Cyber Goes To School, Ditressiber Metro Jaya Edukasi Anak Cegah Kejahatan Digital

Sabtu, 21 Februari 2026 - 22:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Siber Polda Metro Jaya, Brigjen Roberto Pasaribu. (Posnews/Ist)

Direktur Siber Polda Metro Jaya, Brigjen Roberto Pasaribu. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya kembali turun tangan mengedukasi generasi muda tentang bahaya kejahatan siber.

Pada Jumat (20/2/2026), puluhan siswa kelas V–VI Sekolah Cikal dan Mentari Intercultural School Jakarta mendatangi Gedung Siber dalam rangka Primary Years Programme Exhibition.

Melalui program Cyber Goes To School, polisi siber membekali siswa dengan pemahaman soal predator online, judi daring, hingga cyber bullying yang kerap menyasar anak.

Edukasi Intensif Tangkal Kejahatan Digital

Pertama, siswa mempelajari teknik grooming, yakni cara pelaku memanipulasi anak di dunia maya.

Selanjutnya, personel siber menjelaskan bahaya pornografi online, judi internet, serta kekerasan verbal di media sosial.

Tak hanya itu, siswa juga meninjau langsung ruang kerja polisi siber dan fasilitas penanganan anak korban kejahatan online yang dikelola satuan tugas Jakarta Internet Crimes Against Children (JICAC) Siber Metro Jaya.

Baca Juga :  Hiu Lebih Tua dari Pohon: Garis Waktu Evolusi yang Mengacaukan Logika

Kemudian, polisi membuka sesi tanya jawab interaktif. Siswa aktif bertanya soal etika digital dan cara aman berselancar di internet.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program Rutin Sejak 2025

Direktur Siber Polda Metro Jaya, Brigjen Roberto Pasaribu, menegaskan program ini menjadi bagian dari gerakan Jaga Jakarta Plus yang digagas Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri.

Tujuannya jelas: cegah anak menjadi korban kejahatan teknologi sejak dini.

Sejak September 2025, Ditressiber rutin menggelar program ini setiap pekan. Kini, siswa, guru, dan orang tua semakin aktif membangun literasi digital bersama.

Baca Juga :  HUT Kemerdekaan RI ke-80, Prabowo Tetapkan 18 Agustus Sebagai Hari Libur

Selain itu, Kapolri juga mendorong inovasi kepolisian siber, termasuk sistem pelaporan online yang mampu memblokir rekening penipu dalam 15 menit setelah laporan dinyatakan valid.

Manfaat Nyata untuk Anak dan Orang Tua

Lewat pembekalan ini, siswa memahami risiko internet sekaligus belajar etika digital dan cara melindungi data pribadi. Polisi juga memberi contoh langkah konkret melapor jika terjadi kejahatan siber.

Di sisi lain, guru dan orang tua ikut menyerap pengetahuan penting untuk mendampingi anak di era digital yang kian kompleks.

Ke depan, polisi berharap program edukasi ini terus meluas agar semakin banyak sekolah terlindungi dari ancaman kejahatan siber. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Langsung Diborgol Kejagung Tersandung Kasus
Sidang Perdana Aktivis Andrie Yunus Digelar 29 April 2026, Publik Soroti Proses Hukum
IEA, IMF, dan Bank Dunia Peringatkan Dampak Destruktif Perang Iran terhadap Ekonomi Dunia
Israel-Lebanon Mulai Negosiasi Langsung Perdana Sejak 1993
Zambia Cabut Pajak BBM guna Lindungi Ekonomi dari Dampak Perang Iran
DR Kongo Terima Puluhan Deportan Negara Ketiga dari Amerika
Xi Jinping dan To Lam Sahkan Kemitraan Strategis Tingkat Tinggi
Demo Besar di DPR RI Hari Ini, Polda Metro Jaya Imbau Warga Hindari Lokasi

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:34 WIB

Baru Dilantik, Ketua Ombudsman RI Langsung Diborgol Kejagung Tersandung Kasus

Kamis, 16 April 2026 - 13:15 WIB

Sidang Perdana Aktivis Andrie Yunus Digelar 29 April 2026, Publik Soroti Proses Hukum

Kamis, 16 April 2026 - 13:07 WIB

IEA, IMF, dan Bank Dunia Peringatkan Dampak Destruktif Perang Iran terhadap Ekonomi Dunia

Kamis, 16 April 2026 - 12:03 WIB

Israel-Lebanon Mulai Negosiasi Langsung Perdana Sejak 1993

Kamis, 16 April 2026 - 11:57 WIB

Zambia Cabut Pajak BBM guna Lindungi Ekonomi dari Dampak Perang Iran

Berita Terbaru

Babak baru di meja perundingan. Delegasi Israel dan Lebanon bertemu di Washington guna menjajaki perdamaian, namun perbedaan tajam mengenai pelucutan senjata Hezbollah dan syarat gencatan senjata masih membayangi stabilitas kawasan tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Israel-Lebanon Mulai Negosiasi Langsung Perdana Sejak 1993

Kamis, 16 Apr 2026 - 12:03 WIB