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas menangkap enam tersangka dan menyita berbagai jenis narkotika dengan nilai ekonomi mencapai Rp5,1 miliar.

Enam Tersangka Ditangkap, Dua WNA Masih Diburu

Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi intelijen mengenai masuknya barang ilegal melalui jalur laut.

Baca Juga :  Update Bencana di Sumatera Tembus 914 Tewas, 389 Hilang - BNPB Percepat Pencarian

Berdasarkan hasil penyelidikan, petugas menangkap BAP, ED, NC, TFS, AJ, dan DA.

Sementara itu, dua warga negara asing berinisial SL dan WKC yang diduga menjadi pemasok utama narkotika etomidate dari Malaysia hingga kini masih dalam pengejaran.

Etomidate Disamarkan Seperti Produk Makanan

Deputi Pemberantasan BNN RI Irjen Pol. Dr. Aswin Sipayung menjelaskan bahwa sindikat memanfaatkan pelabuhan tikus untuk memasukkan cairan etomidate dan cartridge vape ke Indonesia.

Agar lolos dari pemeriksaan, pelaku menyembunyikan barang haram tersebut di dalam kemasan makanan ringan dan mengemas ulang cartridge menggunakan alat press plastik, sehingga tampilannya menyerupai produk makanan kemasan.

“Ini bentuk penyamaran yang sangat rapi. Tujuannya jelas, untuk mengelabui petugas dan mengedarkannya ke masyarakat, terutama anak muda,” ujar Aswin, Minggu (2/8/2026).

Baca Juga :  Relokasi RPH Pegirian ke Tambak Osowilangun Jalan Terus

BNN Sita Ratusan Vape Etomidate

Dalam operasi tersebut, petugas menyita 170 cartridge vape berisi cairan etomidate, 12 botol vial etomidate, 1.076,18 gram MDMA, 50 gram sabu, 10 butir ekstasi, 86 butir happy five, 25,6 gram ketamin, serta 88 perangkat vape dan alat pengemasan.

BNN memperkirakan pengungkapan jaringan ini telah menyelamatkan sekitar 13.964 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkotika.

Ancaman Hukuman Mati

Para tersangka dijerat UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan terancam hukuman mati atau penjara seumur hidup.

BNN mengimbau masyarakat tidak menggunakan vape atau cairan vape yang tidak jelas asal-usulnya karena etomidate dapat menyebabkan hilang kesadaran dan berisiko fatal.

BNN bersama Bea Cukai juga akan memperketat pengawasan di perbatasan dan pelabuhan untuk memutus peredaran vape etomidate. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak
TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026
Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba
Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka
Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas
Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:08 WIB

Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:51 WIB

TNI-Polri Buru Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Polisi Selidiki Keterlibatan Manajemen THM Five Star dalam Kasus Narkoba

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:22 WIB

Penembakan Guncang Festival Budaya Lembah Baliem, 2 Warga Terluka

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB